Sejarah 10 Masakan Khas Indonesia

Sejarah 10 Masakan Khas Indonesia

Sejarah 10 Masakan Khas Indonesia

Negara Indonesia terkenal dengan kuliner-kuliner yang kaya akan rasa dan tidak mudah  terlupakan. Tahukah anda  sejarah  mengenai  kuliner-kuliner khas di Indonesia? 

 

NASI KUNING

Makanan khas Indonesia  yang satu ini merupakan sebuah masakan indonesia yang di buat dari beras, santan, kunyit dan beberapa  bumbu rempah-rempah yang tentunya sangat khas ala indonesia.  Nasi  kuning dalam tradisi bali  atau biasa  disebut  dengan Upacara Kuningan yang menghadirkan  nasi  kuning dalam upacara  tersebut.  Warna  kuning  adalah salah satu warna keramat bagi masyarakat Bali.  Biasanya Nasi Kuning ini di Indonesia sangat sering  di  jadikan  nasi  tumpeng  yang   tentu  saja di  sajikan dengan  berbagai macam lauk-pauk khas indonesia  yang enak.

PECEL LELE

Beberapa sumber mengatakan, pecel lele berasal dari Jawa Tengah.  Namun, tak  sedikit  pula yang mengklaim bahwa  hidangan gurih  tersebut berasal  dari  Lamongan, Jawa Timur.  Awal terciptanya  Pecel  Lelel ketika  Sunan  Giri menyebarkan agama Islam di wilayah  pesisir utara Pulau  Jawa.  Sebagian  besar  orang   mengenal  pecel  lele karena sambalnya yang khas dan enak.  Itulah  yang kadang  membuat  banyak   pembeli  sering  meminta tambah sambal.

SATE

Menurut legenda, kata “sate” atau “satai” berasal  dari bahasa Tamil.  Di  Indonesia sendiri, sate baru mulai merakyat sejak abad ke-19  karena pengaruh pendatang  Muslim  Tamil  dan  Gujarat  dari India yang merantau ke Indonesia.  Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, tetapi sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara  lainnya  seperti Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand. Biasanya sate diberi saus.  Saus ini bisa berupa bumbu kecap, bumbu kacang, atau yang  lainnya, biasanya disertai acar dari irisan bawang  merah,  mentimun,  dan cabai rawit.  Sate dimakan dengan  nasi  hangat  atau,  kalau  dibeberapa daerah disajikan dengan lontong atau ketupat.

KERAK TELOR

Pasalnya makanan bernama Kerak Telor  ini  merupakan makanan atau jajanan yang berasal dari Jakarta.   Sebenarnya   makanan  khas  indonesia yang satu ini di buat dengan menggunakan beras ketan  yang  di masak dengan menggunakan wajan.  Lalu  makanan ini di campur dengan telur ayam atau bebek, kemudian di campur pula dengan bumbu  dan  beberapa bahan  lain seperti  misalkan  serundeng,  udang,  bawang  goreng  dan bumbu yang lainnya. Enjoy ya..

GADO-GADO

Gado-gado  adalah salah satu  makanan yang berasal dari Indonesia yang berupa sayur-sayuran yang direbus dan dicampur jadi satu, dengan bumbu kacang atau  saus  dari kacang tanah yang dihaluskan disertai irisan  telur dan  di atasnya  ditaburkan bawang goreng. Gado-gado dapat dimakan begitu saja seperti  salad  dengan  bumbu/saus kacang,  tapi juga dapat dimakan beserta nasi putih atau kadang-kadang  juga  disajikan  dengan lontong.   Makanan yang  penuh  dengan sayuran  dan dilumuri  bumbu kacang ini tentunya punya banyak penggemar. Bahkan ada juga yang mengatakan kalo gado-gado adalah  cara   orang  betawi   mengungkapkan  Bhineka Tunggal  Ika,  yaitu  keanekaragaman yang  menjadi  satu.  Keren yak!

OPOR AYAM

Opor ayam merupakan  masakan   yang sangat dikenal di Indonesia. Opor ayam diklaim  berasal  dari  daerah  berbudaya  Jawa,  khususnya Jawa  Tengah dan  Jawa Timur  sebelah barat.  Meskipun demikian,  masakan ini juga telah dikenal luas di daerah lain.  Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi  bumbu kental  dari  santan  yang  ditambah berbagai bumbu seperti serai,  kencur,  dan  sebagainya.  Dalam  tradisi  Jawa, perayaan  Lebaran  biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal  goreng hati.

RENDANG

Asal usul rendang  ditelusuri berasal  dari  Sumatera,   khususnya   Minangkabau.    Bagi    masyarakat Minang, rendang  sudah ada sejak dahulu dan telah menjadi  masakan tradisi yang  dihidangkan   dalam  berbagai acara adat dan  hidangan  keseharian.  Sebagai  masakan  tradisi,  rendang  diduga telah lahir sejak  orang  Minang  menggelar  acara adat  pertamanya.

PEMPEK

Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang  ejak masuknya perantau  Tionghoa ke Palembang, yaitu  disekitar  abad ke- 16,  disaat   Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di  kesultanan Palembang-Darussalam. Nama empek-empek atau pempek  diyakini  berasal  dari  sebutan  apek atau pek-pek, yaitu sebutan untuk paman atau lelaki tua Tionghoa.  Pempek atau empek-empek adalah ma-kanan  khas  Palembang  yang  terbuat dari  daging ikan yang digiling  lembut dan  tepung kanji (secara salah kaprah sering disebut sebagai “tepung sagu”), serta  beberapa   komposisi  lain  seperti   telur,  bawang   putih  yang   dihaluskan,  penyedap rasa dan  garam.  Tahun 1980-an, penjual biasa memikul satu keranjang penuh  pempek sambil berjalan  kaki berkeliling menjajakan makanannya.

BAKSO

Bakso memiliki akar dari  seni kuliner Tionghoa  Indonesia. Hal ini ditunjukkan dari istilah  ‘bakso’ berasal dari kata Bak-So, dalam Bahasa Hokkien yang secara harfiah  berarti  ‘daging giling’.  Tempat yang terkenal sebagai  pusat Bakso adalah  Solo  dan  Malang yang disebut Bakso Malang.   Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka,  akan  tetapi  ada  juga bakso   yang  terbuat dari daging ayam, ikan, atau  udang  bahkan daging kerbau. Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan  panas-panas  dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi,  bihun,  taoge,  tahu,  terkadang  telur dan ditaburi bawang goreng  dan seledri.  Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh  Indonesia, dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar.

NASI PINDANG

Nasi Pindang adalah masakan yang berupa nasi dan daging   disajikan   dengan  kuah  pindang  dan  daun melinjo atau daun so. Nasi Pindang adalah makanan khas dari orang Kabupaten Kudus, tepatnya di Desa Colo.   Nasi  Pindang biasanya disajikan  tiap  masyarakat   Kudus   mempunyai hajatan / pesta.   Namun seiring berkembangnya zaman, Nasi Pindang sudahdi jual  dimana-mana  dari  Restoran hingga warung kaki lima pinggir jalan. Nasi  Pindang awalnya berasal   dari   Kudus.    Nasi    Pindang  di  Kudus   aslinya menggunakan daging  kerbau karena  di  Kudus  ada larangan memakan  daging  sapi.  Namun sekarang biasanya Nasi Pindang disajikan dengan daging sapi atau ayam.

 

 

Posted in Uncategorized

One thought on “Sejarah 10 Masakan Khas Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *