Top List

Waspada! 5 Trik Akurat Hindari Serangga Tomcat Atau Semut Charlie

Tomcat atau semut Charlie bukan hanya baru sekali menghebohkan Indonesia. Banyak orang menganggap bahwa serangga tomcat atau semut Charlie ini berbahaya. Serangga satu ini sebenarnya tidak menggigit, namun tomcat memiliki semacam racun pada tubuhnya yang akan keluar saat bersentuhan dengan kulit manusia. Beberapa sumber menyatakan bahwa racun yang dimiliki oleh tomcat atau serangga Charlie ini bahkan lebih berbisa dari bisa yang dimiliki oleh ular tedung.

Pada umumnya, saat terkena racun dari serangga tomcat, seseorang akan mendapati kulitnya memerah dan terasa panas. Iritasi yang disebabkan oleh serangga tomcat ini bahkan bisa menimbulkan lesi seperti terbakar. Lalu bagaimana cara untuk menghindari serangan serangga tomcat atau semut Charlie ini?

Tentang Semut Charlie Atau Tomcat

Sebelum mengetahui bagaimana cara menghindari serangga tomcat atau semut Charlie, ada baiknya Anda mengetahui dulu apa itu tomcat atau semut Charlie ini. Sebenarnya, ada berbagai sebutan yang biasa digunakan untuk menyebut semut Charlie atau tomcat ini. Di beberapa daerah, serangga ini juga disebut sebagai semut Semai atau Kumbang Rove.

Serangga ini memiliki tubuh yang ramping. Saat berjalan, Anda akan melihat bagian belakang tubuh serangga ini melengkung ke atas. Biasanya, tomcat memiliki panjang sekitar 7 hingga 10 mm dan lebar tubuh sekitar 10,5 sampai 1 mm. Bagian kepala tomcat umumnya berwarna hitan dan bagian toraks atau dada serta abdomen atau perutnya berwarna oranye. Sebagian tomcat juga ada yang memiliki abdomen dan toraks berwarna merah. Kemungkinan, warna yang mencolok ini merupakan sinyal bagi musuh – musuh alami tomcat di alam.

Secara umum, tomcat atau semut Charlie tumbuh serta berkembang biak di tempat – tempat yang lembab. Seperti sawah, tepi sungai, daerah rawa, dan juga hutan. Karena itu, jika Anda berkunjung ke tempat tersebut, pastikan Anda menggunakan pakaian yang aman. Usia tomcat sendiri biasanya sekitar 3 bulan.

Sebenarnya, tomcat atau semut Charlie ini bukanlah parasite yang benar – benar mengganggu. Bahkan dulu, banyak petani yang menggunakan serangga ini untuk menjaga padi yang ditanam. Hal ini karena tomcat sebenarnya merupakan musuh dan predator alami bagi abanyak predator hama padi. Yaitu kutu dan hama padi yang ada di area sawah. Sayangnya. Populasi tomcat kemudian mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Karena itulah tomcat akhirnya masuk ke wilayah pemukiman warga dan mulai dianggap sebagai pengganggu.

Cara Mengatasi Serangga Tomcat

Nah, berikut ini adalah cara – cara yang bisa Anda lakukan untuk menghindari serangga tomcat:

  1. Jangan Dipencet 5 Trik Akurat Hindari Serangga Tomcat Atau Semut CharlieSalah satu cara yang umum dan reflex dilakukan saat menemukan serangga yang dianggap berbahaya adalah dengan memukulnya dan memencetnya. Seringkali hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa serangga tersebut memang benar – benar sudah mati. Namun, jika Anda menemukan tomcat, jangan sekali – kali melakukan hal ini.

    Anda bisa saja berpikir bahwa serangga tersebut sudah mati. Namun, meskipun belum benar – benar mati, sebaiknya Anda tidak memukul atau memencet serangga ini hingga cairan tubuhnya keluar. Berhati – hatilah agar Anda tidak menyentuh racun tersebut. Karena itu, akan lebih baik jika Anda tidak membunuh tomcat dengan cara memencetnya.

  2. Hindari Kontak Langsung 5 Trik Akurat Hindari Serangga Tomcat Atau Semut CharlieSeperti yang sudah disebutkan sebelumnya, serangga tomcat masih tetap bisa mengeluarkan racunnya yang membahayakan meskipun sudah mati. Karena itu, untuk menyingkirkan serangga charlie yang sudah mati, akan lebih baik jika Anda menggunakan alat bantu lain. Misalnya plastiK atau alat lainnya. Jangan pernah menyentuh tomcat secara langsung jika tidak ingin terkena racunnya.

    Jika tidak sengaja terkena racun tomcat, segera cuci tangan Anda dengan menggunakan air yang mengalir. Jangan menggunakan minyak kayu putih, minyak tawon, balsam, dan segala macam lotion saat Anda terkena racun tomcat. Karena barang tersebut bisa – bisa malah semakin memperparah iritasi yang Anda alami.

  3. Tutup Pintu Dan JendelaPerhatikan untuk menutup pintu dan jendela sebelum Anda menyalakan lampu. Jika perlu, Anda juga bisa menggunakan kasa nyamuk. Dengan begitu, serangga ini akan sulit masuk ke ruangan. Atau Anda juga bisa menggunakan kelambu jika serangga tomcat atau semut Charlie ini memang sudah banyak ditemukan di daerah sekitar rumah Anda.
  4. Kompres Antiseptik 5 Trik Akurat Hindari Serangga Tomcat Atau Semut CharlieJika Anda tidak sengaja terkena semut Charlie atau tomcat, maka penanganan yang perlu dilakukan adalah mengompres bagian yang terkena dengan menggunakan cairan antiseptic dingin. Khususnya jika pada kulit Anda muncul lesi seperti luka bakar. Cara ini bisa Anda lakukan sebagai penanganan pertama saat terkena tomcat atau semut Charlie. Akan tetapi, untuk bisa mendapatkan penanganan yang lebih serius dan tepat kondisi, tentu saja Anda perlu menghubungi dokter sesegera mungkin.
  5. Membersihkan Lingkungan Rumah 5 Trik Akurat Hindari Serangga Tomcat Atau Semut CharlieCara lain yang tidak kalah pentingnya adalah dengan menjaga kebersihan rumah atau bahkan melakukan pembersihan hingga ke bagian rumah yang tidak terawat. Hal ini membantu Anda meminimalisir adanya tomcat atau semut Charlie di rumah Anda. Karena sering kali tempat yang lembab dan tidak tersentuh manusia menjadi tempat yang tepat untuk semut Charlie atau tomcat berkembang biak.

Nah, itulah 5 trik akurat yang perlu Anda lakukan untuk menghindari serangga tomcat atau semut Charlie. Biasanya, semut Charlie atau tomcat ini mulai aktif sejak sore. Karena itu, pastikan Anda mengawasi daerah sekitar Anda dan memastikan di sekeliling Anda tidak terdapat tomcat atau semut Charlie.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *