in

5 Kebiasaan Sepele Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

5 Kebiasaan Sepele Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

5 Kebiasaan Sepele Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

Penyebab pernikahan berakhir cerai – Manusia memiliki perasaan dalam hati yang berbeda. Senang, sedih, bimbang, dan lainnya itu wajar datang kapan saja dan pada situasi apa saja, sama halnya dengan pernikahan. Beberapa kebiasaan yang dimiliki orang sayangnya justru ‘memimpin’ hubungan pernikahan mereka menuju perceraian.

Pasangan bisa aja nggak bahagia walau pernikahan sudah dibangun bertahun-tahun. Apalagi, nggak sedikit pula pasangan yang mempertahankan rumah tangganya karena tujuan tertentu, untuk anak misalnya.

Berikut adalah lima kebiasaan sepele yang dinilai menjadi sebab pernikahan seseorang berakhir dengan cerai.

  1. Memandang Rendah Pasangan – Faktor Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai Ini Cukup Sering Dialami Pasangan

    Memandang rendah pasangan, baik itu pasangan pria maupun wanita adalah sebab pertama yang bisa membuat sebuah pernikahan cerai. Hal ini telah diteliti oleh seorang psikolog dari Universitas Washington. John telah memprediksi secara akurat beberapa kebiasaan yang rupanya membuat perceraian namun cukup sering dilakukan, baik itu istri maupun suami. Tak hanya memandang rendah pasangan saja, John juga telah memprediksi kebiasaan lain yang bisa menyebabkan perceraian yang mana akan kami bahas pada poin-poin setelahnya.

  2. Kritik Berlebihan

    5 Kebiasaan Sepele Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

    Salah satu prediksi sebab perceraian yang diteliti oleh John ini juga benar adanya. Sebenarnya, bukan keadaan menikah pun orang akan cenderung kesal apabila dikritik terus-menerus. Pasangan akan merasa tidak nyaman apabila setiap gerak-gerik atau setiap perbuatannya dikritik oleh pasangan. Menikah adalah soal membuat saling nyaman serta bersinergi untuk melakukan tujuan dari pernikahan itu sendiri.

    Jika tidak suka atau merasa perbuatan pasangan kurang benar boleh saja dikritik, namun dengan cara yang halus dan tidak berlebihan atau keseringan. Jika merasa semua yang dilakukan pasangan kurang benar, padahal itu hanyalah sepele, maka dianjurkan untuk menyadari bahwa pernikahan adalah proses penyatuan dua pribadi yang berbeda yang mana menyebabkan dua sifat pasangan berbeda juga.

  3. Defensif

    Sikap ini seringkali dilakukan oleh anak-anak atau orang yang belum dewasa. Sikap yang bisa menjadi kebiasaan ini juga menjadi alasan mengapa perceraian terjadi. Di dalam pernikahan baik istri maupun suami diharapkan untuk saling melindungi dan mengerti, memaafkan dan dimaafkan.Namun apabila salah satunya bersikap defensif, pasangan tentu akan merasa sangat tidak nyaman dan mungkin tersiksa. Defensif adalah sikap dimana orang membuat kesalahan namun tidak mau mengakui kesalahannya. Sikap defensif juga seringkali dituangkan dengan cara suka menyalahkan orang lain pada situasi apapun.

  4. Suka Memotong Pembicaraan – Salah Satu Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

    5 Kebiasaan Sepele Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

    Dalam suatu pernikahan alangkah lebih baik apabila ada masalah diperbaiki dengan diskusi. Diskusi ringan maupun berat semua akan tercapai mufakatnya apabila dilakukan dengan kepala dingin. Di sisi lain, pernikahan tanpa ada masalah dinilai merupakan hal yang tabu.

    Karena masalah akan terselesai dengan mendiskusikan atau membicarakan dengan pasangan, maka perlu dilakukan dengan menjauhkan ego sejenak. Salah satu sikap menghilangkan ego ini berupa mendengarkan pasangan dan berbicara pada waktunya.

    Kapan waktu untuk berbicara? Tentu ketika pasangan sudah selesai berbicara. Jangan sesekali atau sering memotong pembicaraan pasangan jika tidak siap menuju perceraian. Semua orang ingin didengar pendapatnya atau pemikirannya, sama halnya dengan pasangan.

    Jika ketika mendengar pembicaraan pasangan Anda sudah berpikir atau menilai pembicaraan tersebut kurang pas, maka Anda harus sabar menunggu kapan gantian Anda. Tunggulah saja pasangan Anda sampai selesai berbicara, jika ia sudah selesai, waktunya Anda untuk mengeluarkan apa yang di pikiran Anda dan melakukan koreksi apabila Anda merasa pasangan Anda salah.

    Memandang rendah pasangan, kritik berlebihan, defensif, dan suka memotong pembicaraan pasangan adalah empat hal dinilai menjadi pemicu pernikahan oleh John Gottman. Tak serta merta menyampaikan empat hal tersebut sebagai perceraian atas hasil pemikirannya saja, John telah mengajak sejumlah 79 pasangan untuk menghasilkan kesimpulan dari penelitiannya.

    Penelitian tersebut dilakukan selama 14 tahun oleh John dengan mengajak pasangan-pasangan yang berada di amerika. Menyadari salah satu atau beberapa sikap diatas ada di diri Anda maka waktunya untuk mengoreksi diri sendiri supaya pernikahan Anda tidak berakhir dengan cerai.

  5. Mesra Berlebihan di Usia Muda Pernikahan – Tanpa Sadar Sering Dilakukan dan Menjadi Penyebab Pernikahan Berakhir Cerai

    Siapa yang sering melakukan hal ini? Rasanya hal ini wajar terjadi dan sering dilakukan banyak orang bukan? Di usia muda pernikahan rasanya setiap pasangan ingin sekali memberikan yang terbaik untuk pasangan berupa sikap mesra yang berlebihan. Wajar saja dan sah-sah saja untuk dilakukan, namun rupanya hal ini dinilai menjadi pemicu perceraian oleh Ted Huston.

    Ted Huston adalah seorang psikolog yang sebelumnya melakukan penelitian terhadap sejumlah 168 pasangan. Penelitian yang dilakukan selama 13 tahun ini dilakukan dengan salah satunya melakukan wawancara terhadap korespondennya.

    Ted menemukan fakta mengejutkan dari penelitiannya tersebut, bahwasannya pasangan yang memulai pernikahannya dengan bersikap mesra berlebihan telah melakukan perceraian setelah tujuh tahun menikah atau lebih. Dibandingkan mereka yang biasa-biasa saja dalam menghadapi pernikahan, mereka justru lebih bahagia dan langgeng.

    Pasangan yang terlalu mesra cenderung akan bersikap tidak siap apabila terjadi satu kali saja ketegangan, padahal dalam pernikahan sudah wajar apabila terjadi ketegangan. Tidak mampu atau tidak siap menghadapi ketegangan, mereka memutuskan untuk bercerai.

    Lain halnya dengan mereka yang melangsungkan pernikahan dengan tidak terlalu mesra, tidak berlebihan dan tidak kurang, mereka justru memiliki hubungan rumah tangga yang awet dan masing-masing enggan untuk bercerai.

Baca juga:

Percaya atau tidak, lima hal diatas memang dinilai sebagai penyebab pasangan bercerai. Bahkan hal ini sudah diteliti oleh psikolog dengan selama bertahun-tahun lamanya.

Karena penelitian tersebut sudah pasti valid, apabila Anda menyadari diri Anda memiliki kebiasaan-kebiasaan diatas segeralah untuk menghilangkannya. Perceraian bukanlah hal yang mudah, jadi jagalah janji Anda dan pasangan ketika menikah dahulu dengan menghindari beberapa sikap diatas.

Written by monroe

Tinggalkan Balasan

Jangan Lengah, Ini 5 Tanda Kalo Kamu Belum Cukup Sehat

Jangan Lengah, Ini 5 Tanda Kalo Kamu Belum Cukup Sehat

5 Kiat Instan Stop Kebiasaan Tidur Mangap Tanpa Mulut Diplester

5 Kiat Instan Stop Kebiasaan Tidur Mangap Tanpa Mulut Diplester