Top List

9 Fakta Tentang Kesehatan Jiwa Untuk Momen 10 Oktober

9 Fakta Tentang Kesehatan Jiwa Untuk Momen 10 Oktober

Gangguan kesehatan jiwa – 10 Oktober mendatang adalah peringatan untuk hari kesehatan jiwa internasional yang ditetapkan oleh World Health Organization. WHO sendiri adalah organisasi resmi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, tepatnya di bidang kesehatan. So, what are the facts about mental health?  Sebelum dirayakannya hari tersebut, mari kita simak beberapa fakta tentang kesehatan jiwa berikut ini.

  1. Diderita Oleh Sebanyak Dua Puluh Persen Remaja dan Anak – Gangguan kesehatan jiwa adalah ancaman bagi banyak orang

    Mungkin akan terdengar mencengangkan, namun memang begitulah faktanya. Ada sebanyak kurang lebih dua puluh persen anak dan remaja di dunia mengalami gangguan kejiwaan atau penyakit mental. Adapun salah satu penyebab yang paling banyak ditemui sebagai sebab mereka menderita adalah neuropsikiatri.

    Neuropsikiatri sendiri adalah gangguan pada saraf mental. Diketahui juga bahwa setengah dari persentase tersebut dimiliki oleh anak dibawah umur 14 tahun. Tercatat negara-negara yang memiliki banyak warga di bawah umur 19 tahun memiliki tingkat kesehatan mental yang rendah.

  2. Keinginan Untuk Bunuh Diri – Gangguan kesehatan jiwa yang menyebabkan seseorang ingin bunuh diri

    9 Fakta Tentang Kesehatan Jiwa Untuk Momen 10 Oktober
    Orang yang memiliki penyakit mental memang berpotensi untuk melakukan percobaan bunuh diri. Bahkan, bunuh diri sendiri adalah penyebab kematian terbanyak di dunia nomor dua. Telah tercatat ada sebanyak 800 ribu orang setiap tahun melakukan bunuh diri. Adapun rentang usia yang paling banyak melakukan hal ini adalah mereka yang berusia 15 sampai 29 tahun.

    Telah tercatat juga bahwa negara-negara yang memiliki pendapatan rendah memiliki angka kematian karena bunuh diri lebih banyak. Pengobatan atau terapi yang tepat untuk orang berpenyakit mental akan sangat membantu mereka menghindari percobaan bunuh diri.

  3. Zat Kimia Sebagai Salah Satu Sebab – Gangguan kesehatan jiwa juga disebabkan beberapa kandungan dari bahan kimia berbahaya

    Selain diketahuinya bunuh diri telah dilakukan mereka yang berpenyakit mental, diketahui juga bahwa zat kimia merupakan salah satu sebab mereka menderita penyakit mental. Penyalahgunaan obat dan zat kimia memang bisa membuat orang memiliki gangguan pada mentalnya.

    Sebanyak 23 persen kematian yang dikarenakan bunuh diri rupanya semuanya adalah orang-orang yang melakukan penyalahgunaan obat kimia sebelumnya. Oleh karena itulah, meskipun di beberapa negara sudah ada yang memperbolehkan penggunaan psikotropika dan zat adiktif lainnya, di Indonesia hal ini masih sangat dilarang. Karena akibat yang ditimbulkan ternyata masih sangat kompleks dan tidak dapat dihilangkan dengan mudah.

  4. Menyebabkan Penyakit Lain – Gangguan kesehatan jiwa juga dapat menimbulkan komplikasi

    9 Fakta Tentang Kesehatan Jiwa Untuk Momen 10 Oktober
    Gangguan mental rupanya bisa mengantarkan penderitanya mendapatkan penyakit-penyakit lain yang lebih serius dan menyerang fisik. Adapun penyakit fisik yang disebabkan karena gangguan mental antara lain diabetes, kardiovaskular, dan HIV.

  5. Bencana dan Perang Juga Menjadi Penyebabnya – Gangguan kesehatan jiwa juga disebabkan trauma

    Selain karena obat dan zat kimia, rupanya ada sebab lain yang membuat orang bisa terkena penyakit mental. Sebab tersebut adalah perang dan bencana. Ya, telah diketahui jumlah orang yang menderita penyakit mental meningkat sebanyak dua kali setelah terjadi keadaan darurat seperti perang serta bencana alam.

    Salah satu masalah kejiwaan yang disebabkan oleh peperangan adalah trauma terhadap guncangan, suara ledakan dan ancaman. Paranoia menjadi salah satu masalah kejiwaan yang dapat mengganggu anak-anak hingga orang tua. Semuanya tidak dapat melarikan diri dari ancaman ini ketika mereka dalam gangguan peran.

  6. Hak Asasi Untuk Penderita Penyakit Mental – Gangguan kesehatan jiwa merupakan salah satu penyakit yang mempengaruhi mental

    9 Fakta Tentang Kesehatan Jiwa Untuk Momen 10 Oktober
    Mereka yang menderita penyakit mental sering tidak mendapatkan hak asasi mereka dari sosial. Adapun pelanggaran hak asasi yang sering mereka antara lain dikucilkan, dikekang secara fisik, dicemooh, dan lain sebagainya.

    Tak semua negara melindungi hak asasi untuk penderita gangguan mental, ada juga negara-negara yang telah mengeluarkan peraturan untuk perlindungan mereka yang berpenyakit mental.

  7. Stigma Masyarakat yang Kurang Baik – Gangguan kesehatan jiwa dianggap sebagai aib

    Penderita gangguan mental sebenarnya sama dengan manusia lain yang layak hidup dan disayangi. Namun kebanyakan yang mereka dapatkan adalah hal sebaliknya. Mereka sering dianggap tidak normal dan pantas untuk dikucilkan. Masyarakat telah memberi stigma tersendiri bagi penyandang gangguan mental dengan hal-hal yang buruk.

    Sudah ada pengobatan atau terapi yang bisa memulihkan orang dengan penyakit mental, namun rupanya masyarakat sendiri kurang mampu menerima hal ini dan tetap membuat stigma buruk terhadap kondisi orang berpenyakit mental. Padahal, jika sudah sembuh mereka akan sama saja dengan manusia normal lainnya.

  8. Penghalang Sembuhnya Penderita Gangguan Mental – Gangguan kesehatan jiwa ternyata juga dapat disembuhkan, namun ada pula penghalangnya

    9 Fakta Tentang Kesehatan Jiwa Untuk Momen 10 Oktober
    Sayangnya, di beberapa tempat cukup sulit untuk menyembuhkan orang yang memiliki sakit mental. Adapun penghalangnya tak lain adalah kurangnya ahli, kurangnya organisasi yang bisa membantu mereka, stigma masyarakat, dan lainnya.

  9. Dana Berperan Penting – Gangguan kesehatan jiwa ternyata cukup membutuhkan dana besar untuk pengobatannya

    Kendala lain yang mereka temukan untuk bisa sembuh dari penyakit mental adalah dana. Dana yang tak sedikit harus dikeluarkan oleh keluarga untuk bisa berkonsultasi dengan ahli dan membeli obat-obatan.

Baca juga:

Sembilan fakta gangguan kesehatan jiwa di atas memang masih terjadi sampai saat ini. Dan semoga saja momen 10 Oktober sebagai peringatan untuk penyakit mental sedunia bisa membuat siapapun tak lagi memberikan stigma buruk dan mengurangi persentase penderita penyakit ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *