Top List

Pasangan Muda, Ketahui 7 Fakta Tentang Hamil Anggur Ini

Hamil anggur atau dalam ilmu kesehatan lebih dikenal dengan nama molar pregnancy ialah suatu keadaan seperti hamil tapi bukan hamil yang sebenarnya. Meskipun beberapa gejala yang dirasakan persis dengan gejala hamil yang sebenarnya. Bahkan saat menggunakan alat tes kehamilan, hasil yang didapat hasil yang positif.

Nah, ini penting sekali diketahui oleh seorang perempuan untuk lebih jelasnya, berikut ada 7 fakta tentang hamil anggur yang harus dibaca.

Pasangan Muda, Ketahui 7 Fakta Tentang Hamil Anggur Ini

  1. Yang Dikandung Adalah Kista – Hamil anggur sebenarnya tidak akan memberikan anak

    Kista sesuatu yang ditakuti oleh sebagian wanita, nah pada hamil anggur ini yang berada dalam rahim bukanlah janin, tetapi adanya pertumbuhan kista. Memang awal mula hamil anggur asalnya bisa dari sel telur yang abnormal namun juga bisa dari sel telur yang normal.

    Tetapi pada proses pertumbuhannya membentuk jaringan yang tidak normal sehingga yang ada dalam rahim ialah jaringan yang isinya cairan. Sel dalam rahim yang seharusnya menjadi plasenta malah menjadi kista di dalam dan luar rahim sehingga timbulnya gejala kehamilan. Selanjutnya pada bulan ke-4, munculnya gejala yang tak wajar, namun umumnya penyakit akan diketahui saat terjadinya keguguran.
  2. Perut Lebih Cepat Membesar – Hamil anggur memberikan perkembangan besar perut yang abnormal
    fakta hamil anggur

    Jika seorang perempuan mengalami hamil anggur, maka rahimnya akan tumbuh lebih cepat begitu juga ukuran perutnya. Berbeda dengan kehamilan yang normal, dimana perut akan tampak membesar saat kehamilan berusia 12 minggu. Tetapi yang dialami saat hamil anggur ialah perut cepat membesar dan tidak sesuai dengan usia kehamilan.

    Hamil anggur juga bisa dideteksi dengan kadar HCG yang meningkat, bagian pinggul terasa nyeri hingga pendarahan. Juga disertai gumpalan darah yang mirip anggur pada kehamilan trimester pertama.
  3. Dibedakan Atas 2 Jenis – Hamil yang memiliki pembagian tersendiri

    Hamil anggur ada 2 jenis yaitu jenis parsial dan yang lengkap. Hamil parsial dimana janin dan tali pusat berkembang normal beriringan dengan pertumbuhan jaringan yang tak normal. Namun pertumbuhan janin akan berhenti saat awal kehamilan dan jarang mampu bertahan hingga cukup bulannya. Ini diakibatkan karena adanya jaringan abnormal yang juga tumbuh dalam rahim.

    Sedangkan hamil anggur yang lengkap sama sekali tidak terjadi pertumbuhan jaringan kehamilan sehingga isi rahim hanyalah jaringan yang isinya cairan. Penyebab ini bisa terjadi salah satunya karena sel telur yang dibuahi oleh sel sperma normal tidak membawa kandungan genetic.
  4. Pendarahan Warna Coklat – Hamil ini datang dengan disertai gejala tertentu

    Seorang perempuan yang mengalami hamil anggur saat trimester pertama, vaginanya akan mengeluarkan darah berwarna coklat hingga berwarna merah terang. Darah yang keluar berupa kumpulan benjolan ataupun gumpalan  yang bentuknya seperti buah anggur keluar melalui vagina.
  5. Usia Perempuan yang Hamil Terlalu Muda ataupun Terlalu Tua – Lebih banyak menyerang range usia tertentu

    Nah, kehamilan ini umumnya terjadi jika perempuan tersebut masih sangat muda ataupun sudah sangat tua untuk hamil. Misalnya hamil saat usianya masih dibawah 20 tahun dan hamil saat usia diatas 35 tahun. Sehingga usia yang bagus untuk perempuan hamil ialah umur 20 hingga 30 tahun sebab saat ini fungsi organ reproduksi masih optimal. Faktor penyebab lain terjadinya hamil ini ialah karena pernah mengalami keguguran serta kurangnya vitamin A.
  6. Tidak Normalnya Jumlah Kromosom – Hamil anggur sangat berhubungan dengan kromosom abnormal
    Pasangan Muda, Ketahui 7 Fakta Tentang Hamil Anggur Ini

    Selain adanya gejala yang bisa dilihat dan dirasakan secara fisik, juga ada ciri secara genetic yaitu jumlah kromosom dari sel telur. Jika kehamilannya normal dan bukan hamil anggur maka pada sel telur tersebut ada 23 kromosom dari ibu dan 23 kromosom dari ayah. Sedangkan pada kehamilan ini, sel telur tersebut tak mempunyai kromosom dari ibu tetapi hanya mempunyai jumlah 23 kromosom paternal.

    Jadi tak adanya  kantung ketuban dalam rahim pada hamil anggur, plasenta pun tidak normal seiring pertumbuhan kista yang bentuknya seperti anggur bisa diketahui melalui ultrasound. Selain itu untuk partial molar pregnancy, saat jumlah kedua kromosom tak normal.

    Terdapat 23 kromosom dari ibu dan kromosom dari ayah berjumlah 2 kali lipat sehingga jumlahnya lebih dari 46. Penyebab kromosom dari ayah dapat melebihi batas normal karena  ada dua sperma yang masuk ke sel telur  kemudian bereplikasi sendiri dalam telur. Akhirnya terjadilah kehamilan anggur.
  7. Memerlukan Penanganan Khusus – Hamil anggur harus ditangani secara tepat oleh dokter spesialis

    Cara yang dilakukan oeh dokter untuk menangani hamil anggur diantaranya memberi resep obat-obatan untuk pasien. Obat-obatan tersebut akan membuat rahim berkontraksi sehingga jaringan sel abnormal akan dikeluarkan melalui vagina. Ini dilakukan jika jaringan abnormal tak bisa diambil dengan alat sebab berukuran sangat besar.

    Cara selanjutnya yaitu kuret dan histerektomi. Kuret diawali dengan cara melebarkan mulut rahim kemudian dikeluarkan jaringan abnormal tersebut. Selanjutnya dilakukan pengecekan kadar hormone HCG untuk memastikan bahwa semua jaringan abnormal sudah terangkat. Terakhir histerektomi ialah proses mengeluarkan rahim dari tubuh dengan operasi kecil sehingga perempuan tersebut tak bisa hamil lagi.
Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *