Top List

Mengapa Suhu Tubuh Normal Bisa Berubah? Ini Penyebabnya

Suhu tubuh normal – Banyak orang menganggap kalau suhu tubuh manusia normal harus ada di angka 37 derajat Celcius. Akan tetapi, ternyata angka ini bukan angka mutlak. Suhu tubuh manusia ternyata berada dalam kisaran angka tertentu.

Pada orang dewasa, suhu tubuh normal ini berkisar antara 36,1 derajat Celcius hingga 37,2 derajat Celcius. Jadi tidak benar – benar tepat berada di angka 37 derajat Celcius. Akan tetapi, angka suhu tubuh normal ini juga dipengaruhi oleh beberapa hal. Yaitu usia, kondisi fisik, aktivitas, waktu, bagian tubuh yang diukur suhunya, dan lain – lain.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa mempengaruhi naik turunnya suhu tubuh normal seseorang:

Suhu tubuh normal

  1. Pertumbuhan Badan Mempengaruhi Suhu Tubuh Normal

    Perubahan suhu tubuh paling sering terjadi pada anak usia balita dan bayi. Hal ini sebenarnya wajar terjadi, mengingat balita dan bayi masih berada pada masa tumbuh kembang. Karena itu, system internal tubuh masih mencari fungsi optimalnya.

    Selama proses tumbuh kembang, perubahan suhu baik naik atau turun adalah hal yang wajar terjadi. Bahkan pada bayi yang baru lahir, biasanya suhu tubuhnya akan mengalami peningkatan beberapa hari setelah lahir. Namun, seiring waktu, suhu tubuh bayi akan kembali turun perlahan hingga bayi berada di usia pertengahan.

  2. Perubahan Hormon Mempengaruhi Suhu Tubuh NormalPerubahan Hormon

    Suhu tubuh merupakan indicator yang paling sensitive terhadap perubahan hormon. Pada perempuan, hal ini bisa terlihat dengan jelas. Perempuan yang sudah dewasa dan telah mengalami menstruasi cenderung memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi atau lebih rendah saat memasuki masa ovulasi dan menstruasi.

    Perubahan suhu tubuh normal ini juga terjadi pada perempuan yang mengalami menopause juga kehamilan. Perubahan hormone dan metabolism membuat suhu tubuh cenderung berubah. Hal ini wajar terjadi. Dan begitu kadar hormone dalam tubuh kembali stabil, maka suhu tubuh juga akan kembali ke suhu sebelumnya.

  3. Perubahan Suhu Tubuh Normal Karena Demam

    Banyak orang salah kaprah soal demam. Demam sendiri sebenarnya bukanlah penyakit mandiri, tapi hanya gejala umum. Demam muncul karena adanya infeksi dalam tubuh yang diakibatkan oleh virus atau bakteri.

    Demam biasa ditandai dengan suhu tubuh yang meningkat. Pada anak – anak dan bayi, peningkatan suhu hingga disebut demam adalah di atas 37 derajat celcius. Sedangkan pada orang dewasa berada di atas suhu 38 – 39 derajat Celcius.

    Kondisi demam sebenarnya merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan bakteri atau virus yang menginfeksi tubuh. Peningkatan suhu ini merupakan system pertahanan tubuh agar bakteri dan virus tidak bisa memperbanyak diri. Karena pada umumnya, suhu 37 derajat Celcius merupakan suhu optimal untuk pathogen jahat ini memperbanyak dirinya.

    Penyakit yang biasanya ditandai dengan demam adalah flu, radang tenggorokan, sinus, radang paru, TBC, dan infeksi saluran kencing. Selain itu, beberapa penyakit berbahaya lain juga bisa menyebabkan demam. Contohnya demam berdarah, malaria, meningitis, dan HIV.

    Pada anak – anak dan balita, penyebab demam bisa lebih bervariasi. Anak yang baru mendapatkan imunisasi dan mau tumbuh gigi biasanya juga akan mengalami demam. Namun, jika Anda khawatir akan penyebab demamnya, tidak ada salahnya untuk memeriksakan anak Anda ke dokter.

  4. Suhu Tubuh Normal Dipengaruhi Hipotiroidisme
    Suhu Tubuh Normal Dipengaruhi Hipotiroidisme

    Salah satu penyebab naik turunnya suhu tubuh seseorang adalah hipotiroidisme. Kelenjar tiroid ini merupakan bagian yang mengatur metabolism tubuh. Metabolisme yang melambat karena suatu penyakit atau sebab lain disebut sebagai hipotiroidisme.

    Pada saat tubuh mengalami hipotiroidisme, suhu tubuh akan mengalami penurunan dan Anda akan merasa kedinginan. Gejala hipotiroidisme biasa ditandai dengan rasa lelah, sembelit, nyeri otot, dan juga mood yang cenderung depresif.

  5. Diabetes Mempengaruhi Suhu Tubuh Normal

    Suhu tubuh dan diabetes juga memiliki hubungan. Sehingga, ketika Anda mengalami diabetes, suhu tubuh Anda juga akan terpengaruh. Para ilmuwan menemukan bahwa ketika insulin diijeksikan ke area otak tertentu pada tikus percobaan, metabolism tikus akan meningkat. Peningkatan metabolism inilah yang menyebabkan suhu tubuh juga ikut meningkat.

    Percobaan tersebut juga menunjukkan bahwa diabetes juga dapat mempengaruhi suhu tubuh seseorang. Metabolisme penderita diabetes yang berubah juga akan turut mempengaruhi perubahan suhu tubuh orang tersebut.

  6. Merokok Dapat Mempengaruhi Suhu Tubuh Normal

    Merokok Dapat Mempengaruhi Suhu Tubuh Normal
    Banyak orang yang tidak menyadari bahwa kebiasaan merokok dapat mempengaruhi suhu tubuh normal. Pada saat merokok, suhu tubuh cenderung akan meningkat. Hal ini disebabkan karena saat merokok, seseorang akan menghirup asap rokok dan masuk ke paru – paru. Asap yang panas ini juga akan mempengaruhi suhu organ tubuh. Paru – paru akan memanas dan system tubuh akan berusaha mendinginkannya.

    Salah satunya dengan mendinginkan atau mengeluarkan panas ini dari dalam tubuh. Karena itu, suhu tubuh orang yang merokok akan cenderung mengalami peningkatan. Meskipun begitu, peningkatan suhu tubuh ini tidak bersifat permanen. Suhu tubuh akan kembali normal sekitar 20 menit setelah Anda selesai merokok. Meski begitu, kebiasan merokok juga tetap memberikan dampak yang berbahaya bagi tubuh.

  7. Perubahan Suhu Tubuh Normal Karena Siklus Sirkadian

    Perubahan suhu tubuh juga bisa dipengaruhi oleh siklus sirkadian. Pada saat tubuh dalam periode istirahat, suhu tubuh cenderung akan lebih rendah dan Anda merasa sedikit kedinginan. Biasanya hal ini terjadi sekitar pukul 3 – 5 pagi dan pukul 1 – 4 sore.

    Sedangkan pada saat siang hari dimana Anda produktif dan memiliki banyak aktivitas, suhu tubuh akan cenderung memiliki suhu tubuh yang lebih tinggi.

Baca juga :

Nah, itulah beberapa hal yang bisa mempengaruhi suhu tubuh normal seseorang. Selain sebab – sebab tersebut, sebenarnya masih banyak factor lain yang menjadi sebab perubahan suhu tubuh seseorang. Misalnya kondisi hipotermia, sesaat setelah mandi, pada saat berbohong, dan lain sebagainya.

Pada dasarnya, perubahan suhu tubuh adalah hal yang wajar. Namun, jika Anda merasa perubahannya terlalu ekstrem, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter atau melakukan tindakan awal untuk menjaga suhu tubuh tetap di kisaran normalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *