Top List

9 Fakta Unik dan Menarik Tentang Mata Uang Korea

Mata uang Korea – Sekitar satu dekade terakhir, budaya Korea semakin dikenal di berbagai belahan dunia. Utamanya lewat penyebaran budaya pop yang dimilikinya. Seperti drama, film, musik, hingga tarian. Karena ten budaya pop kultur Korea ini, banyak orang yang penasaran dan akhirnya melakukan wisata ke Korea.

Saat Anda berwisata ke suatu negara, tentu saja Anda perlu memiliki mata uang negara tersebut agar bisa melakukan transaksi. Begitu pula saat Anda datang ke Korea. Karena itu, akan cukup menarik jika Anda mengenali mata uang Korea sebelum berwisata ke negara tersebut.

Ada banyak fakta unik dan menarik mengenai mata uang Korea yang bisa Anda ketahui. Berikut ini adalah beberapa di antaranya :

1. Yen juga Digunakan Sebagai Mata Uang Korea

Yen juga Digunakan Sebagai Mata Uang Korea

Di masa lalu, Korea pernah berada pada era kolonial Jepang. Pada masa itu, Korea menggunakan yen sebagai mata uang negara. Meskipun memiliki penyebutan yang sama, yen Korea dan yen Jepang adalah mata uang yang berbeda.

Korea memiliki cetakan sendiri sehingga disebut sebagai yen Korea. Akan terjadi, secara nilai uang, yen Korea dengan yen Jepang memiliki nilai yang setara. Yen Korea tersedia dalam tiga nominal pecahan, yaitu 1 yen, 5 yen, dan 10 yen.

Saat ini, yen tidak lagi menjadi mata uang negara Korea. Penggunaan yen Korea sebagai mata uang hanya berlangsung selama 30 tahun. Yaitu sejak tahun 1910 sampai 1945.

2. Mata Uang Korea Won Diterbitkan

Won Diterbitkan

Setelah perang dunia selesai, era kolonial Jepang di Korea juga turut selesai. Dan sebelum Jepang keluar dari Korea, Jepang sempat memperkenalkan Won sebagai mata uang Korea. Namun, perang dunia bukan hanya mengakhiri era kolonial Jepang saja, tapi juga menjadikan Korea terbagi dua menjadi Korea Selatan dan Korea Utara.

Pakaian Korea menjadi dua wilayah membuat won juga ikut terbagi. Sehingga dikenal dua jenis Won. Yaitu won Korea Selatan dan won Korea Utara. Meski ada dua jenis Won, pada awalnya dua jenis Won ini memiliki nilai mata uang yang setara.

3. Penggantian Mata Uang Korea Selatan

Di awal peluncurannya, won Ka Selatan memiliki nilai tukar sebesar 15 Dollar per satu won. Kemudian, di tahun 1951, nilai won mengalami kemerosotan yang cukup dalam. Sehingga nilai satu won saat itu mencapai 6000 won per 1 Dollar.

Kemerosotan nilai won yang begitu tajam ini membuat Bank Central di Korea terpaksa melakukan denominasi. Kebijakan denomninasi mata uang ini juga diimbangi dengan kebijakan penerbitan uang baru. Uang baru ini diberi nama Hwan. Satu Hwan memiliki nilai mata uang yang setara dengan 100 won pada masa tersebut.

4. Won Kembali Dirilis Ulang Sebagai Mata Uang Korea

 Won Kembali Dirilis Ulang Sebagai Mata Uang Korea

Hwan dirilis pertama kali pada Februari 1953, saat itu, nilai Hwan setara 60 Dollar Amerika. Namun, seiring waktu, nilai mata uang ini terus menerus merosot. Sehingga, pada tahun 1961, nilai Hwan setara 1250 dengan Dollar Amerika. Menghadapi kondisi ini, maka uang won Korea Selatan kenali dirilis ulang. Nilai 1 won baru setara dengan 10 Hwan.

5. Mata Uang Korea di Bawah Won

Sama seperti negara kain yang memiliki mata uang semen di Bawah mata uang utama, Korea juga memiliki mata uang dengan sajian yang lebih rendah dari satu won. Mata uang ini disebut sebagai jeon. Sari won setara dengan 100 jeon.

Namun, mata uang won terus mengalami penurunan. Sehingga mata uang jeon jadi semakin tidak bernilai dan sudah tidak digunakan lagi. Mata uang jeon sempat masih beredar sekitar tahun 1962. Pada waktu dimana nilai inflasi korea belum terlalu besar.

6. Asal Nama Won Sebagai Nama Mata Uang Korea

Kereta won sendiri pada awalnya mengacu kepada mata uang cina yaitu yuan dan mata uang jepang yaitu yen. Namun, dalam bahasa kita sendiri, won juga bisa diartikan sebagian koin atau uang. Hal ini bisa Anda temukan pada tulisan bahasa Cina kuno yang tercetak di koin – koin Korea pada masa itu.

Akan tetapi penggunaan bahasa cina kuno di uang Korea sudah tidak lagi dilakukan. Seluruh penulisan won di uang Korea telah dicetak menggunakan aksara hangul.

7. Gambar di Mata Uang Korea Utara Mengambil Adegan Film

Kebanyakan mata uang di berbagai negara menggunakan foto atau gambar pahlawan sebagai gambar yang dicetak di uang. Tapi, Korea Utara Utamakan menggunakan gambar dari film untuk dijadikan gambar di uang yang mereka gunakan.

Film yang digunakan adalah film berjudul “the Flower Girl”. Film ini merupakan film yang diproduksi oleh pemerintah Korea Utara. Dalam film ini, isu yang diangkat adalah film dengan tema nasionalisme dan anti revolusi Jepang.

8.  Mata Uang Korea Utara Tidak Berlaku di Departemen Store

Mata Uang Korea Utara Tidak Berlaku di Departemen Store

Jika Anda datang ke Korea Utara, Anda mungkin akan sedikit terkejut menyadari bahwa uang won Korea Utara tidak bisa digunakan di sini. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan yen atau Dollar Amerika untuk transaksi. Selain itu, di beberapa tempat, Anda juga bisa menggunakan Yuan dan Euro.

9. Mata Uang Korea Utara Lebih Unggul Dari Korea Selatan

Meskipun Korea lebih kapitalis dibandingkan dengan Korea Utara yang komunis, nilainmata uang Korea Utara ternyata lebih tinggi dari korea selatan. Satu won Korea Utara setara dengan  1,25 won Korea Selatan.

Baca Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *