in

7 Permainan Tradisional untuk Kalian yang #dirumahaja

permainan tradsional

Permainan tradisional – perkembangan virus Corona di Indonesia sudah sangat masif. Perlahan tapi pasti jumlah pasien penderita Corona terus bertambah. Ini kemudian menyebabkan pemerintah menganjurkan social distancing dan physical distancing.

Keduanya adalah upaya untuk mengurangi potensi penularan virus. Caranya, masyarakat dianjurkan untuk mengurangi aktivitas sosial yang melibatkan kontak fisik.

Dengan kata lain, kedua anjuran ini membuat masyarakat harus tinggal di rumah. Dan itu adalah sesuatu yang amat tidak mengenakan.

Tentu saja. Tinggal di rumah, tanpa melakukan aktivitas sosial luar ruangan, jadi sesuatu yang harus dihadapi masyarakat sekarang. Walau pada praktiknya ada yang melanggar dan tetap beraktivitas di luar ruangan.

Nah, buat kalian yang merasa bosan #dirumahaja, kalian tidak perlu khawatir dan resah.

Kami telah menyusun beberapa pilihan permainan untuk mengatasi waktu bosan kalian di rumah. Tenang, permainan yang kami anjurkan ini permainan tradisional kok. Permainan ini bisa kalian mainkan tanpa harus ke luar rumah.

So, buat kalian yang sudah penasaran dengan permainan yang dimaksud, yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

permainan tradsional

1. Petak umpet – permainan tradisional

Buat kalian yang #dirumahaja, kalian tidak perlu merasa bosan. Banyak pilihan permainan yang bisa kalian lakukan untuk mengatasi bosan. Petak umpet salah satunya.

Permainan ini tidak membutuhkan alat apapun. Yang perlu kalian lakukan hanya mengundi siapa yang berjaga dan siapa yang bersembunyi.

Permainan ini sendiri pernah terkenal dan banyak dimainkan oleh anak 90-an ke bawah. Anak 2000-an ke atas kebanyakan mulai meninggalkan, walau tetap masih ada yang melestarikan dan memainkan permainan ini di kampung.

Permainan ini tidak membuat kalian keluar rumah. Yang perlu kalian lakukan hanya memilih tempat bersembunyi yang cocok. Dan kami pikir, seisi rumah bisa kalian jadikan tempat bersembunyi.

2. Congklak – permainan tradisional

Siapa yang kenal dengan permainan congklak? Buat kalian yang lahir tahun 90an ke bawah, pasti kenal baik dengan permainan yang satu ini. Apalagi kalau kalian adalah perempuan.

Dulu congklak banyak diminimati sebagai permainan. Banyak anak perempuan yang melakukan permainan ini.

Permainan yang melibatkan dua orang ini akan mengasah skill dan kecepatan berpikir. Ini akan membuat kalian jadi orang yang pandai memanfaatkan peluang yang ada.

Oh ya, yang dibutuhkan dalam congklak hanya biji-bijian. Tapi itu bisa kalian ganti dengan kerikil kecil yang ada di depan rumah (ya, keluar sebentar buat ambil kerikil tidak masalah kan ya?).

3. Ayam-ayaman – permainan tradisional

Ayam-ayaman: permainan ini sebenarnya punya banyak nama. Tapi kalau di tempat penulis, permainan ini dinamakan demikian. Kalau di Indonesia-kan, ayam-ayaman mungkin sama dengan sumo jempol atau panco jempol dan lain-lain.

Untuk permainan ini kalian tidak butuh alat. Yang kalian butuhkan hanya lawan bertanding.

Dalam permainan ini siapa yang memencet jempol akan dianggap sebagai pemenang. Semakin kalian memencet jempol semakin kalian memenangkan pertandingan.

4. Bola bekel – permainan tradisional

Bola bekel adalah permainan yang dulu hits banget. Permainan ini banyak diminati masyarakat, khususnya anak-anak. Mereka biasanya berkumpul bareng teman dan kerabat untuk memainkan permainan ini.

Yang kalian butuhkan dalam permainan ini adalah biji kuningan dan bola karet. Biji kuningan bisa kalian ganti dengan kerang (karena zaman sekarang susah mendapatkan benda tersebut). Atau jika tidak, kalian bisa ganti dengan kerikil atau sejenisnya.

PR-nya nanti adalah bola. Jika kalian punya bola pingpong, kalian bisa gunakan itu. Jika tidak kalian bisa gunakan bola tenis. Mungkin lebih besar, tapi ini jalan terakhir. Jika tidak punya juga, ya, sudah. Mau tidak mau kalian harus memupus keinginan buat memainkan bola bekel.

5. Engklek – permainan tradisional

Engklek sebenarnya permainan luar ruangan. Permainan ini memungkinkan kalian menggunakan kemampuan melompat. Pemain diharuskan melompat sesuai pola yang dibuat. Pembuatan pola bisa dilakukan dengan kapur dan sejenisnya. Atau jika itu dilakukan di dalam rumah, kalian cukup buat tanda pada keramik kalian.

Permainan ini cukup mudah dilakukan. Permainanya juga bisa dilakukan berkelompok.

Engklek jadi permainan yang cukup baik untuk mengatasi bosan di rumah. Apalagi jika dimainkan bersama kelurga dan kerabat satu rumah.

6. Gobak sodor – permainan tradisional

Sama dengan engklek, gobak sodor mungkin jadi permainan luar ruangan yang dipaksa masuk ke dalam ruangan. Bedanya, gobak sodor membutuhkan ruangan yang lebih besar. Jika rumah kalian punya ruangan yang demikian, paling tidak 5-3 meter, kalian bisa lakukan permainan ini. Jika tidak, sudahlah, pupuskan saja keinginan itu.

Gobak sodor sendiri permainan yang mudah dilakukan. Kalian hanya perlu membagi kelompok ke dalam dua bagian. Satu kelompok jaga dan satu kelompok bermain.

Karena jadi permainan kelompok, gobak sodor sangat cocok jika dimainakan bersama keluarga besar.

7. Kotak pos – permainan tradisional

Pernah dengar lagu:

Kotak pos belum diisi, mari kita isi dengan isi-isian, misalnya~

Itu adalah syair dari permainan ini. Permainan kota pos sendiri bisa dimainkan bersama keluar di dalam rumah. Berbeda dengan engklek dan gobak sodor, permainan ini tidak membutuhkan ruangan yang besar.

Kotak pos dulu jadi permainan yang banyak digemari. Permainan ini menuntut kalian untuk tahu banyak hal. Semacam jadi ajang pengujian untuk pengetahuan umum kalian.

Baca juga :

Itulah beberapa permainan tradisional yang bisa kalian mainkan pas #dirumahaja. Selain asyik, permainan tadi juga bisa menambah keseruan kalian.

Written by Riyadi Siswoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Model Lemari TV Bergaya Modern

Inspirasi Model Lemari TV Kekinian Untuk Rumah Anda

fakta tentang bunga sakura

7 Fakta Menarik tentang Bunga Sakura