Top List

7 Pertanyaan Klasik yang Selalu Ditanyakan Pada Kawan Lama

Kawan lama – memiliki teman yang jarang bertemu adalah sesuatu yang umum di masyarakat. Terlebih untuk mereka yang memiliki kesibukan dan sedkit waktu untuk sekedar bercengkrama dan berbagi cerita dengan teman lama.

Dalam praktiknya, pertemuan dengan teman lama biasanya berlangsung karena beberapa hal. Pertama, saat kalian berkunjung ke rumah mereka atau sebaliknya. Yang kedua, saat kalian tidak sengaja berpapasan di jalan atau bertemu di acara.

Pertemuan dengan teman lama sendiri adalah sebuah kebahagiaan. Terlebih untuk mereka memendam rasa rindu pada mereka.

Nah, dalam proses pertemuan ini, sadarkah kalian bahwa ada beberapa kebiasaan unik yang dilakukan? Yaps. Saat proses ini, akan ada pertanyaan-pertanyaan klasik yang selalu ditanyakan.

Pertanyaan ini biasanya rutin ditanyakan saat proses pertemuan berlangsung. Nah, buat kalian yang penasaran dengan pertanyaan tersebut, yuk, simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

kawan lama

1. Apa kabar? – Kawan lama

Saat bertemu dengan teman lama, pertanyaan ini yang paling sering dilontarkan. Wajar, karena jika menimbang dari sisi sosial, ini adalah bentuk perhatian yang diberikan oleh kalian untuk kawan lama, atau sebaliknya.

Apa kabar sendiri bisa jadi pertanyaan pembuka. Walau pada praktiknya, ada saja orang yang menanyakan pertanyaan ini di tengah atau menjelang akhir.

Karena menjadi pertanyaan pembuka, “apa kabar?” pun selalu jadi pertanyaan klasik yang bakal kalian dengar kalau bertemu teman lama.

2. Apa kamu kangen aku? – Kawan lama

Selain apa kabar, pertanyaan ini juga yang paling sering dilontarkan. Pertanyaan ini lebih disampaikan untuk teman dekat, dan yang menyampaikan biasanya berjenis kelamin perempuan.

Ya, memang tidak ada aturan tertulis mengapa selalu perempuan yang menyampaikan pertanyaan ini.

Yang kami tahu, lelaki tidak akan menanyakan demikian. Kecuali kalau persahabatan kalian benar-benar dekat. Dan jika pertanyaan ini dilontarkan laki-laki, besar kemungkinan suasana pertemuan kalian akan menjadi absurd, aneh.

3. Bagaimana kerjaan, lancar? – Kawan lama

Selain menanyakan kabar, bentuk simpati teman lama adalah dengan menanyakan pekerjaan, karir, atau bisnis. Ini seperti menanyakan bagaimana kehidupan kalian, sumber penghidupan kalian.

Pertanyaan ini jadi yang sering disampaikan setelah “apa kabar?” semacam template. Setelah nanyakan kabar, seseorang biasanya menanyakan perihal ini.

4. Sibuk apa sekarang? – Kawan lama

Sibuk apa sekarang, pertanyaan yang sebenarnya hampir sama dengan pertanyaan perihal pekerjaan tadi. Cuma ini lebih global. Sebab kita tahu, kadang, pada kondisi tertentu, seseorang tidak mendapat pekerjaan dan harus menganggur.

Pertanyaan ini bisa pengganti. Dengan asumsi, jika menanyakan ini, kalian akan terhindar dari perasaan bersalah manakala teman kalian nganggur.

Menanyakan kesibukan juga tidak melulu soal pekerjaan kok. Bisa juga dia membahas aktivitas lain seperti mengurus bisnis sampingan, keluarga atau lainnya. Pertanyaan ini akan sendirinya mengglobal. Dan itu bisa kalian manfaatkan untuk mengembangkan topik pembicaraan.

5. Bisa bantu apa? – Kawan lama

Ini adalah pertanyaan yang cukup ditunggu oleh teman lama, khususnya oleh mereka yang punya masalah dengan kehidupan: entah itu yang berkaitan dengan pekerjaan, karir, keluarga atau lainnya.

Menanyakan kebutuhan akan bantuan bisa jadi jalan untuk memperbaiki dan/atau mempererat hubungan.

Perlu digarisbawahi. Bisa jadi mereka menolak dan enggan untuk menerima bantuan. Tak apa. Pastikan saja bantuan kalian tetap sama, dan kalian musti siap sedia manakala permintaan bantuan dilakukan secara mendadak.

6. Rumahmu masih di sana kan? – Kawan lama

Pertanyaan yang juga sering disampaikan oleh teman lama: perihal rumah. Biasanya ini menjadi jalan untuk permohonan mampir dan sebagainya.

Kalian juga bisa menanyakan hal yang sama. Mungkin agak sedikit basa basi. Tapi menanyakan alamat rumah juga bisa jadi jalan untuk mempererat hubungan pertamanan kalian.

7. Apa saya masih punya hutang? – Kawan lama

Pertanyaan ini mungkin cukup berbeda dibanding yang lain. Pertanyaan yang, bisa dibilang, agak sedikit jarang disampaikan. Tapi saat pertanyaan ini disampaikan, kalian akan mendapat atensi dan respek dari teman kalian.

Menanyakan ini seperti sedang menunjukkan bahwa kalian tahu diri. Dan akan lebih baik manakala kalian melanjutkan topik ini dengan pembicaraan soal pelunasan. Itu jika kalian memiliki hutang atau sejenisnya.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *