Top List

7 Perjalanan Hidup Ji Chang Wook yang Menginspirasi

Ji Chang Wook adalah artis asal Korea Selatan yang menjadi terkenal sejak kemunculannya sebagai Dong Hae. Sejak saat itu, banyak orang mengidolakan Ji Chang Wook. Baik dari visualnya yang menarik ataupun dari kemampuan aktingnya yang menawan.

Namun, sebelum menjadi actor sukses, ia ternyata juga sempat mengalami berbagai hal dan juga jatuh bangun dalam dunia hiburan Korea. Berikut ini adalah beberapa perjalanan hidup Ji Chang Wook yang menginspirasi dan juga menarik untuk diketahui. Simak beberapa penjelasan berikut.

Ji Chang Wook

1. Ji Chang Wook tumbuh sebagai anak yang sangat pendiam

Ji Chang Wook lahir pada 5 Juli 1987 di Anyang, Kora Selatan. Meski berkarir sebagai artis yang identic dengan sorotan dan bertemu banyak orang, masa kecilnya adalah sebagai anak yang sama sekali berbeda dengan image tersebut.

Saat kecil, ia bukanlah anak yang suka mencari perhatian ataupun menjadi pusat perhatian. Ia merupakan anak tunggal yang sangat pendiam dan pemalu. Kemudian, pada saat ia berada di kelas 5 SD, ayahnya meninggal karena sakit kanker yang diderita. Sejak saat itu, ia hanya idup berdua saja dengan ibunya.

2. Sempat merasakan hidup susah bersama dengan ibu

Setelah ditinggal wafat oleh sang ayah, kehidupan ia dan ibunya sempat mengalami kesulitan. Bahkan, supaya bisa menghidupi diri dan anaknya, ibunya harus bekerja di sebuah rumah makan. Meskipun saat itu  kondisi kesehatannya sedang tidak bagus.

Untuk meringankan beban ibunya tersebut, ia berusaha untuk selalu menjadi anak baik di sekolah. Dalam pikirannya, jika ia rajin belajar, maka ia bisa membuat beban ibunya menjadi lebih ringan. Selain itu, Ji Chang Wook muda juga berharap agar ia bisa segera menjadi dewasa, kuat, dan menghasilkan uang agar bisa melindungi ibunya.

3. Ji Chang Wook memiliki cita – cita yang selalu berubah

Saat di sekolah, Ji Chang Wook memang merupakan anak yang rajin belajar. Akan tetapi, ia masih belum memiliki cita – cita yang pasti mengenai apa yang akan dilakukannya di masa depan. Impiannya terus saja mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Ia pernah berharap agar bisa menjadi seorang polisi, guru, pengacara, dokter, dan berbagai pekerjaan lainnya. Selain itu, ia juga sempat berpikir untuk mencari pekerjaan yang berkaitan dengan bidang arsitektur atau teknik.

Hingga, pada saat ia duduk di kelas 3 SMA, tiba – tiba saja ia ingin menjadi actor. Salah satu alasannya karena menurutnya saat itu, pekerjaan actor terlihat menyenangkan. Ia juga berpikir bahwa menjadi actor akan memberinya banyak uang. Kemudian, ia pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di jurusan Teater dan Film.

4. Keinginan Ji Chang Wook menjadi actor sempat ditentang ibu

Keinginan Ji Chang Wook menjadi actor sempat ditentang ibu

Sayangnya, keinginan Ji Chang Wook ini tidak langsung mendapat izin dari sang Ibu. Ibunya lebih menginginkannya belajar dengan baik, lulus kuliah 4 tahun, bekerja, dan menjalani hidup dengan normal.

Akan tetapi, ia bersikeras mengajukan pendaftaran ke jurusan Teater dan Film sesuai keinginannya. Ia pun menjadi mahasiswa Universitas Dankook pada tahun 2006. Sepanjang sejarah hidupnya, baru kali itu ia menentang keinginan ibu yang disayanginya.

Namun, meski sempat merasa sedih dan kecewa, pada akhirnya ibunya mau memberikan restu atas pilihan yang dibuatnya. Bahkan kemudian merasa bangga dan bahagia kepada anaknya tersebut.

5. Sempat merasa minder di kampus

Tidak ada yang tahu bagaimana akhir perjalanan seseorang. Begitu pula Ji Chang Wook. Pada saat itu, ia tidak sadar bahwa untuk bisa berakting dengan baik ada banyak hal yang perlu dipelajari. Ji yang tidak memiliki bakat alami sempat merasa minder melihat teman – teman seangkatannya yang lain.

Selain itu, kondisi ekonomi yang terbatas pun membuatnya harus melakukan kerja part time untuk memenuhi kebutuhan sehari – hari. Bahkan, beberapa kali ia sempat bolos kuliah karena harus mencari uang. Ia juga sempat berpikir untuk berhenti kuliah dan melepas cita – citanya.

6. Ji Chang Wook belajar dari drama musical

belajar dari drama musical

Masih berusaha untuk mendapatkan uang tambahan, ia pun mulai bergabung ke beberapa pertunjukan musikan. Salah satunya, ia sempat diharuskan berlatih dan gladi bersih selama 2 bulan untuk menampilkan pertunjukan selama 1 minggu saja.

Dari pengalaman ini, Ji Chang Wook sadar bahwa ia tidak memiliki dasar berakting. Berbagai caci maki dan kritik juga banyak ia dapatkan dalam pengalaman ini. Saat itu, ia teringat nasihat senior di kampus yang ia anggap tidak berguna.

Ia juga teringat bahwa keputusannya masuk ke dunia seni peran adalah dengan menentang keinginan ibunya. Maka, sangat memalukan jika ia hanya menjalaninya dengan setengah – setengah. Dari sinilah ia mulai bangkit dan menjadi lebih giat.

7. Ji Chang Wook melakukan debut di film indie

Pengalaman pertamanya bermain adalah dalam film Days… (2006). Di film tersebut, ia berperan sebagai peran pembantu. Kemudian, di tahun 2008, ia sempat mendapat tawaran untuk bermain dalam film Sleeping Beauty.

Bayaran yang diterimanya saat itu hanya sebesar 500.000 Won. Akan tetapi, ia menjalaninya dengan semangat dan antusias yang bagus. Tidak lama dari itu, ia pun mulai menerima berbagai tawaran bermain film lainnya.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *