Hobi

9 Cara Merawat Bambu Hias, Tanaman Dekorasi Bawa Hoki

Cara merawat bambu hias – Banyak orang yang menganggap tanaman bambu hias sebagai tanaman pembawa hoki. Karena itu, banyak juga orang yang menanam bambu hias di pekarangan rumahnya. Selain itu, bambu hias juga relative mudah ditanam di berbagai tempat. Baik di tanah atau di pekarangan rumah, di air, ataupun di pot.

Akan tetapi, untuk bisa membuat pertumbuhan tanaman bambu hias jadi optimal, tentu saja ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Berikut ini adalah beberapa tips dan cara merawat bambu hias agar bisa tumbuh dengan sehat dan subur.

Merawat bambu hias

1. Pilih tanaman bambu hias yang berwarna hijau cerah – cara merawat bambu hias

Sebelum merawat tanaman bambu hias, yang pertama perlu Anda lakukan adalah mencari tanaman bambu yang berwarna hijau cerah. Tanaman dengan warna hijau cerah menunjukkan kalau tanaman tersebut adalah tanaman yang sehat. Dengan begitu, perawatan tanaman tidak akan terlalu rumit.

Tanaman dengan warna yang pucat biasanya menunjukkan kalau kondisi tanaman tidak terlalu sehat. Kondisi ini akan membuat perawatan tanaman nantinya jadi cukup sulit. Bahkan salah – salah tanaman bambu hias Anda malah akan mati.

2. Pastikan tanaman bambu hias tidak berbau – cara merawat bambu hias

Perhatikan juga apakah tanaman mengeluarkan bau atau tidak. Jika tanaman berbau asam, hal tersebut menunjukkan kalau tanaman sedang sakit dan tidak bisa tumbuh.

3. Merawat bambu hias yang ditanam di halaman- cara merawat bambu hias

Bambu hias bisa ditanam di tanah atau di halaman rumah. Untuk tanaman bambu hias yang ditanam di halaman, Anda perlu memastikan agar kondisi tanah tetap lembab untuk hidup bambu. Selain itu, anda juga bisa mencampurkan tanah dengan pasir dan gambut agar drainasenya bagus.

4. Merawat bambu hias yang ditanam di air – cara merawat bambu hias

Sedangkan untuk tanaman bambu hias yang ditanam di air, Anda perlu menggunakan banyak batu kerikil agar tanaman bisa berdiri dengan baik. Jangan lupa untuk mengganti airnya setidaknya seminggu sekali agar akar bambu tidak menjadi busuk.

5. Merawat bambu hias yang ditanam di pot – cara merawat bambu hias

Kalau Anda ingin menanam bambu hias di dalam pot, Anda perlu menyiapkan media tanam dari campuran tanah, pasir, dan gambut agar drainasenya bagus. Jenis pot yang dipilih bisa disesuaikan dengan selera Anda.

Akan tetapi, hanya bambu hias ukuran kecil saja yang bisa Anda tanam di pot. Jika ukuran bambu hias semakin besar, Anda perlu memindahkan bambu ke pot yang lebih besar atau langsung ke tanah di halaman rumah.

Biasanya, pot yang digunakan untuk menanam bambu hias adalah pot yang memiliki diameter sekitar 5 cm lebih besar dari diameter tanaman. Anda bisa memilih menggunakan pot keramik, tanah liat, atau bahkan pot kaca sesuai dengan selera dan juga cara Anda menanam bambu hias.

Pot kaca atau bening biasa digunakan untuk menanam bambu hias yang menggunakan media tanam air. Dengan menggunakan pot kaca, keindahan tanaman bambu hias dan juga kerikilnya akan lebih terlihat dan bisa dipamerkan. Sedangkan pot dari keramik bisa Anda gunakan untuk menanam bambu hias menggunakan media tanam tanah. Pastikan pot yang Anda gunakan memiliki lubang – lubang drainase yang baik.

6. Tambahkan pupuk ke tanaman bambu hias secara berkala – cara merawat bambu hias

Merawat bambu hias

Sama seperti tanaman lain, bambu hias juga membutuhkan tambahan nutrisi dari pemberian pupuk. Akan tetapi, Anda perlu memperhatikan jumlah pupuk yang diberikan ke tanaman bambu hias Anda. Pupuk yang terlalu banyak bisa membuat bambu hias Anda malah memburuk.

Karena itu, anda bisa memberikan sedikit saja pupuk untuk memberikan nutrisi pada tanaman bambu hias Anda. Apalagi jika Anda menanamnya di dalam pot. Pemberian pupuk tanaman bambu hias cukup sebanyak 1-2 tetes saja.

7. Jauhkan bambu hias dari sinar matahari langsung – cara merawat bambu hias

Di alam bebas, bambu hias biasanya tumbuh di tempat yang teduh atau ada naungan. Sehingga, sinar matahari tidak akan langsung mengenai tanaman bambu hias. Jika Anda ingin bambu hias Anda tumbuh dengan baik, Anda sebaiknya juga meletakkan bambu hias di tempat yang mirip dengan habitat asalnya. Yaitu di bawah naungan.

Tempat yang terbuka, terang, dan tidak terkena sinar matahari langsung bisa menjadi pilihan tempat yang tepat untuk menyimpan bambu hias Anda. Biasanya, bambu hias tumbuh dengan baik di tempat yang memiliki suhu sekitar 18 hingga 32 derajat Celcius.

8. Buang daun bambu hias yang berwarna kuning – cara merawat bambu hias

Kadang kala, ujung daun bambu ada yang berubah warna menjadi kuning. Bisa karena tanaman bambu hias kurang air, terlalu banyak tanah atau pupuk, atau terlalu terpapar sinar matahari. Jika muncul daun kuning, Anda bisa membuah bagian yang berwarna kuning atau memangkas seluruh daun tersebut.

Jangan lupa untuk mensterilkan gunting yang akan Anda gunakan untuk memotong. Misalnya dengan mengusapkan alkohol atau cuka. Lalu potong bagian kuning sesuai dengan bentuk alami daun. Atau Anda dapat menarik daun tersebut dari mulai pangkal daun dan membuang seluruh bagian daunnya.

9. Menyiram tanaman bambu hias dengan air mata air – cara merawat bambu hias

Salah satu tips lain dalam merawat tanaman bambu hias adalah menyiramnya dengan air kemasan dari mata air. Cara ini membantu tanaman bambu hias memiliki warna hijau tua yang cantik. Air PAM yang mengandung banyak bahan kimia bisa menyebabkan tanaman menjadi kuning bahkan mati.

Jangan lupa untuk tidak menyiram bambu hias terlalu sering. Penyiraman satu pekan sekali cukup untuk membuat tanaman bambu hias Anda tumbuh dengan sehat dan segar.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *