Top List

7 Tips Merawat Sepeda Brompton yang Harus Kalian Ketahui!

Tips merawat sepeda brompton – memiliki suatu hobi adalah hal yang lumrah dan banyak terjadi di mana pun. Asal tidak merugikan orang lain dan menimbulkan keresahan dan kekauan, setiap orang berhak untuk memiliki dan memelihara hobinya.

Nah, ngomongin soal hobi, tahukah kalian kalau sekarang hobi bersepeda sedang tinggi-tingginya di masyarakat Indonesia.

Ini terjadi setelah Adaptasi Kebiasaan Baru mulai digalakan. Sejak saat itu, masyarakat seakan berlomba untuk membeli sepeda dan mengendarainya di jalan. Beberapa bahkan mengendarai sepeda secara berkelompok, “memborong jalan” dan menyebabkan masalah lalu lintas.

Terlepas dari kebaikan dan masalah yang ditimbulkan dari hobi ini, menurut kami, hobi bersepeda sendiri adalah sesuatu yang baik.

Ngebahas soal sepeda, kalian tentu tahu dengan kasus sepeda brompton yang digelapkan di dalam kabin pesawat, bukan? Atau sepeda brompton yang dimasukan ke dalam cafe karena si pemilik takut kehilangan sepeda kesayangannya?

Bukan, bukan. Artikel kita kali ini bukan membahas tentang masalah-masalah tersebut. Kita akan membahas tentang bagaimana merawat sepeda brompton agar awet dan terhindar dari kerusakan.

Nah, karena bahasan kita adalah sepeda brompton, buat kalian yang belum punya, lebih baik close saja artikel ini. Atau kalau tidak, kalian bisa coba gadaikan ginjal kalian dulu untuk membeli sepeda brompton dan menyimak artikel ini sampai selesai.

Bukan, bukan. Kami bercanda, kok.

Buat kalian yang penasaran bagaimana cara merawat sepeda ini, yuk simak bahasan lengkapnya berikut ini.

tips merawat sepeda brompton

1. Bersihkan sepeda dari debu secara rutin – Tips merawat sepeda brompton

Rasa-rasanya kalia n semua sepakat kalau salah satu hal yang harus dilakukan untuk merawat sepeda adalah dengan membersihkannya dari debu dan kotoran bukan?

Oleh karena itu, kalau kalian memiliki sepeda ini, usahakan untuk rutin mengelap sepeda. Utamanya saat sepeda tersebut kotor.

Pengelapan sendiri berguna untuk menjaga kecantikan sepeda. Selain itu, cara ini juga bagus diterapkan agar badan sepeda tidak kotor dan mengganggu pemandangan.

Ya, tentu kalian akan tidak nyaman saat sepeda brompton kalian kotor atau berdebu bukan? Masa sepeda mahal-mahal malah berdebu dan kotor?

2. Rutin lumasi rantai – Tips merawat sepeda brompton

Ini adalah metode yang mirip dengan sepeda biasa. Walaupun harga brompton bisa buat DP motor, bukan berarti sepeda ini harus dibiarkan tanpa perawatan. Brompton juga harus dirawat seperti halnya sepeda pada umumnya.

Salah satu perawatan penting yang tidak boleh terlewat adalah melumasi rantai sepeda.

Ya, rantai sepeda sendiri menjadi bagian penting dan harus terus dirawat. Rantai yang kering berpotensi cepat rusak dan putus. Maka dari itu, untuk menghindari hal tersebut, penting kiranya agar kalian rutin untuk melumasi rantai sepeda.

3. Jangan gunakan pelumas kotor – Tips merawat sepeda brompton

Bukan hal aneh jika ada kalangan masyarakat yang sering menggunakan pelumas bekas untuk melumasi rantai dan bagian sepeda lain. Padahal, penggunaan pelumas bekas berpotensi menyebabkan. Pelumas bekas biasanya mengandung debu atau pasir di dalamnya. Penggunaan pelumas ini bisa menyebabkan rantai jadi berdebu dan berpotensi mengurangi fungsi rantai.

Maka dari itu, kalau kalian ingin menggunakan pelumas, usahakan untuk menggunakan pelumas yang bersih.

Pelumas bersih sendiri harganya tidak mahal, relatif murah. Untuk kalian yang sanggup beli brompton, menurut kami harga pelumas ini tidak lebih mahal dari harga paket kuota internet kalian.

4. Rutin dicuci – Tips merawat sepeda brompton

Selain dilap dan dibersihkan dari debu dan kotoran, sepeda brompton juga harus sesekali dicuci. Ini penting. Sebab beberapa kotoran tidak akan hilang jika hanya dilap.

Mencuci brompton sendiri bukan perkara yang sulit. Yang terpenting, jangan menggunakan sabun atau lap yang kasar. Kecuali kalau kalian rela sepeda mahal tersebut lecet dan tidak mulus lagi.

Oh ya, masih soal mencuci. Usahakan untuk mengeringkan sepeda setelah dicuci. Pastikan air yang ada di sepeda kering.

Gunakan lap bersih untuk mengeringkan air dari sepeda. Jangan biarkan air kering oleh sinar matahari. Jika ini dilakukan terus menerus akan berpotensi menyebabkan kerusakan pada cat sepeda.

5. Pilih garasi yang tepat – Tips merawat sepeda brompton

Sama halnya dengan kendaraan lain, sepeda brompton juga harus memiliki garasi. Selain agar sepeda ini aman dan terhindar dari maling, cara ini juga membuat sepeda jadi tahan lama.

Oleh karena itu, pilihlah tempat garasi yang tidak lembab, kering, tapi tidak membuat sepeda terkena hujan atau sinar matahari langsung.

Beberapa orang mungkin memilih untuk memasukan sepeda lipat ini ke dalam rumah. Jika dirasa itu cukup baik untuk dilakukan, kami mempersilakan kalian untuk melakukan hal yang sama.

6. Selalu perhatikan tekanan angin pada ban – Tips merawat sepeda brompton

Setiap merk mungkin punya standar tekananan udara pada ban sepeda. Pun dengan brompton.

Maka dari itu, sebagai pemilik, kalian harus benar-benar memperhatikan tekanan angin pada ban. Jangan sampai terlalu rendah. Karena jika demikian, sepeda tidak bisa lagi digunakan. Kecuali kalau kalian pengin velg sepeda jadi penyok dan rusak.

Jangan juga membuat tekanan angin ban terlalu tinggi. Tekanan angin yang terlalu tinggi berpotensi menyebabkan ban meledak jika terkena panas dan sinar matahari.

7. Jangan letakan sepeda di sembarang tempat – Tips merawat sepeda brompton

Menurut kami, apa yang dilakukan oleh mas-mas yang videonya viral gegara memasukkan sepeda brompton ke dalam cafe adalah tindakan yang tepat. Bukan tanpa alasan. Sepeda brompton sendiri harganya mahal. Sehingga kalau ditinggal tidak bikin sepeda kalian hilang digondol maling.

Tapi, memaksa untuk memaksa untukmemasukan sepeda ke dalam cafe juga bukan sesuatu yang baik juga.

Yang terpenting di sini adalah bagaimana kalian bisa menjaga sepeda kalian untuk tidak dicuri. Hal ini bisa dilakukan dengan membeli gembok atau rantai pada sepeda. Sehingga sepeda tidak bisa begitu saja diangkut maling.

Baca juga :

One Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *