Hobi

7 Tips Merawat Cucak Cungkok yang Bisa Dilakukan Para Pemilik

Tips merawat cucak cungkok – Meskipun bukan burung endemik Indonesia, cucak cungkok rupanya punya penggemar tersendiri. Para pencinta burung biasanya tak ragu berburu cucak jenis ini. Umumnya, para penjual mendatangkan langsung burung dari Pegunungan Himalaya atau kawasan Semenanjung Malaka lainnya.

Burung cucak sendiri dapat hidup di daerah dengan suhu dingin atau 4 musim. Dari segi penampilan, cucak ini tak jauh berbeda dengan cucak ijo.

Ini pula alasannya banyak orang menyebut burung tersebut cucak ijo cungkok. Dalam hal perawatannya pun sangat mudah, para pencinta burung cukup melakukan 7 hal ini:

Pencinta burung pasti paham betapa pentingnya menjemur burung, apapun jenisnya. Cucak cungkok salah satu burung yang butuh dijemur rutin setiap pagi, maupun selesai mandi.

Tips merawat cucak cungkok

1. Memberi Makan – Tips merawat cucak cungkok

Saat hidup di alam bebas, cucak cungkok terbiasa mengkonsumsi buah-buahan, serangga, maupun nektar.

Pemilik bisa memberikan pepaya ataupun pisang kepok untuk asupan nutrisi si burung. Untuk nektar, sebenarnya telah banyak nektar buatan yang dijual bebas di pasaran.

Jika ingin membuat sendiri, Anda bisa mencampurkan air panas dan gula dengan perbandingan 4 : 1. Aduk keduanya sampai tercampur rata, lalu diamkan sampai dingin.

Bila Anda tak sempat membuat nektar, setidaknya penuhi asupan nutrisi burung dari buah-buahan dan serangga.

Kedua makanan ini sangat penting dan dibutuhkan oleh cucak untuk bertahan hidup. Di awal, burung mungkin belum menerima voer, tapi tak perlu khawatir.

2. Dimandikan – Tips merawat cucak cungkok

Jangan malas menjaga kebersihan dan kesehatan burung. Proses memandikan cungkok sebaiknya diawali dengan proses penjemuran. Usai dijemur, pemilik bisa menyemprot tubuh burung menggunakan sprayer.

Bakal lebih mudah kalau Anda memiliki sangkar karamba yang diperuntukkan khusus untuk mandi. Setelah tubuh burung diguyur sempurna, barulah gunakan sabun atau shampoo lembut.

Lakukan minimal 3 kali seminggu untuk mempertahankan keindahan bulu di badannya. Disarankan memilih produk shampo atau sabun yang benar-benar lembut dan cocok dengan burung.

Anda bisa mendapatkannya secara bebas di toko offline maupun online.

3. Menjemur – Tips merawat cucak cungkok

Pencinta burung pasti paham betapa pentingnya menjemur burung, apapun jenisnya. Cucak cungkok salah satu burung yang butuh dijemur rutin setiap pagi, maupun selesai mandi.

Sebelum dimasukkan kembali ke kandang, angin-anginkan burung maksimal 2 jam. Pastikan bulu serta bagian tubuh lainnya telah kering sempurna sebelum dimasukkan ke kandang.

Hindari membiasakan burung dalam keadaan basah, sebab akan memicu gangguan kesehatan. Selama penjemuran, sediakan pula air minum dan jangkrik.

Dalam kurun waktu 2 jam, burung akan mengalami dehidrasi, sehingga membutuhkan asupan air yang cukup.

Anda bisa menyediakan air dalam wadah yang diletakkan dekat dengan burung. Sembari burung berjemur, suapkan pula beberapa ekor jangkrik.

Melatih Kicauan - Tips merawat cucak cungkok

4. Melatih Kicauan – Tips merawat cucak cungkok

Melatih kicauan atau memaster bisa dilakukan dengan cara mudah saat ini. Cukup putarkan mp3 suara burung tertentu, cucak cungkok akan langsung meniru kicauan tersebut. Ciri khas kicauan burung ini adalah tajam dan mbeset-mbeset.

Tak perlu heran kalau Anda mendengar kicaunya yang melengking tinggi pula. Pada dasarnya, burung ini bisa meniru beberapa jenis burung lainnya, seperti murai, lovebird, dan kacer.

Selain mampu menirukan atau dimasukkan master kicauan burung lain, cungkok juga pas memaster burung jenis lain.

Master kicau bisa pula dilakukan pada malam hari, saat burung beristirahat. Anda bisa memutar mp3 kicauan dengan volume sedang sebagai pengantar tidur.

Lambat laun, burung akan terbiasa mengeluarkan kicau serupa, bahkan lebih memukau.

5. Membersihkan Kandang – Tips merawat cucak cungkok

Cungkok terkenal sensitif terhadap kebersihan kandangnya. Ia akan merasa tak nyaman saat kondisi kandang sangat kotor. Oleh sebab itu, lakukan pembersihan rutin kandang setiap hari.

Anda bisa membuang kotoran atau sisa makanan yang berserakan di area kandang. Tak cuma memberikan kenyamanan kepada cucak cungkok, kebersihan kandang juga berimbas pada kesehatan mereka.

Semakin rajin Anda membersihkan kandang, maka makin sulit pula jamur, bakteri, maupun virus berkembang biak. Kesehatan burung tetap nomor satu, terlebih dengan harga jualnya yang tinggi.

6. Pemberian Extra Fooding – Tips merawat cucak cungkok

Bukan hanya makanan utama, cungkok pun membutuhkan pakan tambahan, seperti kroto, ulat hongkong, dan buah-buahan. Untuk pemberian kroto, dianjurkan 2 kali dalam seminggu sebanyak 1 sendok teh.

Atur jadwal khusus yang harus diikuti setiap minggu, seperti Kamis pagi dan Minggu pagi. Selain kroto, ulat hongkong pun menjadi sumber nutrisi lengkap bagi tumbuh kembang dan kicau cucak cungkok.

Anda bisa memberikan ulat hongkong sebanyak 2 kali seminggu. Tak perlu terlalu banyak, cukup 3 – 5 ekor dalam sekali konsumsi.

Usahakan waktunya tidak berbenturan dengan pemberian kroto atau tidak berturut-turut. Sementara itu, buah bisa diganti lebih variatif di luar pisang kepok.

Kalau pisang kepok diberikan setiap hari, buah lain bisa diberikan 2 – 3 kali seminggu saja. 

7. Multivitamin – Tips merawat cucak cungkok

Sangat penting memberikan vitamin tambahan demi mendampingi nutrisi lengkap si burung. Multivitamin akan meningkatkan kesehatan burung, supaya tak gampang terserang penyakit.

Pemberian multivitamin bisa dicampurkan ke dalam air atau dilarutkan. Waktu yang tepat untuk pemberian vitamin adalah saat di pagi hari, usai burung dijemur.

Biarkan burung di luar kandang selama 15 menit, namun usahakan burung tak mendapat terpaan angin terlalu kencang. Pasalnya, suhu tubuh burung masih tinggi usai dijemur. Dikhawatirkan akan memicu masalah kesehatan pada burung.

Baca juga :

Tidak sulit bukan merawat burung cungkok? Anda bisa menerapkan 7 langkah di atas untuk memaksimalkan tumbuh kembang burung cungkok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *