Top List

7 Tips Merawat Tanaman Cabe Rawit di Rumah

Merawat tanaman cabe rawit – memiliki tanaman hias atau tanaman sayur /buah di rumah adalah sesuatu yang menyenangkan. Selain membuat tampilan pekarangan rumah jadi lebih hijau, memiliki tanaman juga memungkinkan kita memperoleh udara yang lebih sehat.

Tentu saja, tanaman yang kalian tanam berfungsi sebagai produsen oksigen. Dengan adanya tanaman tersebut, kalian bisa dengan mudah mendapatkan oksigen segar secara gratis.

Pada dasarnya berkebun dan bercocok tanam adalah sesuatu yang menyenangkan. Selain memberi sumbangsih untuk meningkatkan kalitas udara di bumi, cara ini juga memungkinkan kita untuk mengurangi stres dan tekanan yang bersumber dari kerjaan.

Tidak berhenti sampai di situ, untuk kalian yang menanam tanaman buah dan sayur, kalian juga akan mendapat hasil berupa buah dan sayur yang tumbuh dari tanaman itu.

Cabe misalnya. Bahan makanan yang satu ini memang banyak di pasar. Kalian bisa membeli bahan makanan ini dengan murah. Tapi, bagamana kalau kalian mendapat cabe langsung dari kebun kalian sendiri? Tentu, hal ini akan jadi sangat menyenangkan dan berkesan.

Yaps, menanam tanaman cabe memang bisa membuat kalian mendapatkan khasiat yang seperti itu.

Tapi perlu kalian tahu, menanam tanaman cabe sndiri tidak semudah yang kalian bayangkan. Tentu, selain kalian harus menyiram dan memberi pupuk, ada beberapa hal lain yang perlu kalian perhatikan.

Hal-hal ini, selain bisa meningkatkan kualitas tanaman, juga berpotensi untuk menambah kuantitas cabe yang ada di tanaman cabe kalian.

So, buat kalian yang tertarik dan ingin mencoba menanam cabe rawit, hal-hal berikut mungkin harus kalian coba dengan tujuan untuk memperoleh kualitas tanaman yang diinginkan.

Merawat tanaman cabe rawit

1. Tanam di lahan yang subur – Merawat tanaman cabe rawit

Seperti yang kalian tahu, kualitas lahan amat mempengaruhi tumbuh kembang tanaman. Jangankan tanaman buah atau sayur, tanaman hias pun akan sulit tumbuh jika tidak cocok dengan lahan tempat ia ditanam.

Tanaman cabe sendiri cocok di tanah yang subur, tanah yang relatif gembur: tanah pegunungan.

Jika kalian ingin tanaman kalian tumbuh subur, cobalah untuk menanam cabe di tanah yang demikian. Dengan begitu, kami berharap taanaman yang kalian tanam mampu tumbuh dan menghasilkan cabe rawit yang berkualitas.

2. Jangan tanam di lingkungan yang banyak binatang liar – Merawat tanaman cabe rawit

Buat kalian yang pengen nanam cabe rawit, kami cuma bisa menyarankan agar kalian tidak menanamnya pada lingkungan yang banyak dilewati dan/atau tempat berkeliarannya hewan, apalagi hewan omnivora dan herbivora.

Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Satu tanaman kalian bisa rusak gegara dilewati dan dirusak oleh hewan itu. Yang kedua tanaman kalian bakalan dimakan.

Iya, iya. Hewan mungkin nggak bakal makan cabe kalian. Tapi paling tidak mereka bakal makan daun tanaman kalian.

3. Jangan tanam di lingkungan yang penuh debu – Merawat tanaman cabe rawit

Buat kalian yang pengen tanam tanaman, kalian harus mempertimbangkan kualitas lingkungan. Salah satu yang musti diperhatikan adalah mencari tahu, apakah lingkungan tersebut penuh debu atau tidak.

Jangan paksa tanam tanaman di lingkungan yang penuh debu. Ini bisa menyebabkan daun tanaman jadi tertutup debu.

Dan, kalian tentu tahu kenapa tanaman tidak boleh tertutup debu? Yaps. Daun tanaman yang tertutup debu akan memperlambat proses fotosintesisnya. Dan itu akan berdampak ada tumbuh kembang tanaman itu sendiri.

Merawat tanaman cabe rawit

4. Jangan tanam cabe di pinggir jalan – Merawat tanaman cabe rawit

Buat kalian yang pengen tanam cabe rawit, kalian harus tahu kalau menanam cabe rawit di pinggir jalan itu sangat tidak dianjurkan. Kenapa? Karena selain tidak baik untuk tumbuh kembang tanaman, hal ini juga berpotensi merusak tanaman.

Terpaan angin yang berasal dari kendaraan, debu yang bertebaran dan potensi terserempetnya tanaman oleh kendaraan, bisa menyebabkan tanaman kalian rusak.

Maka dari itu, menanam cabe rawit di jalan sangatlah tidak dianjurkan. Terlebih kalau jalan yang di maksud adalah jalan raya.

5. Beri pupuk dan sirami secara rutin pagi dan sore – Merawat tanaman cabe rawit

Buat kalian yang pengen tanam cabe rawit, jangan lupa untuk menyirami tanaman kalian setiap pagi dan sore hari. Jangan lupa juga untuk memberi pupuk pada tanaman kalian.

Ingat, ibarat hewan peliharaan, tanaman kalian juga butuh makan dan minum. So, anggap saja menyiram dan memberinya pupuk adalah upaya kalian untuk memberi tanaman makan dan minum.

6. Bersihkan tanah sekitar tanaman cabe dari tanaman liar – Merawat tanaman cabe rawit

Buat kalian yang punya lahan cukup luas dan ingin menanam cabe, pastikan dulu tanah di sana bebas dari tanaman liar.

Maksud kami, kalian harus memastikan tanaman cabe kalian mendapat nutrisi tanah yang cukup, agar tumbuh kembang tanaman cabe kalian jadi maksimal.

Caranya, selain disirami dan diberi pupuk, kalian juga harus mempersihkan tanah dari tanaman liar.

7. Jangan tanam cabe rawit di dekat rumah tetangga – Merawat tanaman cabe rawit

Sudahlah, kalian tentu paham apa yang kami maksud. Jadi, kalau kalian tidak ingin cabe dari tanaman kalian hilang, jangan pernah tanam cabe rawit di dekat rumah tetangga.

Sudah-sudah. Jangan sok tidak paham atau pura-pura polos. Kami tahu, kalian tahu apa yang saya maksud. Iya kan?

So, kalau kalian pengen tanam cabe rawit, tanam di tanah sendiri. Atau kalau masih belum punya, coba gunakan pot atau hydropnic dan hindari dari jangkauan tetangga.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *