Top List

7 Langkah Cerdas Mendapatkan Rumah Idaman di Usia Muda

Apa yang ingin kamu capai di usia muda? Apakah jalan-jalan ke berbagai tempat atau bahkan keliling dunia? Memiliki uang banyak? Karir yang bagus atau bahkan memiliki rumah idaman yang nyaman?. Tidak ada yang mustahil untuk itu semua, meski begitu banyak ketakutan yang pastinya kamu rasakan, terlebih ketika karir masih belum stabil dan tabungan hanya pas-pasan.

Padahal banyak orang yang ingin sukses di usia muda, mendapatkan semuanya dengan kehidupan yang nyaman layaknya orang-orang yang telah sukses. Tapi tenang saja, itu tidak mustahil untuk dicapai. Kamu bisa melakukannya secara perlahan dan mengisi waktu mudamu dengan hal-hal menakjubkan yang akan membuatmu lebih bisa mengatur keuangan, sampai mendapatkan rumah idaman untukmu dan keluarga. Rumah yang nyaman untuk ditempati dengan biayamu sendiri. Bagaimana caranya? Berikut langkah-langkahnya, check this out!!!

Kelola keuangan bulananmu demi rumah idaman dengan membuat pos-pos, misalnya saja  pos kebutuhan harian, biaya pendidikan, bayar kredit, cicilan tempat tinggal atau kendaraan, kebutuhan tak terduga dan dana simpanan yang sidatnya penting atau mendesak. Kamu bisa membagi persentasenya sesuai kebutuhan masing-masing.

Demi Rumah Idaman

1. Demi Rumah Idaman Lakukan Audit Kondisi Keuanganmu

Home sweet home!! Terdengar indah tapi harus melalui perjuangan yang tidak mudah. Jika ingin memiliki rumah idaman di usia muda, kamu harus sangat disiplin, salah satunya dengan mengaudit kondisi keuanganmu. Jadi jangan anggap hanya perusahaan saja yang perlu mengetahui kondisi keuangannya, tapi secara pribadi kamu pu perlu mengetahuinya agar tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara pengaturan agar keuangan tetap berada di kondisi yang sehat.

Demi tempat tinggal idaman, lakukan audit sederhana dengan memilah keuangan sesuai sumber dan fungsinya. Misalnya saja sumber dana yang kamu miliki masukkan ke dalam bagian pemasukkan, dan penggunaannya dimasukkan ke bagian pengeluaran. Setelahnya kamu bisa analisa apakah pengeluaran akan lebih besar daripada pemasukkan atau sebaliknya, bahkan kemungkinan balance antara pemasukkan dan pengeluaran. Hasil analisa ini bisa kamu jadikan sebagai patokan untuk merencanakan strategi demi mendapatkan rumah impianmu.

2. Rumah Idaman Bermula Dari Pengelolaan Uang Bulanan

Buat kamu yang jadi karyawan dan memiliki gaji bulanan pastilah tanggal 25 atau awal bulan menjadi angin segar, karena itu tandanya kamu menerima uang dan mendapatkan energi tambahan. Untuk itu, kamu perlu managemen keuangan yang super ketat, agar niat memiliki rumah idaman sedikitnya terlaksana, sedikit demi sedikit menabung.

Kelola keuangan bulananmu demi rumah impian dengan membuat pos-pos, misalnya saja  pos kebutuhan harian, biaya pendidikan, bayar kredit, cicilan rumah atau kendaraan, kebutuhan tak terduga dan dana simpanan yang sidatnya penting atau mendesak. Kamu bisa membagi persentasenya sesuai kebutuhan masing-masing.

3. Berhemat untuk Rumah Idaman

Usia muda saatnya bersenang-senang, dan terkadar untuk mendapatkan kesenangan itu kita sedikit tidak terkontrol saat mengeluarkan uang, hingga kebanyakan dari kita yang masih memiliki darah muda sedikit teledor sampai-sampai keuangan defisit. Hal ini yang bisa menghambat kamu sampai ke tujuan untuk mendapatkan rumah idaman, karena boros akan membuatmu semakin sulit menabung dan menyisihkan uang untuk biaya rumah. Ingat pribahasa hemat pangkal kaya, tapi jangan anggap itu akan menyulitkanmu dan membuatmu melewatkan masa muda dengan penuh kebosanan. Justru dengan berhemat dan tau fungsi uang secara maksimal, kamu bisa mendapatkan kesenangan sekaligus tujuanmu untuk masa depan.

Dengan berhemat langkah pun semakin ringan untuk mewujudkan impianmu tentang rumah idaman. Dahulukan kebutuhan primer atau pokokmu dan sehari-hari, setelahnya kamu bisa membagi uangmu untuk rumah impian dan keinginan tersiermu. Jika sifat boros terus kamu pelihara, maka kamu tidak akan pergi kemana-mana, karena keuangan yang tidak sehat di hidupmu.

 Rumah Impian Bisa Dimulai Dari Uang Recehan

4. Rumah Impian Bisa Dimulai Dari Uang Recehan

Kamu pasti sering mendengar orang tua mengatakan “kalau tidak ada uang 500 perak, enggak akan jadi satu juta”. Ternyata ungkapan itu bener loh,  bayangkan saja kalau kita menyepelekan recehan, bagaimana kita menghargai yang besar. Keuangan kita dimulai juga dari hal-hal yang receh, dari pendapatan yang sedikit, kemudian perlahan menjadi besar seiring usaha kita yang lebih besar juga.

Tapi jangan sampai kamu meremehkan recehan ya guys, uang recehan bisa kamu kumpulkan dan masukkan ke dalam tabungan. Dalam waktu beberapa bulan atau setahun uang recehan itu bisa menjadi uang yang memiliki nominal besar, dan membuatmu selangkah lebih dekat dengan rumah idaman yang telah kamu incar. Itung-itung tambah-tambah untuk biaya deposito rumah idaman.

5. Demi Rumah Idaman Batasi Kartu Kreditmu

Selain berhemat, menabung dan cara-cara lainnya seperti di atas, kamu juga jangan sampai melupakan penggunaan kartu kredit. Di zaman sekarang ini memang sudah tidak asing lagi dengan penggunaan kartu kredit, bahkan rumah idaman pun bisa kamu cicil jika memang memiliki kartu kredit dan persyaratan lainnya. Tapi jangan sampai hidupmu terjebak dengan namanya kredit ya. Karena jika kamu tidak bisa membatasi penggunaan dan tidak memanfaatkannya dengan baik, maka yang ada kamu akan dibuat pusing oleh tagihan-tagihannya, dan tempat tinggal idaman pun bisa lenyap seketika.

Mulai Berinvestasi Untuk Rumah Impian

6. Mulai Berinvestasi Untuk Rumah Idaman

Tidak hanya menunggu bola, tapi kamu perlu menjemput bola dengan menambah penghasilanmu. Caranya bagaimana? Memiliki penghasilan pasif atau passive income dengan melakukan investasi. Dengan menambah penghasilan, otomatis tabunganmu juga akan semakin banyak dan rumah idaman bisa kamu beli dalam waktu dekat. Selain itu, investasi juga bisa mendatangkan keuntungan di masa depan setelah rumah impian mu di dapat.

Pilih Tempat Tinggal Impian Sesuai Anggaran

7. Pilih Rumah Idaman Sesuai Anggaran

Sekarang ini banyak proyek rumah-rumah minimalis dengan harga yang terjangkau dan deposito kecil. Kamu yang sudah memiliki tabungan cukup, bisa memilih rumah idaman yang sesuai dengan kantongmu. Berpikirlah panjang, dimana rumah setiap tahun harganya akan mengalami kenaikan, dan kamu bisa membeli yang murah kemudian menjualnya tanpa harus merasakan rugi, dan mendapatkan rumah idaman yang lebih besar atau lebih mahal di kemudian hari.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *