in

Pastikan 9 Cara Penanggulangan Limbah B3 Ini Terlaksana Agar Keamanan Terjamin

3R (Reduce, Reuse, Recycle) - Cara penanggulangan limbah B3 untuk mengurangi volume yang dihasilkan

Mengapa cara penanggulangan limbah B3  sangat penting untuk diketahui? Salah satu limbah yang membahayakan adalah B3. Infeksius, radioaktif, patologis, obat-obatan, kimia dan bekas kemasannya, peralatan medis dengan kandungan logam tinggi, kontainer yang bertekanan merupakan jenis-jenisnya.

Limbah tersebut memiliki dampaknya sendiri dan harus segera ditangani dengan penanggulangan limbah B3.

Reduce akan dilakukan untuk mengurangi volume yang dihasilkan, seperti pengepresan limbah bekas. Reuse untuk memakai kembali untuk proses yang persis. Drum bekas grease bisa digunakan sebagai wadahnya. Lalu, recycle atau menggunakannya melalui proses tertentu. Misalnya, mencuci sarung tangan untuk digunakan kembali, penggunaan bekas filter untuk wadah atau pot tanaman.

Dipilah - Cara penanggulangan limbah B3 yang harus dilakukan secara cermat

1. Dipilah – Cara penanggulangan limbah B3 yang harus dilakukan secara cermat

Limbah dikenal dengan sisa-sisa dari sebuah barang atau sesuatu yang sudah tidak terpakai dan bisa menjadi bahaya untuk kawasan sekitar jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu cara penanggulangan limbah B3 yang bisa diterapkan adalah menolak material yang di dalamnya terkandung B3.

Jadwalnya harus dicek kembali agar meminimalisir bahan yang akan kadaluwarsa dalam perawatan. Misalnya, menyiapkan tempat untuk jenisnya dengan warna yang bervariasi. Warna kuning untuk infeksius atau warna biru untuk radioaktif.

Atau, bisa gunakan wadah yang berbeda ukuran dan bentuknya. Jangan sampai membuang atau menaruhnya di sembarang tempat. Wadah sudah dilapisi menggunakan plastik dan disesuaikan kembali dengan apa jenis limbah yang akan dimasukkan.

Ketika sudah hampir penuh, wadah untuk limbah-limbah tersebut harus segera diganti dan gunakan yang baru. Selain itu, wadah juga harus mudah dibersihkan. Meski sudah menjadi limbah, kebersihan harus tetap diutamakan agar ketika mengeluarkan sampah dari wadah, semuanya tetap bersih.

2. Simpan – Cara penanggulangan limbah B3 yang cukup efektif

Penanggulangan limbah B3 yang berikutnya adalah penyimpanan. Cara menanggulangi limbah B3 ini mirip dengan cara pemilihan. Intinya, perhatikan kembali logo atau labelnya, ketentuan, dan warnanya untuk membedakan satu jenis dengan jenis yang lainnya.

Biasanya, catatan disertai dengan peringatan bahwa benda itu berbahaya, lalu ada nomor penghasil, tanda pengemasan, jenis limbah, kode limbah, sifatnya, dan alamat penghasil. Lalu, tempat yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan sementara harus dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran.

Selain itu, penyimpanan juga harus memenuhi beberapa kriteria, seperti lantainya yang harus kedap air, saluran air diperiksa kembali karena nantinya akan digunakan untuk membuang air limbah dari cuci alat. Aksesnya harus mudah untuk petugas dan diperhatikan pembersihannya. Ventilasi serta pencahayaannya juga harus dalam keadaan baik.

Pengumpulan - Cara penanggulangan limbah B3 sebelum pengangkutan

3. Pengumpulan – Cara penanggulangan limbah B3 sebelum pengangkutan

Sebelum limbah-limbah akan diangkut untuk diolah, penanggulangan limbah B3 harus melewati tahap yang satu ini terlebih dahulu. Wadah harus khusus untuk limbah medis, apalagi diperuntukkan untuk makanan. Supaya berjalan dengan lancar, pengumpulan harus melewati rute atau jalur yang berbeda dengan pasien dan direncanakan sebaik mungkin.

4. Angkut Limbah – Cara penanggulangan limbah B3 yang membutuhkan kehati-hatian

Setelah dipilah atau disimpan untuk penanggulangan limbah B3, lakukan pengangkutan. Pengangkutan ini dilakukan dengan kendaraan bermotor sesuai ketentuan yang berlaku. Petugas yang melakukannya harus mengenakan alat pelindung diri untuk mengangkut limbah.

Alat untuk mengangkutnya pun harus benar-benar tertutup dan dilengkapi dengan label agar tahu bahwa yang dibawa adalah limbah medis. Simbol khusus pengangkut dan tanda juga harus diperhatikan.

Pengolahan - Cara penanggulangan limbah B3 yang harus dilakukan para profesional

5. Pengolahan – Cara penanggulangan limbah B3 yang harus dilakukan para profesional

Untuk pengolahannya juga harus diperhatikan. Tahap penanggulangan limbah B3 ini harus diwujudkan dengan teknologi thermal atau sebut saja panas. Bisa melalui microwave, iradiasi frekuensi radio, insenerator. Atau, bisa juga melakukan pengolahan dengan teknik non thermal.

Misalnya, ekapsulasi, inertisasi, disinfeksi kimiawi, atau dengan teknologi yang biologis. Dapat diwujudkan dengan baik, apabila pengolahan sesuai dengan karakteristik si limbah. Alat tanda bahaya, pintu darurat, gudang penyimpanan, alat untuk menghubungi bantuan, keterangan untuk koordinat lokasi juga harus ada ketika akan terjadi sesuatu yang berbahaya.

6. Penguburan – Cara penanggulangan limbah B3 sebagai opsi keamanan

Opsi yang satu ini bisa menjadi alternatif yang dapat dilakukan jika tidak tersedia lagi pengolah limbah medis. Namun, penguburan hanya dapat mengacu pada ketentuan yang berlaku untuk penanggulangan limbah B3. Kerja sama dengan pihak ketiga juga diperbolehkan asalkan mendapatkan izin.

Penimbunan - Menanggulangi limbah B3 sebagai pengendalian

7. Penimbunan – Cara penanggulangan limbah B3 sebagai pengendalian

Membicarakan cara yang satu ini, itu berarti limbah harus ditimbun dan berupa abu insinerator. Cara menanggulangi limbah B3 ini bisa dilakukan untuk fasilitas penimbunan saniter, yang terkendali, atau akhir bekas medis yang sudah mendapatkan izin. Untuk melakukan penimbunan, sangat penting kembali melihat ketentuan yang dituliskan atau diberitahu.

8. Pembatasan – Cara penanggulangan limbah B3 yang penting diketahui

Pembatasan atau tata kelola barang juga diharapkan dapat membantu penanggulangan limbah B3 dengan baik. Untuk mengatasi ini, penghasilnya sendiri yang akan mengambil jalan terbaik untuk kebaikan lingkungan dan kesehatan.

Langsung saja mengurangi limbah dari sumbernya, mengikuti atasan untuk kebijakan ketika melakukan pembelian. Tata kelola untuk barangnya juga harus diberitahukan.

3R (Reduce, Reuse, Recycle) - Cara penanggulangan limbah B3 untuk mengurangi volume yang dihasilkan

9. 3R (Reduce, Reuse, Recycle) – Cara penanggulangan limbah B3 untuk mengurangi volume yang dihasilkan

Reduce akan dilakukan untuk mengurangi volume yang dihasilkan, seperti pengepresan limbah bekas. Reuse untuk memakai kembali untuk proses yang persis. Drum bekas grease bisa digunakan sebagai wadahnya. Lalu, recycle atau menggunakannya melalui proses tertentu. Misalnya, mencuci sarung tangan untuk digunakan kembali, penggunaan bekas filter untuk wadah atau pot tanaman.

Baca juga:

Penanggulangan limbah ini dapat dilakukan sesuai prosedur agar tidak mencemari lingkungan. Be smart to treat waste and love your environtment.

What do you think?

Written by monroe

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0
Mulai Pengolahan - Cara membuat tape singkong kering step ketiga belas

Beginilah 13 Cara Membuat Tape Singkong Kering yang Benar

Tabur Bunga - Surprise ulang tahun untuk pimpinan ala ceremonial

13 Surprise Ulang Tahun untuk Pimpinan yang Berkesan