in

9 Info Gejala Penyakit Rabies Ditularkan Melalui Hewan Bertaring

Flu - Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang mengakibatkan gejala demam

Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan, khususnya anjing dan kelelawar, sehingga benar-benar harus diwaspadai, serta dikenali sejak dini. Karena jika dibiarkan berlarut terlalu lama, gejala-gejala tersebut dapat menimbulkan koma sampai kematian sejak seseorang tergigit hewan yang terinfeksi selama 30-90 hari.

Peringatan Hari Rabies Sedunia atau World Rabies Day ( WRD) yaitu sebuah kampanye global yang diselenggarakan tanggal 28 September tiap tahunnya. Peringatan Hari Rabies Sedunia dilakukan agar meningkatkan kesadaran masyarakat dengan pencegahan serta pengendalian penyakit rabies. Untuk lebih jelasnya, yuk simak beberapa info berikut.

Salah satu dari gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan ini adalah kondisi medis, dimana penderita bernapas terlalu cepat. Biasanya, mereka akan lebih banyak menghembuskan napas ketimbang menghelanya.

Flu - Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang mengakibatkan gejala demam

1. Flu – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang mengakibatkan gejala demam

Banyak orang yang sering menganggap flu dan batuk pilek biasa adalah sama. Walaupun gejalanya memang dapat terbilang cukup mirip, flu cukup berbeda, menimbulkan dampak yang lebih parah, dan menyerang secara mendadak.

Jika seorang penderita rabies terserang flu, sebaiknya langsung menjaga jarak dengan orang terdekat karena gejala ini dapat menular, terutama pada 3-4 hari pertama sejak penderita mengalaminya. Solusi yang dapat dilakukan adalah beristirahat dengan cukup dan makan-makanan yang bergizi.

2. Kecemasan – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang menimbulkan gangguan pada saraf

Gejala ini akan timbul saat ‘episode marah’ dan bertahan selama lima menit, tetapi biasanya akan sering muncul dan menyerang kembali. Kecemasan akan membuat penderitanya merasa khawatir terhadap banyak hal maupun kondisi.

Penderita dewasa cenderung akan lebih sering mengalami kecemasan. Ketika mengalaminya, umumnya mereka tidak akan bisa menjelaskan, mengapa kecemasan itu melanda atau mengapa kekhawatiran terus dirasakannya.

Linglung - Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang mengakibatkan bingung

3. Linglung – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang mengakibatkan bingung

Linglung adalah sebuah situasi ketika seseorang merasa bingung atau tidak tahu harus melakukan apa. Gejala ini dapat menyebabkan penderitanya menjadi tidak fokus dan menimbulkan kesalahan dalam mengerjakan sebuah kegiatan.

4. Berhalusinasi – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang mengganggu kesadaran seseorang

Penderita dengan gangguan halusinasi biasanya memiliki keyakinan kuat bahwa apa yang mereka rasakan adalah persepsi nyata dan benar-benar terjadi. Berhalusinasi membuat seseorang dapat menimbulkan masalah dan kerusakan dalam kehidupan sehari-hari.

Gangguan ini merupakan gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang benar-benar serius, sehingga harus ditangani langsung oleh tenaga medis. Selain itu, penderita sebaiknya tidak dibiarkan tinggal sendirian di rumah atau bepergian ke luar rumah.

Sakit Tenggorokan - Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang menimbulkan sakit di area leher dalam

5. Sakit Tenggorokan – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang menimbulkan sakit di area leher dalam

Ketika merasakan gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang satu ini, penderita akan merasa tidak nyaman atau kering pada tenggorokan. Sakit tenggorokan akan semakin memberat saat penderitanya makan dan minum.

Untuk mengatasinya, penderita tetap harus rajin mengkonsumsi air putih atau vitamin C. Jika ingin memakai obat herbal, perasan jeruk nipis atau air rebusan jahe dapat menjadi salah satu solusi.

6. Demam – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang menjadikan suhu tubuh menjadi sangat tinggi

Demam biasanya akan datang secara bersamaan ketika penderita mengalami gejala flu. Suhu tubuh akan meningkat, hingga mencapai lebih dari 38°C dan terjadi karena sistem imun tubuh yang berusaha melawan infeksi virus maupun bakteri sebagai penyebab penyakit.

Jika penderita mengalaminya, tentu rasanya tidak akan nyaman, sehingga harus diatasi sesegera mungkin. Caranya dengan beristirahat yang cukup, minum air putih secara teratur, dan mengkonsumsi obat paracetamol untuk meredakannya.

Muntah - Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang menyebabkan isi lambung keluar

7. Muntah – Gejala penyakit rabies ditularkan melalui hewan yang menyebabkan isi lambung keluar

Mulut akan mengeluarkan isi lambung secara paksa, sehingga penderitanya akan mengalami kontraksi pada lambung atau otot perut. Sebenarnya, banyak cara untuk mengatasi gejala yang satu ini.

Pertama, penderita dapat mengkonsumsi obat-obatan berupa antiemetik atau anti muntah, seperti domperidone untuk mengurangi frekuensi muntah. Makanan yang dikonsumsi sebaiknya memiliki tekstur lunak dan mudah untuk dicerna, seperti biskuit atau bubur.

Selanjutnya, porsi makan bisa dikurangi, tetapi tubuh harus tetap mendapatkan asupan baik meskipun sedikit demi sedikit. Hindari obat yang dapat menimbulkan sakit maag, seperti AINS atau antiinflamasi non steroid dan kortikosteroid.

Konsumsi sari jahe atau minuman manis untuk meredakan gejala penyakit rabies ditularkan oleh hewan yang satu ini. Hindari makanan pedas, minuman asam untuk sementara, serta jangan melakukan olahraga secara berlebihan.

8. Hiperventilasi – Gejala penyakit rabies ditularkan oleh hewan yang membuat seseorang tidak bisa bernapas dengan tenang

Salah satu dari gejala penyakit rabies ditularkan dengan hewan ini adalah kondisi medis, dimana penderita bernapas terlalu cepat. Biasanya, mereka akan lebih banyak menghembuskan napas ketimbang menghelanya.

Jika gejala ini sudah menyerang penderita, dampak yang akan terjadi selanjutnya adalah kelumpuhan. Cobalah untuk meredakan stress dengan melakukan serangkaian aktivitas ringan, seperti berjalan-jalan santai, menikmati pemandangan luar ruangan, atau berkomunikasi dengan kerabat terdekat.

Kejang Otot - Gejala penyakit rabies ditularkan via hewan yang bisa membuat saraf seseorang terada kaku

9. Kejang Otot – Gejala penyakit rabies ditularkan via hewan yang bisa membuat saraf seseorang terada kaku

Gejala penyakit rabies ditularkan oleh hewan dengan tipe paralitik ini sudah menyerang saraf dalam tubuh, yakni dapat menyebabkan otot merasakan kejang. Otot akan berkontraksi secara terus-menerus, sehingga sulit untuk dibawa rileks.

Cara mengobatinya dapat diawali dengan melakukan peregangan dan pijat otot sasdomik dengan perlahan. Atau, kompres dingin otot yang sakit atau terasa tegang.

Baca juga:

Itulah beberapa gejala penyakit rabies ditularkan oleh hewan yang dapat berlangsung secara bertahap. Untuk lebih baiknya, langsung konsultasikan gejala awal yang dirasakan ketika sudah melakukan kontak fisik dengan hewan yang terinfeksi. Do not come close to a wild animal and make sure that you stay away from this disease.

What do you think?

Written by monroe

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0
Keunikan Cara Hidup – Apa itu penjelasan tentang terumbu karang dari cara hidupnya?

11 Hal Tentang Apa yang Dimaksud dengan Terumbu Karang

As If It's Your Last - Urutan album Blackpink yang rilis tahun 2017

Keren! Inilah 7 Urutan Album Blackpink yang Ngehits