in

Inilah 12 Rekomendasi Buku Tentang Kesehatan Mental Terbaik

buku tentang kesehatan mental

Buku tentang kesehatan mental – Membaca buku bertemakan kesehatan mental merupakan aktivitas yang sangat baik untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan tentang kebatinan. Apalagi jika Anda sedang mengalami stres, gelisah dan cemas, buku tentang mental health ini bisa Anda jadikan pencerahan untuk menemukan solusi terbaik.

Lebih dari itu, membaca buku yang membahas tentang kesehatan jiwa secara langsung akan meningkatkan awareness Anda terhadap kesehatan jiwa itu sendiri. Anda juga akan mengetahui isu terkait mental health yang banyak dibicarakan saat ini.

Di bawah ini, kami akan menyuguhkan daftar rekomendasi buku kesehatan mental terbaik yang menarik untuk dibaca. Simak dengan saksama!

Seperti diketahui, kesehatan mental yang apik berkaitan dengan kesejahteraan and kebahagiaan diri dalam menjalani hidup. Tentu, mendapati rasa bahagia itu bukanlah sesuatu yang gampang. It needs lot of effort! Pada intinya, pembaca buku tentang kesehatan mental ini diajak untuk membenahi hidupnya agar bahagia selalu.

buku tentang kesehatan mental

Rekomendasi Buku Tentang Kesehatan Mental Terbaik

Ada dua belas buku bertemakan kesehatan mental terbaik yang menarik untuk dibaca. Di antaranya sebagai berikut:

I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki - Buku tentang kesehatan mental

1. I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki – Buku tentang kesehatan mental

Buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki dicetuskan oleh Baek Se Hee dari Korea Selatan. Buku ini menyuguhkan kisah nyata tentang perjalanan panjangnya saat menderita depresi jangka panjang atau distimia.

Nah, bagi Anda yang saat ini yang sering kali tidak merasakan kebahagiaan, selalu menganggap diri rendah dan tidak mampu, tidak mampu menghargai diri sendiri dan kerap mengkritik diri sendiri, buku besutan Baek Se Hee ini sangat cocok for you. Anda akan menemukan banyak pelajaran sekaligus mengajak open mind untuk mengatasi masalah yang berkaitan dengan kesehatan jiwa itu.

Untuk diketahui, I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki termasuk salah satu buku best seller di Korea Selatan. Buku ini tersedia dalam dua seri secara terpisah.

2. It Didn’t Start With You – Buku tentang kesehatan mental

It Didn’t Start With You ditulis oleh Mark Wolynn. Buku ini mengajak pembaca untuk menelusuri trauma yang diwariskan dari ibu hingga ke cucunya. Ya, salah satu cucu memang bisa mewarisi trauma dari neneknya tanpa ada yang menyadarinya.

Buku besutan Mark Wolynn ini menjelaskan bagaimana trauma itu terjadi dan muncul. Tentunya, buku ini juga membawa solusi atau cara mengatasi trauma tersebut.

Kim Ji Young, Born 1982  - Buku tentang kesehatan mental

3. Kim Ji Young, Born 1982 – Buku tentang kesehatan mental

Kim Ji Young juga termasuk buku bertemakan kesehatan mental yang best seller di Korea Selatan. Buku ini membahas kisah nyata tentang perjalanannya yang penuh dengan pergulatan hidup.

Dikisahkan Kim Ji Young mendapatkan banyak cobaan dalam hidupnya. Dia harus meninggalkan pekerjaannya and berprofesi sebagai pilihan untuk menjadi ibu rumah tangga.

Akibatnya, Ji Young kehilangan jati dirinya karena pilihan hidupnya itu. Dia terjebak dengan aktivitas sehari-hari yang itu-itu saja. Hingga akhirnya, dia memiliki depresi. Tentunya, buku ini juga menyajikan solusi cepat untuk mengatasi masalah yang dialami Ji Young tersebut.

4. The Happiness Project – Buku tentang kesehatan mental

The Happiness Project merupakan buku karya Gretchen Rubin. Buku ini berisikan cerita pengalaman perjalanan Rubin dalam mengejar dan mencintai kebahagiaan.

Seperti diketahui, kesehatan mental yang apik berkaitan dengan kesejahteraan and kebahagiaan diri dalam menjalani hidup. Tentu, mendapati rasa bahagia itu bukanlah sesuatu yang gampang. It needs lot of effort! Pada intinya, pembaca buku tentang kesehatan mental ini diajak untuk membenahi hidupnya agar bahagia selalu.

Insecurity is My Middle Name

5. Insecurity is My Middle Name – Buku tentang kesehatan mental

Kalau keempat rekomendasi buku bertemakan kesehatan mental di atas dikarang oleh penulis-penulis luar negeri, Insecurity is My Middle Name merupakan karya anak bangsa bernama Alvi Syahrin. Sebagaimana judulnya, buku ini sangat cocok untuk bacaan Anda yang sering mendapati perasaan insecure dengan dirinya sendiri.

Ya, Alvi Syahrin melalui buku besutannya ini menjelaskan berbagai hal tentang insecure. Tidak saja itu, dia juga membawa pencerahan kepada pembaca tentang cara mengubah perasaan insecure menjadi positive energy and positive mind.

6. Emotional First Aid – Buku tentang kesehatan mental

Rekomendasi buku tentang mental health berikutnya berjudul Emotional First Aid karya Guy Winch. Buku ini sangat apik karena membincangkan tentang pertolongan pertama terhadap luka emosional, yang mana tidak banyak orang membahasnya.

Kalau luka fisik seperti lecet akibat terjatuh, berdarah karena terkena pisau atau terbakar karena terkena api, sudah banyak orang yang mengetahui cara membantu-nya. Tapi bagaimana jika luka yang muncul berkaitan dengan emosional, seperti kehilangan sesuatu yang berharga, gagal melakukan sesuatu atau mengalami penolakan? Bagaimana cara membantu-nya?

Ketahuilah, kebanyakan orang memberikan saran klise sebagai pertolongan pertama luka emosional. Padahal, saran klise tidak dapat menyembuhkan luka emosional. Nah, melalui buku Emotional First Aid, Anda akan mengetahui pertolongan pertama seperti apa yang semestinya dilakukan untuk menyembuhkan luka emosional.

First We Make the Beast Beautiful - Buku tentang kesehatan mental

7. First We Make the Beast Beautiful – Buku tentang kesehatan mental

Adalah Sarah Wilson, penulis buku First We Make the Beast Beautiful. Buku ini tidak kalah bagus dari buku tentang mental health yang telah kami sebutkan di atas.

Sang penulis, melalui bukunya ini, menceritakan pengalamannya yang memiliki beragam jenis penyakit mental. Di antaranya: bipolar, eating disorder dan depresi.

Sarah berusaha mencari makna hidup yang berarti di tengah kondisi mentalnya yang buruk itu. Dia ingin menyadarkan pembaca agar terus berkegiatan produktif meski mengalami gangguan mental. Lebih dari itu, dia juga mengajak pembaca untuk tidak acuh tak acuh terhadap dunia kesehatan mental.

Reasons to Stay Alive

8. Reasons to Stay Alive – Buku tentang kesehatan mental

Reasons to Stay Alive juga termasuk buku bertemakan kesehatan mental yang patut Anda baca. Buku ini menyuguhkan kisah perjalanan hidupnya penulis, Matt Haig yang mengalami depresi dan panic attack.

Di usianya ke-24, Haig sempat melakukan percobaan suicide. Namun, pada akhirnya, dia berusaha bangkit dari keterpurukannya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

What’s So Wrong About Yourself - Buku tentang kesehatan mental

9. What’s So Wrong About Yourself – Buku tentang kesehatan mental

What’s So Wrong About Yourself ditulis oleh author Indonesia bernama Regis Machdy. Buku ini membeberkan banyak hal yang berkaitan dengan dunia depresi, yang mana pernah dialami oleh sang author.

Regis menyuguhkan penjelasan tentang depression world dari banyak sisi, seperti sisi budaya, masyarakat, internal hingga eksternal. Sebagai gong dari pembahasan buku ini, sang author menjelaskan makna penting di balik gangguan depresi. Pokoknya, this book can be your best friend!

10. Coping with Depression – Buku tentang kesehatan mental

Adalah J. Maurus dan Wendy Grant, pencetus buku Coping with Depression. Buku ini berisikan cerita proses melawan diri sendiri yang mengalami depresi.

Memang, proses coping with depression world tidak mudah. Namun, apabila Anda sering mengalami depresi, Anda akan tercerahkan setelah membaca buku satu ini.

11. Hidup Apa Adanya - Buku tentang kesehatan mental

11. Hidup Apa Adanya – Buku tentang kesehatan mental

Buku Hidup Apa Adanya baru-baru ini dilirik oleh banyak orang. Buku yang ditulis oleh Kim Suhyun ini menyajikan kisah tentang keresahan terhadap penilaian yang dilontarkan orang lain. Penilaian yang dimaksud berkaitan dengan pekerjaan, keuangan hingga penampilan.

Pada intinya, Suhyun mengajak pembaca tidak terngiang-ngiang dengan penilaian yang dilontarkan orang lain dan mencari-cari kesalahan diri sendiri. Sebab, hal itu justru membuat diri terpuruk.

12. The Body Keeps the Score – Buku tentang kesehatan mental

The Body Keeps the Score disajikan oleh ahli psikologi Dr. Van Der Kolk dengan menjelaskan apa itu trauma, bagaimana trauma itu terjadi dan apakah trauma memengaruhi kinerja otak. Buku ini ditulis berdasarkan riset selama tiga dekade lho.

Anda akan menemukan berbagai sudut pandang penulis tentang trauma melalui buku ini. Pokoknya, recommended banget deh untuk Anda.

Baca juga:

Nah itulah beberapa rekomendasi buku tentang kesehatan mental yang bisa Anda ketahui. Dari beberapa buku diatas, yang mana yang ingin segera Anda pelajari?

Written by monroe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumber Daya Tidak Pernah Habis - Sel surya menyerap energi dari  matahari di tahapan kesebelasSumber Daya Tidak Pernah Habis - Sel surya menyerap energi dari  matahari di tahapan kesebelasSumber Daya Tidak Pernah Habis - Sel surya menyerap energi dari  matahari di tahapan kesebelasSumber Daya Tidak Pernah Habis - Sel surya menyerap energi dari  matahari di tahapan kesebelasSumber Daya Tidak Pernah Habis - Sel surya menyerap energi dari  matahari di tahapan kesebelas

Sel Surya Menyerap Energi yang Berasal dari Matahari Melalui 11 Tahapan Ini

Probiotik - Zat gizi dari makanan yang berfungsi buat zat tenaga adalah kandungan untuk kinerja usus dan otak

Zat Gizi Makanan yang Berfungsi Sebagai Zat Tenaga Adalah Kandungan Penting dari Bahan Ini