in

Mari Ketahui 11 Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di Beberapa Tempat

Menempatkan Pada Tempat Bebas Polusi - Step Capung Menyimpan Telur Telurnya dalam air pada fase kesepuluh

Taukah Anda bagaimana step capung menyimpan telur telurnya di beberapa tempat? Yuk simak beberapa penjelasan berikut ini.

Untuk capung spesies ovipositor endofit ini menyimpan telurnya dan memasukkannya ke dalam jaringan tanaman. Step capung menyimpan telur telurnya di jaringan tanaman ini cukup unik. Capung menggunakan sebuah ovipositor yang dapat berkembang dengan baik.

Di Dalam Air - Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase pertama

1. Di Dalam Air – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase pertama

Capung merupakan hewan yang dijuluki serangga terbang ini, ternyata menyimpan telur telurnya di dalam air. Telur telur tersebut diletakkan pada tumbuhan air agar tidak hanyut ke dalam.

Saat menempatkan telurnya, capung betina akan sangat berhati-hati. Ia akan hinggap di tumbuhan air dan memasukkan sebagian ekornya ke dalamnya. Namun ada juga capung yang meletakkannya sembari terbang di atas air.

2. Menjaga Wilayahnya – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase kedua

Saat capung betina mulai menempatkan telurnya di dalam air, capung jantan akan beranggapan bahwa tempat tersebut merupakan wilayah mereka. Maka capung jantan akan menjaganya sangat berhati-hati. Wilayah tersebut biasanya memiliki garis batas tengah sepanjang 20-30 meter.

Air Asin - Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase ketiga

3. Air Asin – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase ketiga

Step capung menyimpan telur telurnya di beberapa tempat yang ketiga ialah pada air asin. Kebanyakan para capung bertelur pada air tawar, namun untuk jenis Erythrodiplax berenocoi ini dapat bertelur pada air asin. Telur telur capung tersebut dapat bertahan pada air yang memiliki kadar keasinan berlipat ganda.

4. Menyimpan di Dalam Jaringan Tanaman – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase keempat

Untuk capung spesies ovipositor endofit ini menyimpan telurnya dan memasukkannya ke dalam jaringan tanaman. Step capung menyimpan telur telurnya di jaringan tanaman ini cukup unik. Capung menggunakan sebuah ovipositor yang dapat berkembang dengan baik.

Menyimpan Telur Pada Permukaan Air - Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase kelima

5. Menyimpan Telur Pada Permukaan Air – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya di air pada fase kelima

Capung jenis ovipositor eksofitik ini menyimpan telurnya pada permukaan air. Pada step capung menyimpan telur telurnya di permukaan air ini, betina akan mengeluarkan telur dari sebuah pori-pori khusus yang berada pada bagian bawah perutnya. 

Namun beberapa spesies juga ada yang sebatas terbang rendah (setelah menetas). Namun ada juga sebagian yang mencelupkan perut (induk) ke dalam air. Telur telur yang jatuh secara berkala tersebut langsung menuju pada dasar air.

6. Menyimpan ke Dalam Tanaman Air atau Lumut – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya pada air pada fase keenam

Pada step capung menyimpan telur telurnya pada tanaman air ini, si induk betina akan membelah beberapa batang tanaman air tersebut dan meletakkan beberapa telurnya ke dalam batang tersebut.

Ada juga sebagian yang langsung menenggelamkan dirinya pada tanaman yang berada pada permukaan air bagian bawah.

Namun ada juga sebagian capung ketika cuaca hujan atau mendung, ia akan menggantungkan tubuh pada salah satu tumbuhan di sekitarnya, lalu menggetarkan sayapnya. Hal ini dilakukan untuk mengatur suhu tubuh pada diri capung.

Menyimpannya di Kedangkalan Danau atau Kolam - Step Capung Simpan Telur Telurnya di air pada fase ketujuh

7. Menyimpannya di Kedangkalan Danau atau Kolam – Step Capung Simpan Telur Telurnya di air pada fase ketujuh

Sebagian, induk betina juga menempatkan telur telurnya pada kedangkalan danau, hal ini dilakukan agar telur telur tersebut lebih aman baginya ketika berada di danau atau kolam yang kedalamannya sebatas dangkal.

Untuk capung betina spesies chinensis ini keterbatasan saat terbang, ia hanya terbang pada sekeliling sungai saja dan tidak akan masuk ke dalam hutan.

Hal ini membuktikan bahwa banyaknya spesies capung yang berbeda-beda yang akan menentukan habitatnya. Sayangnya para capung tidak dapat selalu membedakan mana permukaan kolam yang reflektif.

8. Meletakkan di Atas Daun yang Dekat dengan Udara – Step Capung Menyimpan Telurnya di air pada fase kedelapan

Induk capung sengaja menempatkan telur telurnya pada daun yang dekat dengan udara. Hal ini dikarenakan banyaknya jenis capung yang memiliki habitat berbeda-beda untuk lebih mempertahankan hidupnya dalam jangka waktu yang ditentukan.

9. Menempatkannya Pada Daun Dekat Air – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya pada air pada fase kesembilan

Ditempatkan pada daun yang dekat dengan air, karena hal itu dapat membuat para telur tersebut dapat berenang sediakala setelah tahap penetasan nanti.

Selain menyimpan pada tempat ini, beberapa spesies capung dapat menetas dan berganti kulit dengan cepat ketika berada di dalam tanah. Ia tetap harus masuk ke dalam air terlebih dahulu sebelum molting.

Menempatkan Pada Tempat Bebas Polusi - Step Capung Menyimpan Telur Telurnya dalam air pada fase kesepuluh

10. Menempatkan Pada Tempat Bebas Polusi – Step Capung Menyimpan Telur Telurnya dalam air pada fase kesepuluh

Mereka, para induk capung akan menempatkan telur telurnya pada tempat yang bebas polusi. Biasanya tempat yang belum tercemar oleh polusi, sering dihinggapi oleh para capung ini. Karena keadaan masih bersih. Saat para capung tidak mau lagi berhinggap pada area tersebut, bisa jadi dikatakan bahwa tempat tersebut telah tercemar polusi.

11. Meletakkan Pada Tempat yang Banyak Sinar Matahari  – Step Capung Menyimpan beberapa Telurnya pada air pada fase kesebelas

Ada juga sebagian jenis capung yang menempatkan telurnya pada tempat yang banyak terkena sinar matahari. Pada capung spesies chinensis ini memang lebih menyukai tempat yang terkena sorotan sinar matahari.

Mengapa demikian? karena dapat lebih mendukung kelangsungan proses produksinya. Capung jenis ini tidak bisa terbang kea lam bebas dengan ketinggian maksimal. Hanya bisa berada pada ketinggian mencapai 760-1200 m saja.

Baca juga :

Those are some ways dragonflies to store their eggs. Dan itulah step capung menyimpan telur telurnya pada beberapa tempat.

Written by monroe

Combro Oncom Pedas - Caranya bikin combro singkong yang dibuat dari cabai keriting

Lezat! Inilah 9 Cara Bikin Combro Singkong

Terbebas dari Macam Penyakit - Efek samping minum rebusan jahe dan sereh untuk menghangatkan tubuh

9 Efek Samping Minum Rebusan Jahe dan Sereh