Top List

Ketahui 7 Sifat Wanita Muslimah untuk Menjadi Pribadi Lebih Baik

Sifat wanita muslimah – Setiap orang tentu saja memiliki tanggung jawabnya masing – masing sesuai dengan peran yang dimilikinya. Seorang ibu kepada anaknya, anak kepada orangtua, suami kepada istri dan sebaliknya, juga perempuan dan laki – laki. Mengetahui peranan ini menjadi penting agar bisa memahami tanggung jawab yang dimiliki.

Seorang wanita muslimah juga memiliki tanggung jawab dan perannya sendiri. Untuk lebih bisa memahami tanggung jawab dan peranan ini, maka perlu bagi seorang wanita muslimah untuk mengetahui sifat – sifat apa saja yang melekat padanya. Lalu apa saja sifat yang dimiliki seorang wanita muslimah? Simak penjelasan berikut.

Sifat wanita muslimah

  1. Sifat Wanita Muslimah: Menutup Aurat

    Menutup aurat adalah salah satu kewajiban seorang muslimah. Karena itu, salah satu sifat utama wanita muslimah adalah menutup aurat sebagaimana perintah Allah dalam surat al-Ahzab ayat 59. Selain dalam surat al-Ahzab, pembahasan mengenai kewajiban menutup aurat ini juga terdapat dalam surat Annuur ayat 31.

    Dalam hal ini, yang dimaksud dengan menutup aurat adalah menutup seluruh tubuh kecuali bagian yang tidak dianggap sebagai aurat, yaitu bagian wajah dan telapak tangan. Karena itu, penggunaan jilbab adalah sesuatu yang wajib. Karena rambut juga merupakan bagian dari aurat yang harus ditutup.

    Namun, definisi jilbab ini sebenarnya cukup berbeda. Penyebutan jilbab di Indonesia mengacu kepada kain yang menutup kepala dan leher. Sedangkan secara bahasa aslinya, jilbab merupakan kain yang dipakai setelah menggunakan khimar. Dan yang dimaksud dengan penutup kepala ini adalah khimar.
  2. Sifat Wanita Muslimah : Berbusana Sesuai Dengan Syarat Pakaian Syar’i
    Berbusana Sesuai Dengan Syarat Pakaian Syar’i

    Pada dasarnya, pemakaian pakaian dalam islam memiliki kebebasan selama masih sesuai dengan syarat pakaian yang sesuai syariat. Syarat atau kriteria ini merupakan persyaratan yang diambil dari al-Qur’an dan sunnah.

    Syarat pertama adalah menggunakan pakaian yang menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Karena itu, kaki juga menjadi bagian yang harus ditutup. Baik dengan menggunakan pakaian yang menutupi kaki atau menambahkan penggunaan kaos kaki sebagai pakaian sehari – hari.

    Syarat yang kedua adalah tidak berlebih – lebihan dalam berpakaian atau tidak menjadikan pakaian tersebut sebagai bentuk tabarruj. Definisi tabarruj juga sering disebut sebagai berhias untuk menampakkan kecantikan diri. Apalagi jika hal tersebut sampai menimbulkan syahwat atau menggoda kaum pria.

    Syarat ketiga adalah longgar. Artinya, pakaian yang digunakan tidak sampai ketat dan menunjukkan lekuk tubuh pemakainya. Pakaian yang tipis juga termasuk dalam hal ini. Karena pakaian yang tipis juga dapat memberikan gambaran terhadap bentuk tubuh orang yang memakainya.

    Syarat keempat adalah tidak menggunakan wewangian atau parfum. Namun, dalam hal ini penggunaan wewangian yang dimaksud adalah jika memang disengaja untuk menarik perhatian. Jika penggunaan wewangian sekedar untuk menjaga kebersihan dan tidak sampai menyengat maka tidak mengapa.

    Syarat kelima adalah tidak menyerupai pakaian pria atau non muslim. Dalam salah satu hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud disebutkan bahwa apabila seseorang secara sengaja menggunakan sesuatu supaya menyerupai suatu kaum, maka orang itu termasuk dalam bagian kaum tersebut.
  3. Sifat Wanita Muslimah : Betah Tinggal di Rumah

    Salah satu sifat para wanita salaf yang shalihah adalah kegemarannya berada di rumah dan berusaha untuk menghindari laki – laki. Seorang syaikhul Islam, Ibnu Taimiyah, mengatakan bahwa tidak halal bagi seorang istri untuk keluar rumah kecuali dengan izin suaminya.

    Namun, hal ini bukan berarti seorang perempuan sama sekali tidak boleh tinggal di rumah. Meski salah satu sifat wanita muslimah adalah betah tinggal di rumah, tetapi kewajibannya untuk menuntut ilmu tetap harus dilaksanakan.

    Selain itu, jika dibutuhkan seorang wanita tetap bisa melakukan kegiatan di luar rumah selama kegiatan tersebut memiliki nilai manfaat. Khususnya bagi orang banyak. Tentu saja, diharapkan seorang suami juga dapat memahami hal ini dan mengizinkan istrinya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
  4. Sifat Wanita Muslimah : Memiliki Sifat Malu

    Memiliki Sifat Malu
    Seorang wanita memiliki sifat bawaan yang pemalu. Dalam salah satu hadits riwayat Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah bersabda bahwa sifat malu dapat mendatangkan kebaikan. Karena itu, sudah sewajarnya jika sifat ini ada di setiap wanita. Khususnya pada saat bergaul dengan pria.

    Salah satu contoh sifat malu yang dimiliki para pendahulu adalah kisah kakak adik yang ditemui Nabi Musa dalam pelariannya. Ketika sampai ke negeri Mad, Nabi Musa melihat kakak adik yang tampak mengambil jarak dari kerumunan laki – laki saat akan mengambil air untuk ternaknya. Rupanya, hal tersebut dilakukan karena mereka malu bercampur dengan kerumunan laki – laki.
  5. Sifat Wanita Muslimah : Taat dan Menyenangkan Hati Suami

    Salah satu sifat wanita muslimah yang menyenangkan adalah ketaatannya kepada suami, menyenangkan saat dipandang, dan tidak membangkang. Ketaatan ini juga yang menjadikan seorang wanita muslimah dijamin surga. Istri yang taat dan menyenangkan hati suami akan dijamin surga. Begitu pula sebaliknya.

    Akan tetapi, ketaatan kepada suami tetap harus dilandasi dengan ketaatan pada Allah dan Rasulnya. Artinya, ketaatan pada suami diwajibkan selama tidak bertentangan dengan perintah agama.
  6. Sifat Wanita Muslimah : Menjaga Kehormatan Anak dan Harta Suami

    Dalam tafsir Ath-Thobari terhadap surat Annisa ayat 34, disebutkan bahwa salah satu peran istri adalah menjaga diri saat tidak ada suami. Baik menjaga kemaluannya maupun harta suaminya. Termasuk menjaga hak Allah dan hak selain itu juga.
  7. Sifat Wanita Muslimah : Bersyukur dengan Pemberian Suami

    Seorang istri harus pandai berterima kasih atas apa yang diberikan oleh suami. Karena sudah menjadi kecenderungan perempuan untuk meniadakan kebaikan suaminya saat suaminya melakukan kesalahan. Oleh sebab itu, mampu bersyukur atas pemberian suami adalah suatu kemampuan yang perlu dilatih oleh seorang wanita muslimah.
Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *