Top List

7 Keuntungan Melakukan Nikah Siri Patut Kalian Tahu!

Keuntungan Nikah Siri – menjalin hubungan yang serius adalah dambaan untuk semua orang. Sayangnya, tidak semua orang mampu untuk melakukan pernikahan sebagaimana mestinya. Beberapa di antara mereka terbentur akan biaya. Kondisi ini kemudian menyebabkan mereka melangsungkan pernikahan secara siri.

Pernikahan siri sendiri adalah pernikahan yang dilakukan hanya dari segi agama. Maksudnya, pernikahan ini dilakukan sebagaimana rukun nikah berdasarkan agama, hanya saja, pernikahan ini tidak tercatat di Kantor Urusan Agama (KUA).

Di beberapa daerah, pernikahan sirih menjadi cara untuk melangsungkan pernikahan dengan kondisi keuangan yang minim.

Tentu. Pernikahan di KUA saja juga bisa menghemat biaya, hanya saja, ada pertimbangan lain yang dipikirkan oleh pelaku. Mungkin pertimbangan tersebut terkait dengan keuntungan atau sejenisnya.

Nah, terkait dengan keuntungan tersebut, di bawah ini adalah beberapa yang berhasil kami himpun. Penasaran? Yuk simak bahasan lengkapnya berikut ini.

keuntungan nikah siri

1. Sangat Menghemat Biaya – Keuntungan Nikah Siri

Sudah menjadi rahasia umum bila pernikahan seperti ini akan sangat menghemat biaya. Kalian tidak perlu mengeluarkan biaya berlebih bila melaksanakan pernikahan ini. Biaya yang dikeluarkan pun hanya berkutat pada amplop penghulu dan beberapa hidangan untuk saksi dan keluarga yang hadir.

Kalian juga bisa lebih menghemat  biaya dengan melakukan improvisasi. Bisa dengan memasak makanan sendiri, atau mengurangi keluarga yang hadir.

Namun demikian. Penghematan ini tetap dikembalikan pada pelaksana. Semakin kalian mengurangi tamu yang hadir, semakin kalian akan menghemat biaya. Dan semakin kalian mengundang banyak tamu dan sanak saudara, semakin biaya pernikahan kalian membengkak.

2. Proses Pernikahan yang Singkat – Keuntungan Nikah Siri

Pernikahan siri biasanya dilakukan dengan hanya ijab qabul saja. Tidak ada syukuran atau walimah yang meriah dan menyita waktu. Kalau pun ada, syukuran hanya dilakukan sebatas sanak saudara. Tidak ada undangan dalam jumlah besar, tidak ada tamu yang menyita waktu.

Dengan hanya ijab qabul saja, proses pernikahan akan berjalan dengan lebih cepat dan singkat. Kalian tidak harus melakukan perayaan yang menguras waktu dan tenaga.

Dengan keuntungan ini, kalian bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk pasangan. Selain itu, keuntungan ini juga memungkinkan kalian untuk bisa menikmati momen-momen awal pernikahan dengan lebih leluasa.

3. Tidak Dihadapkan Proses Registrasi yang Sulit – Keuntungan Nikah Siri

Jika kalian melakukan pernikahan reguler, kalian harus mendaftarkan pernikahan kalian di Kantor Urusan Agama. Dan seperti yang kalian tahu, proses birokrasi di Indonesia sulit, merepotkan dan menyita waktu juga tenaga.

Tapi itu tidak akan kalian rasakan kalau melakukan pernikahan siri. Sebab, seperti yang kalian tahu, pernikahan siri tidak melibatkan KUA. Ini hanya pernikahan yang melibatkan penghulu, mempelai dan keluarga sebagai saksi. Tidak lebih.

Dengan keuntungan seperti itu, proses pernikahan bisa dilakukan dengan lebih instan. Bukan instan dalam artian sebenarnya, tapi instan yang dimaksud di sini adalah proses yang lebih cepat dan tidak merepotkan, sebab proses yang dilakukan tidak melibatkan birokrasi yang rumit dan menyita waktu.

4. Tidak Diatur Hukum Negara – Keuntungan Nikah Siri

Pernikahan siri adalah pernikahan di luar hukum negara. Maksudnya, pernikahan ini tidak akan membuat kalian memenuhi persyaratan yang dibebankan untuk setiap calon pengantin. Pun dengan aturan pernikahan.

Sebagai contoh. Di aturan negara, ada batas minimum mempelai. Calon mempelai paling tidak berusaha lebih dari 17 tahun. Peraturan tersebut bisa kalian langgar bila melakukan pernikahan siri. Dengan demikian, kalian bisa melakukan pernikahan walau belum berusia 17 tahun.

5. Proses Talak yang Fleksibel – Keuntungan Nikah Siri

Proses Talak yang Fleksibel

Karena tidak diatur secara hukum negara, pernikahan siri juga tidak mengharuskan kalian melakukan proses perceraian sebagaimana aturan negara. Dengan kata lain, proses perceraian pernikahan ini lebih fleksibel, lebih pada bagaimana pihak suami menyampaikan perceraian hanya berdasarkan ucapan.

Namun demikian, keuntungan ini juga bisa jadi kekurangan. Pasalnya, dengan proses perceraian yang lebih fleksibel ini, seorang suami bisa dengan mudah menceraikan istri.

Hal ini dikarenakan status hukum dari pernikahan siri yang lebih, juga proses talak yang dinilai sangat fleksibel. Karena itu, beberapa orang tua zaman sekarang cenderung tidak mengizinkan pernikahan sirih untuk anak-anak mereka. Kalau pun bisa, pernikahan tersebut hanya akan dilakukan untuk pasangan belum cukup usia yang “kecolongan”, atau kedua pasangan belia yang benar-benar ingin menikah.

6. Tidak Ada Aturan Poligami – Keuntungan Nikah Siri

Keuntungan ini mungkin hanya diamini oleh para pria. Atau bahkan mereka juga tidak mengamini hal yang sama karena satu dan lain sebab.

Tapi di luar itu, pernikahan siri memang tidak mengikat. Kondisi ini memungkinkan pasangan bebas menikah untuk lebih dari satu kali. Kondisi ini memang sangat mungkin terjadi. Sebab pada praktiknya, pelaku pernikahan siri memang melakukan lebih dari satu kali pernikahan.

Mungkin akan sedikit kasar. Tapi pada praktiknya, pernikahan siri memang dilakukan untuk melakukan pernikahan “tersembunyi” dengan cara yang sah. Semacam perselingkuhan yang dinilai lebih baik dibanding tidak dengan pernikahan siri.

Itulah kenapa banyak pelaku pernikahan siri yang melakukan lebih dari satu kali pernikahan. Tapi ini bukan ukuran utama. Sebab pada praktiknya, ada saja pasangan sirih yang melakukan pernikahan hanya sekali.

7. Tidak Ada Aturan Hukum yang Mengikat – Keuntungan Nikah Siri

Tidak ada aturan yang mengikat  tentang pernikahan siri. Karena kondisi ini, pasangan yang telah bertalak tidak ada sangkut paut lagi antara satu dengan lainnya. Pun bila dalam pernikahan tersebut membuahkan anak.

Ya. Mungkin agak kasar. Tapi pada praktiknya, anak yang lahir dalam pernikahan siri dianggap tidak memiliki ayah. Akta yang dibuat untuk anak ini pun hanya akta dengan ibu sebagai orang tua tunggal, tidak ada ayah. Ini juga berkaitan dengan masalah warisan yang bisa muncul dikemudian hari. Anak dari pernikahan siri, secara hukum, bisa saja tidak memiliki hak atas warisan ayahnya.

Untuk beberapa orang jabaran di atas adalah suatu kekurangan dari pernikahan siri. Tapi, kami juga tidak bisa menutup mata, sebab banyak pula orang yang menganggap hal ini sebagai suatu keuntungan melakukan pernikahan siri.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *