Top List

Ini Loh 8 Keuntungan Kalau Kamu Jadi Software Developer

Keuntungan jadi software developer – dewasa ini perkembangan industri semakin hari semakin maju. Ini terbukti dengan banyak bidang usaha yang muncul. Bidang-bidang usaha ini pun tidak hanya konsen pada beberapa bidang saja. Lebih dari itu, sebarannya lebih menyeluruh.

Sebaran bidang usaha yang semakin menyeluruh pun menuntut manusia untuk lebih berkembang.

Sebagai operator atau pelaksana, manusialah yang akan menggerakan bidang usaha tersebut. Karenanya, manusia diarahkan untuk memiliki skill atau keterampilan tertentu. Dengan begitu, mereka bisa dengan optimal menjalankan peran dan profesinya dalam bekerja.

Nah, ngomongin soal bekerja, nih, tahu kah kalian kalau ada pekerjaan yang dinamakan software developer? Atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai pembuat perangkat lunak?

Yaps, software developer memang jadi pekerjaan yang masih baru dan masih jarang diminati.

Secara umum software developer adalah pekerjaan yang berkecimpung di dunia IT. Lebih khususnya pekerjaan ini mengarahkan kalian untuk membuat software berdasarkan keinginan client atau atasan.

Well, karena fokus di bidang IT, sumber dayanya pun harus lulusan IT. Lebih dari itu, mereka juga harus punya skill: khususnya kreativitas dan ngoding.

Yaps, software developer emang mirip dengan web developer: sama-sama ngoding. Tapi pembuatan software bisa jauh lebih ribet.

Nah, buat kalian yang tertarik dengan bidang ini, kami sudah siapkan beberapa keuntungan yang bisa kalian peroleh kalau mendalami dan/atau terjun ke bidang ini. Apa saja keuntungan yang dimaksud? Yuk simak bahasan lengkapnya berikut ini.

keuntungan jadi software developer

1. Jaminan kerja – Keuntungan jadi software developer

Ada beberapa bidang pekerjaan yang sekarang mulai tergerus. Jaga loket, penjaga pintu tol, operator produksi, belakangan sudah mulai hilang dan digantikan dengan sistem/robot.

Tapi bagaimana dengan software developer? Kami meyakini bahwa bidang ini tidak akan hilang dan tergerus oleh zaman.

Software developer adalah bidang pekerjaan yang fokus di bidang IT. Sedang IT sendiri adalah sesuatu yang akan terus berkembang dan tidak akan berhenti. So, kalau kalian terjun di bidang ini, kalian tidak perlu takut akan digantikan dengan robot atau sistem.

Dan lagi, belakangan banyak badan usaha yang membutuhkan tenaga software developer. Thats why, itulah alasan kenapa profesi ini belakangan dicari banget.

2. Gaji yang benefit – Keuntungan jadi software developer

To the point aja, deh. Soal gaji. Menurut kalian, orang yang fokus di bidang IT gajinya gede atau kecil? Yaps. Orang-orang yang bekerja di bidang ini punya gaji yang relatif besar.

Ok ok. Soal gaji memang relatif, tidak bisa disamaratakan antara satu perusahaan dengan perusahaan lain.

But, kalau kalian bandingkan dengan bidang lain: anggaplah kaya admin, operator atau bagian lain, menurut kami, software developer gajinya jauh lebih gede dari bidang-bidang tadi.

Dan itulah kenapa belakangan banyak banget kursus dan lembaga pendidikan non formal yang membuka materi di bidang ini. Kenapa? Karena banyak banget perusahaan yang butuh tenaga software developer, sedangkan SDM-nya masih relatif sedikit.

3. Jadi orang yang lebih kreatif – Keuntungan jadi software developer

Oke, oke. Ini bukan bidang yang berfokus pada seni dan estetika. Tapi, kalau kalian terjun ke bidang ini, kalian bakal jadi orang yang lebih kreatif, kritis dan pintar menganalisa. Khususnya yang berkaitan dengan pengalaman dan kenyamanan pengguna tentunya.

Yaps. Dalam prosesnya software developer akan membuat software yang menarik. Dan itu alasan kenapa software developer jadi lebih kreatif.

Sebelum proses pembuatan, mereka akan terlebih dulu menganalisa, membuat rancangan dan bikin grand design. Singkat cerita, dalam proses ini mereka akan berpikir. Dan tentu saja, pola ini bakal bikin mereka jadi orang yang lebih kreatif.

4. Dikatakan jenius – Keuntungan jadi software developer

Dari sekian banyak hal, koding adalah hal yang dianggap rumit di dunia ini. Malah, beberapa orang akan menghindari pekerjaan yang berkaitan dengan hal ini. Kenapa? Karena koding rumit: sesuatu yang sulit. Dan itu alasan kenapa orang yang menguasai koding adalah orang yang dianggap pintar dan jenius.

Ini, ini emang nggak spesifik berpengaruh ke pendapatan kalian. Tapi, ini sangat bagus buat membranding diri.

Dengan kalian dianggap jenis, kalian akan mendapatka posisi terbaik dalam tatanan sosial. Dan tentu saja, saat kalian punya tempat terbaik, kalian bisa mendapatkan previlege dari posisi tersebut.

5. Independen – Keuntungan jadi software developer

Sama dengan web developer, software developer pun memungkinkan kalian untuk bekerja secara independen.

Maksud kami, kalian bisa memilih untuk bekerja di bawah naungan perusahaan atau tidak. Sebab di luar naungan perusahaan pun, kalian bakal tetep bisa bekerja. Banyak lowongan yang menyediakan sistem freelance.

Dengan bekerja secara freelance, itu artinya kalian bisa bekerja secara independen: tidak terikat dengan aturan dan sistem perusahaan.

Untuk ukuran beberapa orang, pekerjaan seperti ini akan sangat menyenangkan. Sebab dengan begini, mereka bisa bekerja kapan pun mereka inginkan.

6. Circle yang memungkinkanmu berkembang – Keuntungan jadi software developer

Untuk kalian yang belum tahu. Saat kalian bekerja sebagai software developer, kalian akan punya circle yang baik. Maksud kami, kalian akan jadi seseorang yang tumbuh dan berkembang bersama circle tersebut.

Kami bisa bilang begitu karena pada kenyataannya, kelompok pekerja di bidang IT memang demikian.

Kalian akan punya partner kerja yang selalu penasaran dengan hasil kerja kalian: atau sebutlah karya kalian. Itu secara tidak langsung melecut semangat kalian untuk terus maju dan menciptakan sesuatu yang “wah” untuk mereka.

7. Orang yang akan selalu belajar – Keuntungan jadi software developer

Tiap orang tentu diharuskan untuk selalu belajar dan terus menjadi baik. Ini adalah sesuatu yang umum: sesuatu yang tentu saja tidak bisa dinafikkan.

Tapi untuk software developer, belajar adalah sesuatu yang diharuskan. Sesuatu yang diwajibkan.

Mereka yang membuat software akan dituntut untuk tahu banyak hal: khususnya perihal pengalaman pengguna, kebutuhan pengguna, kenyamanan pengguna dan banyak lagi. Pertanyaannya: bagaimana kalian tahu semuanya kalau kalian tidak belajar?

Ya, tentu saja kalian akan diberi data. Tapi, untuk membuat suatu produk: khususnya software, apakah data-data yang pasif tersebut bisa membantu? Tentu saja tidak. Oleh karena itu, para software developer dituntut untuk terus belajar dan mencari tahu banyak.

Ini juga terkait dengan perkembangan software dan kebutuhan software dari sudut pandang pengguna.

Secara umum profesi ini akan memberikan hal-hal yang demikian. Dan hal-hal ini jelas sangat bagus buntuk kehidupan kalian. Kurang lebihnya begitu bukan?

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *