in

11 Jenis-jenis Gunung Meletus yang Perlu Anda Ketahui

Merapi Tipe A - Jenis-jenis gunung meletus yang waktunya bisa sampai 7 tahun

Tahukah Anda jenis-jenis gunung meletus yang terjadi di dunia ini? Indonesia sebagai negara yang terletak di antara jalur Cincin Api. Tak dapat menghindar dari bencana alam. Khususnya Gunung Meletus. Saat terjadi letusan, tipe letusan yang terjadi dapat lebih dari satu jenis. Berikut ini ada beberapa jenis-jenis gunung meletus yang pernah terjadi di seluruh penjuru dunia.

Gunung api Pele yang berada di Amerika Tengah. Tepatnya di kota St. Pierre Caribian memiliki jenis letusan tersendiri. Letusan tipe ini amat ekstrim. Pertama sekali dikenal saat terjadi letusan tahun 1902. Letusan ini menewaskan 29.000 orang. Tipe gunung meletus ini diawali dengan penguapan Fumarole. Lalu jatuhan debu serta baru sulfur yang menyengat.

Merapi Tipe A - Jenis-jenis gunung meletus yang waktunya bisa sampai 7 tahun

1. Merapi Tipe A – Jenis-jenis gunung meletus yang waktunya bisa sampai 7 tahun

Gunung Merapi di Jawa Tengah rupanya mempunyai jenis letusan yang unik. Merapi juga memiliki karakter khusus dibandingkan dengan gunung api lainnya di seluruh dunia. Tipe letusan Merapi mulanya diawali adanya sumbatan kubah lava.

Sumbatan ini dihasilkan oleh erupsi efusif. Sementata awan panas dihasilkan lava pijar yang longsor maupun langsung dari pusat erupsi. Karakteristik khusus gunung meletus dari Merapi ialah: bersifat periodik. Selain itu juga memiliki siklus tertentu. Gunung api telah ini aktif dalam jangka waktu 2 hingga 3 tahun sebanyak 1 kali. Dapat berlangsung hingga 7 tahun. Kemudian istirahat 6 hingga 12 tahun.

Magma akan naik lewat pipa kepundan serta memecahkan kubah yang lama. Pada fase ini, mulai terdapat letusan kecil. Namun tak terlampau berbahaya. Menghasilkan awan panas bahkan Wedus gembel.

2. Merapi Tipe B – Jenis-jenis gunung meletus pada 12-14 km letusan

Fasai ini amat umum serta dimulai dengan naiknya magma lewat pipa kepundan. Lalu memecahkan penutup di atasnya disertai letusan-letusan kecil sekaligus keluarnya lava. Fase utama dapat menghancurkan beberapa bagian puncak gunung api. Dengan viskositas tinggi bahkan amat kental. Awan panas yang keluar dapat mencapai kurang lebih 12-14 km dari pusat letusan. Sehingga sangat berbahaya bagi manusia.

Merapi Tipe C - Jenis-jenis gunung meletus saat melepaskan gas

3. Merapi Tipe C – Jenis-jenis gunung meletus saat melepaskan gas

Letusan dimulai naiknya magma yang mengandung gas cukup tinggi. Letusan yang terjadi memecahkan penutup di atasnya. Lalu melepaskan gas yang terkandung. Tak terdapat aliran yang terbentuk. Umumnya erupsi berlangsung singkat. Namun gas yang dihasilkan sangat berbahaya. Sehingga jangan sampai mendekat dan menghirup udara terlalu dekat dengan titik erupsi.

4. Merapi Tipe D – Jenis-jenis gunung meletus yang sering disebut “wedhus gembel”

Merupakan tipe letusan yang paling berbahaya. Letusan ini tanpa aliran lava. Terdapat aliran lava. Puncak gunung api dihancurkan. Kaldera terbentuk serta banyak sekali awan panas atau dikenal dengan wedus gembel.

Tipe Letusan St. Vincent - Jenis-jenis gunung meletus dengan danau kawah  sebagai hasilnya

5. Tipe Letusan St. Vincent – Jenis-jenis gunung meletus dengan danau kawah sebagai hasilnya

Gunung Api St. Vincent yang berada di Hindia Barat memiliki ciri khas letusan. Di mana awan panas menyebar ke seluruh arah. Gunung api yang tergolong tipe letusan ini mempunyai danau kawah.

6. Tipe Letusan Preatoplinian – Jenis-jenis gunung meletus yang memberikan butiran halus

Tipe letusan Preatoplinian ini dicirikan letusan yang amat besar dari magma. Komposisinya riolit atau magma yang sifatnya asam. Hasil letusan gunung api jenis ini berwujud lapili dengan butiran halus. Struktur perlapisan kerap dijumpai di endapan piroklastik ini. Namun terpilah dengan buruk atau poorly sorted.

Tipe Pele - Jenis-jenis gunung meletus yang diawali dengan penguapan fumarole

7. Tipe Pele – Jenis-jenis gunung meletus yang diawali dengan penguapan fumarole

Gunung api Pele yang berada di Amerika Tengah. Tepatnya di kota St. Pierre Caribian memiliki jenis letusan tersendiri. Letusan tipe ini amat ekstrim. Pertama sekali dikenal saat terjadi letusan tahun 1902. Letusan ini menewaskan 29.000 orang. Tipe gunung meletus ini diawali dengan penguapan Fumarole. Lalu jatuhan debu serta baru sulfur yang menyengat.

8. Tipe Plini atau Perret – Jenis-jenis gunung meletus dan sebagian kerucutnya akan hancur

Pada tipe letusan ini, awan panasnya amat berbahaya sebab menuju ke arah tertentu. Pada letusan tipe ini, sebagian puncak kerucut gunung api hancur. Bahkan hampir sama dengan tipe gunung meletus Volcano. Bedanya, letusan tipe Plini atau Perret lebih dahsyat daripada dengan tipe Volcano.

Tipe Stromboli - Jenis-jenis gunung meletus yang waktunya sangat  cepat

9. Tipe Stromboli – Jenis-jenis gunung meletus yang waktunya sangat cepat

Tipe letusan ini dicirikan semburan lava pijar. Dengan selang waktu 2-10 detik. Letusannya berkekuatan sedang. Fragmen lava dilemparkan bersamaan dengan awan erupsi. Ciri khas lain dari letusan tipe ini merupakan awannya berwarna putih. Awan putih ini terbentuk karena sedikit memiliki kandungan debu.

10. Tipe Hawaii – Jenis-jenis gunung meletus yang terkenal dengan danau lava pijar

Ciri khas letusan gunung api tipe Hawaii adalah membentuk danau lava pijar. Terkadang pula muncrat menyerupai air mancur atau Lava Fountain. Pulau Hawai sendiri adalah kepulauan gunung api. Terbentuk dari dasar samudra. Pulau tersebut kian tumbuh seiring keluarnya lava dari gunung api di sana.

Tipe Kombinasi - Tipe letusan gunung

11. Tipe Kombinasi – Jenis-jenis gunung meletus sebagai bentuk gabungan beberapa letusan sekaligus

Gunung meletus tipe ini adalah gabungan dari beberapa tipe letusan. Misalnya saja gabungan tipe letusan Volcano-Stromboli maupin Volcano-Merapi. Di Indonesia, Gunung Api Semeru juga mengalami letusan tipe Volcano-Merapi. Tepatnya di tahun 1958-1968. Namun seusai letusan yang terjadi tersebut bahkan hingga sekarang, Gunung Api Semeru memiliki jenis letusan Volcano-Stromboli.

Baca juga:

Itu tadi 11 jenis-jenis gunung meletus yang ada di seluruh dunia. Karena di Indonesia terdapat banyak gunung api, beberapa tipe di atas pernah terjadi di Indonesia. Semoga dapat memberi wawasan untuk Anda. Stay save and go away if you knot the simptomps of erruption.

Written by monroe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enak dan Renyah, Ini 7 Cara Membuat Kacang Telur Manis Sederhana

Sweety Monday - Outfit ke kampus ala Korea dengan jaket denim

Mix and Match 7 Outfit ke Kampus Ala Korea Fashionable