Top List

Simak 5 Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil

Simak 5 Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil

Olahraga yang baik dilakukan oleh ibu hamil – Siapa sih wanita yang tidak ingin punya anak? Well, being pregnant is a moment that will never be forgotten. Karena dengan hamil seseorang akan punya banyak “petualangan” bersama si jabang bayi. Namun, adakalanya ibu hamil juga mengalami masalah kesehatan mulai dari alergi, hipertensi, hingga pegal-pegal yang tak tertahankan. Jadi, inilah 5 olahraga yang baik dilakukan oleh ibu hamil dan dapat dikerjakan dalam waktu luang sempit.

  1. Jalan Kaki – Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil ini Cukup Simple

    Yap, meskipun sangat sederhana, tetapi jalan kaki memang dapat memberikan efek relaksasi yang sangat besar. Bagi ibu hami yang bekerja 8 jam sehari, jalan kaki akan mengurangi kram kaki dan pembengkakan akibat kaki yang menggantung selama bekerja. Tentunya banyak orang yang sebenarnya malas atau lelah ketika harus jalan-jalan selepas kerja.Namun, ada solusi yang sangat menarik bagi para ibu hamil, yaitu jalan-jalan di mall. Karena ibu hamil tidak baik untuk menghirup udara malam akibat hanya punya waktu selepas kerja, maka mall adalah jawabannya. Bukan hanya membuat semangat jalan-jalan karena bisa window shopping, tetapi suasana yang menyenangkan juga bisa mengurangi penatnya pikiran bumil setelah bekerja.

    Jalan kaki di taman juga sangat dapat dilakukan ketika weekend. Karena ketika pagi hari di taman atau car free day akan banyak hal menarik untuk dilihat. Ibu hamil juga bisa sekalian berbelanja jajanan sehat, penambah energi, pakaian untuk calon buah hati, dan sebagainya.

    Bukan hanya itu, dengan jalan-jalan pagi maka udara yang terhirup akan lebih segar dan menyehatkan. Kandungan oksigen dalam udara yang bersih akan lebih mudah membantu pengiriman makanan dan nutrisi lainnya ke otak hingga ke janin.

  2. Yoga – Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil ini Baik untuk Melatih Pernapasan

    Simak 5 Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil

    Olahraga yang satu ini juga dapat membuat pikiran menjadi tenang terutama bagi ibu hamil yang usia kehamilannya hampir menuju ke HPL. Selain bisa membantu menenangkan, olahraga ini juga akan dapat melancarkan aliran darah sehingga mengurangi resiko gagal napas bagi ibu hamil yang melahirkan.

    Sebaiknya, ibu hamil mendatangi kelas yoga yang khusus melayani para wanita yang tengah berbadan dua. Mengapa demikian? Karena meskipun fokus utamanya adalah relaksasi otot dan konsentrasi, tetapi yoga biasa dan yang dilakukan khusus ibu hamil punya gerakan hingga fungsi berbeda.

  3. Senam – Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil yang Dapat Menguatkan Otot

    Senam yang dilakukan oleh ibu hamil tentu berbeda dengan senam pada umumnya. Bagi ibu hamil, senam yang baik tentu harus dapat memaksimalkan peregangan otot dan menguatkan napas. Napas sangat penting bagi ibu hamil terutama yang ingin melahirkan secara normal atau posisi bayi normal. Karena, dengan senam otot-otot kaki, tangan dan area sekitar jalan lahir akan dapat semakin kuat setelah berlatih.

    Sama halnya seperti yoga, senam juga sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk jenis khusus, yaitu senam hamil. Senam hamil sering diselenggarakan di car free day atau beberapa rumah sakit ibu dan anak. Banyak juga komunitas ibu hamil dan menyusui maupun LSM yang kerap memberikan sosialisasi serta program yang bertujuan untuk mengurangi resiko bayi lahir dengan kondisi kurang normal ini.

  4. Berenang – Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil guna Melancarkan Metabolisme Tubuh

     Simak 5 Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil

    Bagi ibu hamil yang sudah bisa berenang, olahraga ini akan dapat membantu memaksimalkan posisi bayi berada di jalan lahir. Apalagi di hari-hari terakhir masa kehamilan, pasti ibu hamil akan sering deg-degan akibat metabolisme yang berubah.Inilah fungsi utama dari berenang, yaitu melancarkan metabolisme. Karena jika tidak lancar maka ada banyak resiko yang mengintai ibu dan janin hingga menjadi bayi ketika dilahirkan nanti. Misalnya bagi ibu ada resiko gagal napas, detak jantung melemah dan gagal melakukan usaha untuk mengejan.

    Sementara itu, bagi bayi apabila metabolisme ibu hamil mengalami masalah maka bisa mengakibatkan kecacatan, penyakit bawaan, bayi kurang sehat, prematur hingga kematian. Oleh karena itu, sangat penting bagi orang di sekitar ibu hamil agar sering memantau kesehatan ibu dan janin setiap waktu. Karena bisa jadi kelainan muncul akibat tidak dicek dengan maksimal.

    Meskipun berenang memang sangat bermanfaat, namun jangan berenang di tempat sembarangan. Karena ibu hamil yang tidak boleh meminum banyak jenis obat tentu akan kesulitan jika mengalami masalah gangguan akibat virus maupun bakteri. Bukan hanya itu, tingkat imunitas ibu hamil yang banyak disalurkan pada si kecil juga membuat Anda mungkin menjadi semakin cepat lelah dan mudah terserang penyakit.

  5. Dansa – Olahraga Yang Baik Dilakukan Oleh Ibu Hamil ini Baik untuk Kedekatan Ibu dan Ayah

    Apakah dansa atau menari dapat dikatakan sebagai sebuah olahraga? Jawabannya adalah ya. Karena tarian yang melibatkan 2 orang ini dapat membantu mengeluarkan keringat dan tentunya menambah semangat bagi ibu hamil.

    Sangat disarankan untuk sering melakukan dansa sederhana dengan pasangan bagi ibu hamil  yang usia kandungannya memasuki bulan 7. Karena mulai bulan 7 dibutuhkan perhatian ekstra terhadap bagaimana bayi mengenali dan bergerak menuju jalan lahirnya. Dengan melakukan dansa, kedekatan antara ibu dan ayah juga akan semakin terjalin sehingga hormon kebahagiaan bisa muncul.

    Jenis musik yang dipilih ketika dansa akan lebih maksimal apabila dengan tempo mandayu Andante. Tidak terlalu pelan dan tidak terlalu cepat. Berhentilah berdansa jika terasa lelah dan pastikan untuk melakukan olahraga ini just for fun dan hindari memaksakan diri.

Baca juga:

Itulah tadi beberapa jenis olahraga yang dapat membuat ibu hamil lebih sehat tanpa harus berpayah dan bercapek-capek. Selain itu, dengan waktu yang terbatas seorang ibu hamil tetap bisa melakukan pekerjaan ini secara mudah. Tentunya hal ini juga sangat bisa membantu proses kelahiran mulai dari kesiapan psikis, metabolisme, tekanan darah, hingga kekuatan napas ibu hamil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *