Top List

7 Alasan Kenapa Posisi Bercinta itu Nggak Terlalu Dibutuhkan

Posisi bercinta – melakukan hubungan badan adalah kebutuhan. Dengan melakukan hubungan badan, tubuh kalian akan merasa lebih rileks, pikiran jadi tenang, stress jadi hilang, dan dengkul kalian pun jadi lemas. Itu kalau kalian mainnya nggak pakai jeda alias tablas. Juga karena kalian nggak rajin olahraga dan mengonsumsi obat kuat.

Ya, bercinta emang nggak enak kalau sebentar. Nanggung. Apa yang seharusnya terlampiaskan akan tertahan begitu saja. Ini jelas kurang baik untuk tubuh dan mental.

Bercinta sebaiknya dilakukan dengan durasi yang ideal, nggak terlalu lama, nggak juga terlalu sebentar. Ya, ideal lah, sesuai dengan kebutuhan kalian. Dengan durasi yang seperti ini, kalian akan lebih terpuaskan. Lebih dari itu, kalian juga akan memiliki pengalaman bercinta yang lebih dari biasa.

Benar. Saat kalian mencapai durasi maksimal, kalian memiliki kecenderungan mencapai klimaks. Atau yang kalau dalam cerita seks disebut orgasme.

Nah, berbicara mengenai seks dan orgasme, kalian mungkin bertanya; berpengaruhkah posisi bercinta untuk mencapai orgasme? Sebenarnya posisi bercinta itu nggak punya pengaruh banyak terhadap orgasme. Karena pada prakteknya, setiap orang bisa orgasme dengan posisi yang berbeda-beda, bukan dengan posisi tertentu.

Bahkan, bisa dibilang bahwa posisi ena ena juga nggak begitu penting. Untuk alasan ini, mari kita bahas dalam ulasan berikut.

posisi bercinta

1. Yang terpenting dalam bercinta adalah kenyamanan yang melakukan, bukan pada bagaimana posisi bercinta diberlakukan

Tentu, bercinta adalah proses yang sangat penting dan memiliki dampak yang luar biasa. Maka dari itu, dalam bercinta, seseorang diharuskan untuk memberi rasa nyaman terhadap pasangannya. Kenapa? Karena dengan kenyaman, bercinta akan menjadi kegiatan yang sangat berkesan. Bahkan pada taraf tertentu, bercinta bakal jadi kegiatan yang nggak terlupakan.

Memberikan kenyamanan pada pasangan bukanlah hal yang sulit dalam bercinta. Membiarkannya menikmati proses perkembang biakan, nggak memaksa, atau melakukan kekerasan di luar kesepakatan ada jalan untuk memberikan kenyamanan tersebut.

Tentu. Soal kenyamanan ini berbeda antara manusia. Satu orang mungkin suka perlakuan A, sedang sisanya suka B. Maka, untuk mencapai kenyamanan yang diinginkan pasangan, kalian diwajibkan untuk berkomunikasi. Tanyakan hal apa yang membuatnya nyaman saat berkembang biak a.k.a ena ena.

2. Posisi bercinta itu nggak penting, yang penting itu gimana kalian bisa membuat pasangan menikmati proses

Bercinta itu proses; proses pembuahan untuk kemudian menghasilkan bayi. So, kalau prosesnya saja kurang mengenakan, kurang bikin nyaman, maka hasilnya pun akan kurang maksimal. Bisa saja karena nggak nyaman, pasangan kalian lari dan memilih kabur. Ingat; bisa saja. Walau kemungkinan hal ini terjadi sangatlah kecil.

Maka dari itu, selain memastikan pasangan nyaman, kalian juga harus memastikan bahwa mereka menikmati setiap sentuhan yang kalian berikan.

Nah, sekali lagi. Kalian nggak bisa menggeneralisir seseorang berdasarkan kesukaan kalian. Kesukaan setiap orang berbeda-beda. Bisa jadi mantan kalian suka dengan perlakuan A, sedangkan pasangan kalian yang sekarang suka dengan perlakuan B. Untuk mengantisipasi hal ini, kalian diutamakan melakukan komunikasi.

3. Posisi bercinta itu nggak terlalu penting, pasangan kalian nggak akan peduli soal bagaimana dia berhubungan badan. Mereka cuma peduliin durasi dan capaian klimak

Sepakat nggak kalau wanita itu nggak begitu suka sama posisi ena ena? Karena pada dasarnya, mereka akan lebih mementingkan durasi ena ena dibandingkan posisi. Lagi pula, tujuan dari ena ena sendiri kan klimaks, bukan cecklist posisi. Kecuali kalau kalian ena ena buat direkam dan dijual. Posisi ena ena mungkin berpengaruh, sebab menambah fantasi seseorang. Tapi kalau praktik langsung sih, mending kalian perbaikin performa dan durasi dah. Serius.

Karena percuma posisi ena ena  kalian variatif kalau pas masuk udah nyembur. Nggak asik kali. Kalian  pikirkan pasangan kalian. Masa nyuruh semburannya buat masuk lagi. Kan nggak mungkin.

4. Posisi bercinta cuma buat nurutin fantasi doang. Praktiknya nggak begitu penting. Jauh lebih penting sentuhan pada G spot

Sudah disampaikan di atas; bahwa posisi ena ena itu nggak penting-penting banget. Penting kalau kalian mau bikin video dan disebarin kaya yang dulu viral. Posisi bercinta yang variatif bakal bikin video kalian terkenal. Kalau kondisinya seperti ini, posisi ena ena menduduki tempat yang penting. Tapi kalau dalam praktik perkembang biakan, serius, mending kalian eksplore durasi daripada eksplor gaya.

Kecuali kalau kalian punya pasangan yang suka eksplor gaya. Ini lain lagi. Kalau punya pasangan yang demikian, kalian bisa ikuti ritmenya dia. Tapi dengan catatan. Kalian juga harus menjaga performa dan durasi.

5. Mau posisi bercinta kaya apa juga tujuan utamanya saling nyembur juga

Kalian boleh deh bangga bisa lakuin gaya ini gaya itu. Tapi coba dipikir lagi; apa sih tujuan utama dari bercinta? Saling nyembur kan? Makanya. Nggak usah deh mikirin posisi ena ena. Mending pikirin gimana biar semburan kalian kuat. Kalau perlu semburannya biar bisa niruin pompa air.

6. Posisi bercinta yang aneh aneh nggak bakalan kepake, kecuali kalau kalian punya waktu banyak, ruang yang nggak terbatas, dan ngelakuinnya nggak mikirin orang lain

Kalian bisa aja ngelakuin gaya women on top, berdiri, gaya punggung, gaya kupu-kupu, gaya batu, atau gaya emak-emak diuber depkolektor. Kalian bisa lakuin itu. Tapi pertanyaannya kemudian adalah; apa kalian bisa lakuin itu setiap waktu? Apa ngelakuin itu nggak butuh tenaga dan waktu? Kalau ena ena kalian masih terbatas ruang dan waktu, mending fokus ke tujuannya aja deh. Nyembur bareng. Nggak usah yang aneh aneh dulu.

7. Posisi bercinta nggak akan penting kalau kalian cuma bisa solo playing

Udah deh. Nggak usah bahas women on top, doggy, 69 atau yang lainnya. Percuma bahas gaya-gaya itu kalau kalian yang baca aja masih jomblo, masih belum punya pasangan. Tahu posisi itu mau ngapain? Mau dijadiin fantasi? Terus kalian lakuinnya sama siapa? Sama guling? Kucing? Atau sama rumput yang bergoyang.

So, stop mengatakan posisi bercinta itu penting. Ketimbang kalian bahas posisi ena ena, mending kalian mikir gimana caranya dapet pasangan yang mau dijadiin istri.

Baca juga  :

Nah. Itulah tadi beberapa alasan kenapa posisi bercinta itu nggak penting-penting amat. Kalian bisa aja pilih posisi kaya apapun. Tapi apakah percuma kalau kalian cuma jadiin posisi ena ena sebagai bahan fantasi dan bacol?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *