Top List

Aplikasi Keluarga Sehat: Upaya Peningkatan Layanan Kesehatan di Era Digital

Aplikasi Keluarga Sehat – Kesadaran mengenai pentingnya keluarga yang sehat tampaknya semakin marak. Apalagi, hal ini juga didukung oleh semakin banyaknya orang tua yang melek teknologi. Untuk mengimbangi kemajuan teknologi, saat ini pemerintah telah memiliki Aplikasi Keluarga Sehat.

Aplikasi ini memang sengaja dibuat sebagai salah satu bentuk upaya pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatannya.
Aplikasi Keluarga Sehat

Apa Itu Aplikasi Keluarga Sehat?

Aplikasi ini sebelumnya disebut sebagai aplikasi Prokesga. Akan tetapi, nama Prokesga dirasa terlalu sulit diingat. Sehingga nama Aplikasi ini dipilih karena dianggap lebih sederhana dan mudah diingat.

Melalui aplikasi ini, Anda bisa mendapatkan berbagai kemudahan. Khususnya dari segi kesehatan. Ada banyak hal yang bisa dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi ini. Karena sejak peluncurannya, aplikasi ini memang direncanakan untuk bisa mendukung program Indonesia Sehat yang sudah berjalan lebih dulu.

Platform Akses Aplikasi Keluarga Sehat
Aplikasi Keluarga Sehat

Saat ini, aplikasi keluarga sehat sudah bisa diakses melalui dua platform yang berbeda. Yaitu website dan aplikasi. Pengembangan ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat untuk mengakses aplikasi ini. Aplikasi ini juga telah bisa Anda unduh secara gratis.

  1. Website Aplikasi Keluarga Sehat

    Anda bisa mengakses aplikasi ini melalui website dengan mengunjungi keluargasehat.kemkes.go.id. Di sini, Anda akan melihat tiga jenis modul utama. Yaitu administrator, dashboard, dan kuesioner.Administrator : Modul administrator memungkinkan Anda melakukan pengaturan menu pada akun yang Anda punya. Jadi, Anda bisa mengatur informasi pengguna melalui modul administrator ini.Dashboard : Modul dashboard merupakan tempat dimana Anda bisa melihat output informasi total keluarga yang telah melakukan pendataan berdasarkan cakupan wilayahnya. Di sini, Anda juga bisa melihat output informasi agregat perhitungan data lapangan.Kuesioner : Yang terakhir adalah modul kuesioner. Di sini, Anda bisa menginput data informasi ke database aplikasi ini secara online. Dengan adanya modul ini, maka proses entry data bisa menjadi lebih mudah dan praktis.
  2. Android Aplikasi Keluarga Sehat

    Selain website, Anda juga bisa mengakses aplikasi ini melalui Android. Aplikasi versi Android ini cenderung lebih simple dan mudah diakses. Namun, secara fungsi, aplikasi ini dari platform Android memiliki modul yang lebih sedikit. Yaitu hanya Dashboard dan Kuesioner.Dashboard : Modul dashboard dibuat cukup mirip dengan platform website. Hanya saja, versi Android ini memiliki peran yang lebih lengkap. Anda bisa melihat output informasi jumlah keluarga terdata berdasarkan wilayah, Indeks Keluarga Sehat wilayah, dan status pendataan.Status pendataan aplikasi versi Android ini memiliki interface yang lebih mudah. Khususnya dalam ulasan mengenai status pendataan Indeks Keluarga Sehat. Indeks Keluarga Sehat ini sendiri merupakan status pendataan yang telah dilakukan oleh enumerator puskesmas secara berjenjang.Kuesioner : Modul kuesioner pada aplikasi versi Android juga dibuat dengan lebih mudah. Anda bisa mengisi data lapangan langsung ke database aplikasi. Selain itu, data lapangan ini juga bisa diinput secara offline. Sehingga cenderung lebih mudah dalam berbagai kondisi.
Aplikasi keluarga sehat

Cara Penggunaan Aplikasi Keluarga Sehat

Penggunaan Aplikasi ini bisa Anda lakukan dengan melakukan beberapa tahapan terlebih dahulu. Beberapa tahapan yang perlu Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Pengelola Aplikasi

    Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, Anda perlu mengajukan proses inventaris daftar puskesmas yang fokus pada pencatatan keluarga sehat lebih dulu. Pengajuan ini dikirimkan untuk Dinas Kesehatan Kota atau kabupaten.Anda perlu membuat pengajuan nama untuk Supervisor, Admin Puskesmas, dan Kepala Puskesmas. Selain itu, Anda juga bisa mengajukan hingga sepuluh orang surveyor untuk hal ini. Kecuali ada beberapa kebutuhan tertentu, Anda bisa mengajukan surat permohonan penambahan surveyor dengan menyampaikan alasannya.
  2. Pengiriman Surat Permohonan

    Selanjutnya, jika surat permohonan sudah selesai dibuat, kirimkan surat permohonan yang Anda buat ke Dinas Kesehatan. Jangan lupa untuk mencantumkan beberapa informasi penting dalam surat ajuan Anda. Mulai dari kode puskesmas, nama dan NIK calon pengelola aplikasi, jabatan, nomor telepon, dan alamat email.Data kelengkapan tersebut bisa Anda kirim langsung ke alamat Kementrian Kesehatan atau disampaikan melalui email di keluargasehat@kemkes.go.id. Jangan lupa untuk menyertakan tembusan untuk Dinas Kesehatan provinsi sebagai laporan.Dalam beberapa waktu, data Anda akan melalui proses verifikasi. Jika Anda lolos verifikasi, maka bagian Pusat Data dan Informasi akan membuatkan akun Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kota atau Kabupaten, dan administrasi puskesmas. Biasanya, dalam akun tersebut Anda juga akan menemukan panduan lengkap untuk mengaktifkan akun Anda.
  3. Pengiriman Akun Kepada Pemohon

    Selanjutnya, pihak Dinas Kesehatan Kota atau Kabupaten akan mengirimkan akun kepada Anda sebagai pemohon. Ada 3 akun yang nantinya akan Anda dapatkan. Yaitu akun Dinas Kesehatan Provinsi, akun Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota, dan akun Administrator Puskesmas.Setelah mendapatkan akun tersebut, maka proses untuk menjadi pengelola Aplikasi ini sudah bisa Anda lakukan. Anda juga sudah bisa mulai mengisi data keluarga sehat melalui akun tersebut.

Mengunduh Aplikasi Keluarga Sehat

Terakhir, agar bisa dijalankan dengan baik, Anda perlu mengunduh aplikasi ini. Dengan menggunakan aplikasi ini Sehat versi Android, maka akan lebih mudah juga bagi Anda untuk menggunakan aplikasi ini sesuai dengan kebutuhan Anda.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *