Top List

7 Jenis Tumbuhan Paku yang Bermanfaat di Kehidupan Sehari – Hari

Jenis tumbuhan paku – Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan tumbuhan paku atau tanaman pakis. Tumbuhan jenis ini memang cenderung mudah ditemukan di mana saja dan tak jarang menempel pada tumbuhan lain. Karena itu, tumbuhan paku sering dianggap sebagai tumbuhan yang mengganggu.

Biasanya, tumbuhan paku akan lebih mudah ditemukan di daerah yang berada pada dataran tinggi dan lembab. Tumbuhan ini memang tergolong sebagai tumbuhan parasit yang menempel pada tumbuhan lain. Namun, meski tergolong sebagai parasit, jika dimanfaatkan dengan baik maka tumbuhan ini juga memiliki berbagai fungsi dan manfaat yang menarik.

Secara umum, tumbuhan paku atau tanaman pakis memiliki daun yang menggulung saat masih muda. Sedangkan untuk ukurannya, tumbuhan ini memiliki ukuran yang berbeda – beda tergantung jenis tanamannya. Lalu, apa saja jenis tumbuhan paku dan kegunaannya dalam kehidupan sehari – hari?

Jenis tumbuhan paku

1. Jenis Tumbuhan Paku Telanjang (Psilophyta)

Tumbuhan paku telanjang memiliki ciri khas berupa cabang – cabang yang berbentuk seperti garpu. Sporangium tumbuhan paku telanjang juga mudah terlihat karena berada pada setiap ujung tanaman. Dengan bentuk seperti ini, tumbuhan paku jenis ini biasa digunakan sebagai dekorasi. Anda bisa menggunakan tanaman pakis jenis ini sebagai dekorasi interior ruangan Anda. Dengan adanya tanaman pakis ini, ruangan akan menjadi terlihat lebih segar dan indah.

Meskipun beberapa jenis tumbuhan paku telanjang memiliki warna hijau, namun buka berarti mereka memiliki klorofil. Tumbuhan paku telanjang mendapatkan makanannya melalui simbiosis dengan jamur. Karena itu, tumbuhan jenis ini tidak memiliki klorofil.

Ada dua jenis tumbuhan paku telanjang yang umum digunakan dalam dekorasi. Yaitu jenis Rhynia major dan Psilotum. Anda bisa membandingkan dua jenis tumbuhan paku ini dan memilih salah satunya untuk menghiasi interior ruangan Anda.

2. Jenis Tumbuhan Paku Pedang (Nephrolepis cordifolia)

Jenis Tumbuhan Paku Pedang

Tanaman paku pedang memiliki batang yang bercabang dan berkayu. Selain itu, pada bagian daunnya terlihat adanya urat – urat daun. Namun, beberapa tanaman paku pedang tidak terdapat daun. Tanaman paku pedang termasuk salah satu jenis tumbuhan paku yang paling banyak dimanfaatkan dalam kehidupan sehari – hari.

Kalau Anda datang ke desa, Anda mungkin akan menemukan sajian dengan menggunakan tumbuhan paku pedang sebagai lauk. Tanaman ini memang diketahui dapat dikonsumsi sebagai sayur – sayuran. Selain itu, tumbuhan paku pedang juga bisa digunakan sebagai bahan bangunan di beberapa daerah tropis.

Kadang kala, orang – orang juga memanfaatkan tanaman paku pedang sebagai obat. Misalnya untuk membantu mengobati kanker perut atau sebagai bahan pembuat obat cacing. Apakah Anda pernah mencoba tumbuhan paku pedang sebelumnya?

3. Jenis Tumbuhan Paku Suplir

Suplir adalah salah satu tanaman pakis yang banyak digunakan sebagai dekorasi. Bentuknya yang hampir menyerupai trapesium dengan warna hijau yang cerah memang selalu berhasil membuat ruangan menjadi terlihat cerah dan segar.

Biasanya, suplir digunakan untuk menghiasi pekarangan rumah. Anda bisa menanamnya di dalam pot ataupun langsung di tanah. Hanya saja, suplir lebih menyukai tempat yang teduh. Karena itu, pastikan Anda meletakkan suplir di bagian pekarangan yang tidak terkena sinar matahari langsung.

4. Jenis Tumbuhan Paku Semanggi Air (Marsilea crenata)

Tanaman Semanggi Air

Tanman semanggi air termasuk tanaman pakis lain yang bisa dimanfaatkan sebagai obat – obatan. Tanaman ini memiliki bentuk seperti semanggi dan bisa dengan mudah Anda temukan di daerah yang berair seperti kolam atau danau.

Salah satu ciri umum dari semanggi air adalah memiliki batang yang mudah dipatahkan. Tanaman ini bisa digunakan sebagai obat herbal. Selain itu, daun dan sporokarp semanggi air juga bisa dikonsumsi. Semanggi air juga termasuk sebagai tanaman bioremediasi yang dapat menyerap logam berat.

5. Jenis Tumbuhan Paku Sarang Burung (Aspleniu nidus L.)

Tanaman paku sarang burung memiliki bentuk daun yang unik. Tanaman ini memiliki bagian ujung daun yang meruncing dengan tepi daun yang berombang. Penggunaan tanaman paku sarang burung biasanya untuk herbal atau pengobatan. Seperti obat untuk luka memar dan juga untuk obat bengkak.

6. Jenis Tumbuhan Paku Bambu Air (Equisetum hyemale)

Tanaman Bambu Air

Sesuai dengan namanya, tanaman paku bambu air merupakan tanaman yang menyukai tempat – tempat basah untuk tumbuh. Misalnya kolam dangkal, rawa, atau pinggiran sungai. Ukuran paku bambu air juga cukup beragam. Anda bisa menemukan ukuran dari mulai 25 hingga 100 cm.

Penggunaan paku bambu air biasa digunakan sebagai tanaman hias. Anda bisa menyimpannya di pinggir kolam atau di taman kecil di rumah Anda. Jangan lupa untuk menyimpannya di dalam pot basah agar bambu air bisa tumbuh dengan baik.

Selain bisa dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bambu air juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan obat – obatan. Tertarik untuk memiliki tanaman ini?

7. Jenis Tumbuhan Paku Tanduk Rusa (Paltycerium bifurcatum)

Paku Tanduk rusa memiliki bentuk yang bercabang, mirip dengan tanduk rusa berwarna hijau. Biasanya, paku tanduk rusa digunakan sebagai tanaman hias dan digantung di bagian teras atau halaman rumah.

Meski sering ditemui sebagai hiasan rumah, tidak banyak orang yang tahu bahwa paku tanduk rusa juga bisa dimanfaatkan sebagai obat. Tanaman paku satu ini bisa digunakan untuk berbagai macam pengobatan. Seperti penyakit gondok, obat bisul, membantu menyuburkan kandungan, dan juga sebagai pereda nyeri datang bulan pada perempuan.

Baca juga :

Nah, itulah 7 jenis tumbuhan paku yang bisa Anda manfaatkan dalam kehidupan sehari – hari. Selain jenis – jenis yang sudah disebutkan, masih ada banyak jenis tumbuhan paku lain yang bisa Anda manfaatkan. Apakah Anda memiliki salah satunya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *