Top List

7 Tips Memilih Alat Kontrasepsi yang Tepat

Alat kontrasepsi – perkembangan zaman agaknya sedang bergerak ke arah yang lebih masif. Nggak hanya teknologi, paham akan kebebasan berpendapat dan berperilaku nampaknya sedang mendapatkan panggungnya. Nggak terkecuali dengan kebebasan untuk melakukan hal yang paling privat, yakni, memilih tameng pencegah kehamilan, a.k.a kontrasepsi.

Lah, apa hubungannya kontrasepsi dengan perkembangan zaman? Pada dasarnya sih nggak terlalu ada. Cuman gue masukin aja. Karena toh, semakin kesini perangkat kontrasepsi nggak hanya digunakan oleh suami istri, tapi juga belia ada yang ada di negeri ini.

Ok, balik lagi mengenai kontrasepsi. Sebenarnya, kontrasepsi itu penting nggak sih? Jawabannya; penting nggak penting.

Ya. Kalau kalian pengen beranak pinak dan punya harta yang nggak habis tujuh turunan, silakan untuk nggak pakai kontrasepsi. Tapi kalau kalian nggak mau punya anak karena ogah berbagi ranjang dengan mereka, ada baiknya kalian pakai kontrasepsi.

Tapi sebelum kalian menggunakan kontrasepsi, kalian harus ingat; nggak semua alat kontrasepsi cocok di badan seseorang. Bisa jadi ada efek samping yang timbul kalau pemakainya kurang menerima benda ini.

Loh, emangnya ada? Ada, banyak malah. Maka dari itu. Sebelum kalian makainya, ada baiknya kalian perhatikan dulu beberapa cara memilih kontrasepsi yang baik. Cara-cara tersebut bisa kalian simak pada uraian di bawah ini.

alat kontrasepsi

1. Pastikan kalian sudah siap menerima baik dan buruknya alat kontrasepsi yang dipasangkan di tubuh

Sudah bukan rahasia lagi kalau beberapa alat memberikan efek samping bagi penggunanya. Walau begitu, ada juga yang nggak memberi efek samping karena pemakaiannya sementara. Sebagai contohnya, kondom. Alat ini nggak memberi dampak negatif bagi pengguna. Namun demikian, kalau pengguna nggak melepasnya selama 1 hari penuh, bisa jadi burung pengguna akan mengalami iritasi atau gejala sejenis. Ini jelas nggak baik. Lagian, siapa juga yang nggak melepas kondom selama 1 hari penuh?

Selain kondom, ada juga beberapa alat kontrasepsi lain seperti pil KB, IUD, implan dan sejenisnya. Semuanya memiliki nilai positif dan negatif.

2. Sebelum menggunakan alat kontrasepsi, pastikan kalian tahu dulu nama dan kegunaan dari alat tersebut

Sebelum menggunakan alatnya, pastikan kalian mengetahui nama dan fungsi dari alat tersebut. Kenapa? Karena  jika kalian tidak mengetahuinya, besar kemungkinan kalian juga nggak akan tahu mengenai nilai positif dan negatif dari alat tersebut. Ini adalah hal yang kurang baik, mengingat kurangnya pengetahuan akan menimbulkan resiko penanganan efek samping yang lambat di kemudian hari.

Oleh karena  hal tersebut, penting kiranya agar kita tahu dan paham mengenai alat apa yang kita gunakan nantinya. Syukur-syukur kita paham mengenai fungsi dan peruntukannya. Biar nggak salah, ada baiknya juga kalian menghubungi dokter.

Ya. Konsultasi dengan dokter adalah kunci agar kalian nggak salah dalam memilih kontrasepsi. Dengan cara ini pula, kalian akan teredukasi mengenai baik dan buruknya kontrasepsi yang digunakan nanti.

3. Gunakan alat kontrasepsi berdasarkan kebutuhan. Jangan pernah gunakan alat ini atas dasar ikut-ikutan

Banyak di kalangan masyarakat yang nggak paham betul mengenai alat ini. Mereka  umumnya hanya tahu mengenai satu atau dua jenis kontrasepsi saja. Parahnya, beberapa di antara mereka  bahkan hanya ikut-ikutan. Dengan iming-iming penundaan kehamilan.

Benar. Kontrasepsi sendiri adalah cara terbaik untuk melakukan penundaan kehamilan. Hanya saja, nggak semua alat kontrasepsi memiliki masa kerja yang sama.

Ada kontrasepsi yang bekerja  sementara, ada juga yang bekerja untuk waktu yang lama. Jadi, jika kalian ingin menunda kehamilan untuk sementara waktu, ada baiknya kalian gunakan kontrasepsi sementara seperti kondom. Tapi jika ingin menunda kehamilan untuk waktu yang lama, kalian bisa gunakan implan atau IUD. Keduanya sangat direkomendasikan.

4. Menggunakan alat kontrasepsi jangan atas keinginan sendiri, melainkan harus dari kesepakatan antara suami dan istri

Memiliki anak adalah dambaan bagi pasangan suami istri, sedangkan menunda kehamilan adalah opsi untuk mereka yang sedang ingin fokus meningkatkan karir. Menunda kehamilan bisa dilakukan menggunakan kontrasepsi, hanya pada pelaksanaannya, penggunaan kontrasepsi harus dilakukan dengan persetujuan antara suami-istri dan keluarga.

Kenapa harus melibatkan keluarga? Sebab ada orang tua dan mertua kalian yang mungkin menginginkan cucu. Jadi, jangan bikin mereka  berharap pada kalian. Di-PHP-in itu sakit, serius.

5. Harus dipikirkan secara matang, memasang alat kontrasepsi (apalagi untuk jangka panjang), nggak bisa dilakukan dengan sembarangan

Kalian mungkin berpikir kalau menggunakan kontrasepsi adalah pekerjaan mudah dan bisa dilewati oleh semua orang. Kalau kalian berpikir kaya gitu, kalian salah. Sebab, menggunakan kontrasepsi nggak semudah yang kalian kira. Ada efek samping dan gejala yang timbul dari penggunaannya. Walau beberapa alat sudah dirancang untuk meminimalisir efek samping, tetap saja, tubuh-tubuh yang kurang menerima benda ini akan menunjukkan reaksi negatif.

Oleh karena hal tersebut, pastikan kalian benar-benar memikirkan secara matang mengenai penggunaan kontrasepsi. Terlebih mengenai waktu penundaan memiliki keturunan.

6. Pilih alat kontrasepsi yang paling nyaman untuk kalian; nyaman dalam hal fisik dan perawatannya

Di dunia ini ada banyak sekali kontrasepsi. Beberapa di antara nggak membutuhkan perawatan dan kontrol. Sedang sisanya harus melalui kontrol dan pengecekan berkala untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan dari penggunaan alat ini.

Dari sini kita bisa berkaca bahwa; memilih kontrasepsi agaknya harus disesuaikan dengan kenyamanan. Kenyamanan di sini tentu berorientasi dengan penggunaan jangka panjang.

Mudahnya; tanyakan pada diri kalian, kalau menggunakan kontrasepsi A, kalian nyaman nggak? Kalau pakai B, nyaman nggak? Kalau pakai C, nyaman nggak? Buat tahu nyaman nggaknya, kalian bisa konsultasikan dengan dokter dan bandingkan dengan standar kenyamanan kalian.

7. Pastikan alat kontrasepsi yang kalian gunakan nggak mengurangi kenikmatan hubungan kalian

Ah. kalau ini sudah nggak usah dijelaskan lagi. Kalian pasti sudah mengerti. Iya kan? So, maka dari itu, pastikan alat yang kalian gunakan nggak bikin kalian risih atau kurang nyaman saat berhubungan dengan gaya dan model apapun.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *