Hobi

Perhatikan Cara Ini Agar Tanaman Suplir Anda Tumbuh Subur

Tanaman suplir – Ada banyak pilihan dan jenis tanaman hias yang bisa Anda pilih sebagai penghias pekarangan atau rumah Anda. Biasanya, tanaman hias jenis daun adalah salah satu yang menjadi favorit banyak orang. Dominasi warna hijau di teras atau pekarangan rumah memberikan nuansa rumah yang lebih segar dan asri. Salah satu tanaman hias yang sering dimanfaatkan sebagai tanaman hias adalah tanaman suplir.

Warna hijau teduh dari suplir memberikan efek relaksasi yang menyenangkan. Apalagi kalau Anda terbiasa menjalani hari yang panjang dan melelahkan. Melihat keindahan rumah yang dipenuhi tanaman hijau seperti suplir tentu saja memberikan efek tenang tersendiri.

Akan tetapi, sebagaimana tanaman lainnya, ada beberapa cara dan tips yang perlu Anda perhatikan agar tanaman Anda bisa tumbuh dengan subur, sehat, dan indah, berikut ini adalah beberapa di antaranya:

Tanaman suplir

1. Persiapan sebelum menanam tanaman suplir

Salah satu bagian terpenting dalam menanam adalah mempersiapkan media tanam. Hal ini merupakan persiapan yang perlu dilakukan sebelum Anda mulai menanam. Untuk tanaman suplir, media tanam yang akan Anda gunakan sebaiknya sudah dicampurkan dengan pupuk organic terlebih dahulu. Seperti pupuk kandang atau pupuk kompos.

Tanaman suplir memang bisa diberikan pupuk kimia. Namun, baru setelah tanamansudah ditanam. Sebelumnya, Anda cukup mencampur tanah dan pupuk organic saja sebagai media tanam. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan pupuk cair bersama dengan media tanam. Karena pupuk cair lebih mudah meresap ke dalam media tanam.

Pemberian pupuk pada tanaman suplir sejak awal penanaman memberikan kemudahan dalam proses perawatan tanaman suplir Anda nantinya. Jika media tanamnya sudah mengandung cukup pupuk di awal, Anda hanya perlu menambahkan sedikit pupuk saja untuk pemberian pupuk selanjutnya.

2. Proses penyiraman untuk tanaman suplir

Tanaman suplir menjadi tanaman favorit karena tidak perlu disiram terlalu banyak. Justru dengan jarang disiram, daun suplir akan terlihat lebih indah. Sebaliknya, jika terlalu banyak disiram, suplir malah akan menjadi busuk dan mati.

Untuk menyiasatinya, Anda bisa menyiran suplir dengan menggunakan semprotan atau memberikan air pada bagian bawah pot tanaman suplir saja. Dengan cara ini, air penyiraman tidak akan menggenang dan juga jadi lebih efektif.

3. Proses pemupukan tanaman suplir

Penambahan pupuk adalah hal yang penting dalam proses menanam. Dengan pupuk yang cukup, tanaman juga akan mendapatkan nutrisi yang cukup untuk bisa tumbuh subur. Pemberian pupuk pada suplir umumnya dilakukan di awal sebelum penanaman. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan pupuk dalam jumlah yang tidak terlalu banyak secara berkala.

4. Posisi untuk meletakkan tanaman suplir

Setiap tanaman memiliki posisi terbaiknya di rumah. Termasuk juga tanaman suplir. Umumnya, tanaman suplir menyukai tempat yang bernaung. Di tempat seperti itu, tanaman Anda tidak akan terpapar dengan cahaya matahari secara langsung, namun tetap bisa terkena cahaya matahari yang dibutuhkan.

Karena itu, biasanya orang – orang menanam suplir di pekarangan, teras, atau di halaman rumahnya. Sebagai pertimbangan, tanaman suplir Anda sebaiknya ditanam dekat dengan tanaman lain dengan ukuran yang relative lebih besar. Dengan begitu, tanaman Anda bisa tetap ternaungi dari cahaya matahari langsung.

5. Cara penanggulangan hama dan penyakit tanaman suplir

Umumnya, tanaman suplir diganggui oleh hama seperti thrip, belalang, jangkrik, kutu perisai, lumut, ganggang, aphid, nematode, ulat pemotong, dan kutu lilin. Biasanya, serangan hama akan membuat daun suplir menggulung, daun berwarna keperakan atau terdapat noda pada daun, daun berukuran kecil, akar berbintil, daun tertutup cendawan, bagian batang rontok, dan bolong, hingga daun mati.

Untuk mengatasi gangguan hama, Anda bisa melakukan penyemprotan pestisida dalam konsentrasi rendah. Khususnya jika keberadaan hama tersebut terlihat mengganggu pertumbuhan tanaman Anda. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan pestisida alami jika khawatir terhadap dampak dari pestisida kimia.

Jika Anda tidak ingin menggunakan pestisida, Anda juga bisa mengatasinya dengan cara memotong bagian tubuh suplir yang terserang hama dan penyakit. Dengan begitu, hama dan penyakit pada tanaman tidak akan menyebar ke bagian tanaman lainnya.

Jangan lupa juga untuk mengelap daun suplir dengan kain basah sesekali. Cara ini membantu tanaman Anda terhindar dari infeksi cendawan yang menempel.

Baca juga :

Itulah beberapa cara merawat tanaman suplir Anda agar tumbuh sehat dan subur. Di samping cara tersebut, Anda juga bisa memperhatikan kebutuhan tanaman ini sesuai dengan usia dan ukuran tanaman. Misalnya jika Anda menanam suplir di dalam pot, jangan lupa untuk mengganti potnya ke ukuran pot yang lebih besar. Apalagi jika akar tanaman mulai terlihat menyembul dan keluar dari pot.

Hal tersebut menunjukkan bahwa pot yang saat ini Anda gunakan sudah terlalu sempit untuk ukuran tanaman Anda. Karena itu, Anda bisa memindahkan tanaman Anda ke pot yang lebih luas. Atau memindahkannya ke tanah.

Selain itu, Anda juga bisa menyaring media tanam yang akan Anda gunakan terlebih dahulu. Cara ini membantu membuat media tanam jadi lebih halus dan pertumbuhan akar tanaman akan jadi lebih baik. Anda juga bisa mengganti media tanam tanaman jika media tanam sebelumnya terlihat sudah tidak bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan tanaman Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *