Hobi

7 Cara Merawat Pohon Palem Merah Agar Cantik dan Indah

Cara merawat pohon palem merah – Pohon palem merupakan salah satu jenis pohon yang sering digunakan sebagai dekorasi eksterior rumah dan bangunan. Bentuknya yang simpel membuat tanaman satu ini terlihat elegan. Belum lagi kalau jenis pohon palem yang Anda tanam adalah jenis pohon palem merah.

Di antara banyak jenis pohon palem – paleman, pohon palem merah memang bisa dibilang paling menarik. Warna batangnya yang merah membuat pohon ini terlihat kontras dan menarik dimanapun dia ditanam.

Apalagi, harga pohon palem juga relatif lebih mahal dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainnya. Karena itu, jika Anda ingin memiliki pohon palem, ada baiknya Anda juga mengetahui bagaimana cara merawat tanaman satu ini. Dengan begitu, pohon palem Anda bisa tumbuh dengan sehat dan cantik. Simak beberapa cara berikut.

Cara merawat pohon palem merah

1. Menanam pohon palem merah di dalam pot – Cara merawat pohon palem merah

Beberapa jenis palem ada yang biasa ditanam di dalam pot. Salah satunya adalah jenis pohon palem merah. Selain itu, ada juga jenis palem botol, palem wregu, palem kol, dan lain – lain. Tentu saja pot yang digunakan akan berbeda dengan bentuk pot tanaman kecil. Pohon palem memiliki bentuk tanaman yang besar. Karena itu, Anda juga perlu  mencari pot yang sesuai.

Umumnya, pot untuk pohon palem menggunakan pot dari tanah liat atau drum bekas. Kemudian, bagian bawahnya diberikan pecahan bata merah, lalu ditambahkan campuran dari sekam padi, sabut kelapa, dan pasir dengan perbandingan 1 : 2 : 1 di bagian atas pecahan bata merah tadi.

Setelah media tanam selesai disiapkan, Anda bisa menanam bibit palem ke dalam pot. Kemudian lakukan penyiraman rutin. Sesekali, jangan lupa juga untuk menambahkan pupuk NPK setiap 1 – 2 bulan sekali dengan ukuran satu sendok teh saja.

2. Menanam pohon palem merah di tanah – Cara merawat pohon palem merah

Selain di dalam pot, tentu saja Anda bisa menanam pohon palem di tanah. Anda bisa dengan mudah menemukan berbagai jenis tanaman palem yang ditanam langsung di tanah. Seperti di pinggir jalan atau di halaman gedung.

Untuk menanam tanaman palem merah di tanah, Anda perlu membuat lubang dengan ukuran sekitar 30 x 30 x 30 cm. Kemudian biarkan lubang ini kurang lebih selama satu pekan. Baru setelah itu Anda bisa memasukkan bibit tanaman palem ke dalam lubang dan timbun sampai dengan bagian pangkal batang Anda. Kemudian padatkan tanah di sekitar batang tersebut.

Selanjutnya, Anda perlu memberikan pupuk secara rutin. Jika pohon palem Anda sudah mencapai 3 meter lebih, Anda memerlukan sekitar 3 kg NPK per tanaman. Sedangkan jika tanaman palem Anda masih belum mencapai ketinggian 3 meter, Anda bisa memberikan pupuk sebanyak 1 kg NPKper tanaman.

Pemupukan ini perlu Anda lakukan setidaknya selama 3 kali dalam satu tahun. Pemberian pupuk bisa dilakukan dengan membenamkan pupuk ke dalam tanah. Pastikan lokasi pembenaman pupuk ini berada sekitar 10 – 15 cm dari batang pokok pohon palem merah Anda.

3. Proses penyiraman pohon palem merah – Cara merawat pohon palem merah

Pohon palem merah yang sudah ditanam tentu saja perlu disiram secara rutin. Penyiraman ini penting untu menjaga tanaman tetap tumbuh dengan sehat. Apalagi jika kondisi cuaca mulai memasuki musim panas. Maka Anda perlu melakukan penyiraman rutin pada pohon palem merah Anda.

Pohon palem sebenarnya cenderung mudah dirawat. Anda bisa menyesuaikan proses penyiraman dengan kebutuhan tanaman. Yang pasti, proses penyiraman jangan sampai menimbulkan genangan air pada tanah di sekitar pohon palem. Dengan begitu, pohon palem Anda bisa tumbuh dengan lebih sehat.

4. Proses pemupukan pohon palem merah – Cara merawat pohon palem merah

Cara merawat pohon palem merah

Proses pemupukan pohon palem perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi lingkungan saat itu. Dalam kondisi musim penghujan, Anda bisa melakukan pemupukan setiap bulan sekali. Sedangkan jika pada kondisi musim kemarau, Anda bisa melewatkan proses pemupukan.

Pada saat musim kemarau, pertumbuhan pohon palem memasuki masa istirahat. Karena itu, Anda tidak perlu melewatkan proses pemupukan. Selain itu, tinggi tanaman juga mempengaruhi banyaknya pupuk yang dibutuhkan.

Tanaman palem yang tingginya kurang dari 2 meter bisa Anda berikan pupuk sebanyak 0,5 – 1 kg NPK per tanaman. Sedangkan jika tinggi tanaman sudah mencapai 3 meter, Anda bisa memberikan 1 – 2 kg NPK per tanaman.

5. Proses pengepotan kembali pohon palem merah – Cara merawat pohon palem merah

 Tanaman palem merah yang ditanam di dalam pot akan semakin besar seiring waktu. Bersamaan dengan itu, maka akar pohon juga akan semakin banyak dan menjalar. Jika tanaman palem ditanam di dalam pot, lama kelamaan akar ini akan membentuk bola dan memenuhi semua bagian pot tanaman.

Jika sudah seperti itu, tanaman palem perlu dipindahkan atau dilakukan pengepotan kembali. Anda bisa memindahkan pohon palem ini ke tanah atau ke pot yang lebih besar. Sebaiknya, proses pengepotan ulang ini dilakukan pada saat musim penghujan.

6. Cara menangani hama pada pohon palem merah – Cara merawat pohon palem merah

Hama utama palem merah adalah hama belalang. Pohon palem yang terinfeksi oleh hama belalang akan menunjukkan adanya gigitan tidak teratur pada bagian tepi daun. Untuk menangani hama belalang, Anda bisa langsung membuang belalang tersebut atau menyemprotkan 2 cc/liter Basudin 90 SC.

7. Cara mengatasi penyakit pada pohon palem merah – Cara merawat pohon palem merah

Sedangkan penyakit yang biasa menginfeksi pohon palem adalah penyakit bercak daun akibat dari infeksi cendawan Fusarium. Untuk mengatasinya, Anda bisa menyemprot tanaman dengan menggunakan Difolatan 4F atay Dithane M45.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *