Hobi

Kenali 7 Cara Merawat Bunga Janda Bolong

Cara merawat bunga janda bolong – Menambahkan tanaman hias indoor sebagai dekorasi memang menjadi salah satu cara untuk membuat kesan ruangan yang lebih segar dan sejuk. Di antara banyaknya jenis tanaman hias indoor, bunga janda bolong sampai saat ini masih menjadi jenis tanaman hias yang banyak diminati.

Bunga janda bolong dalam Bahasa latin memiliki nama Monstera deliciosa dan berasal dari bagian selatan hutan tropis meksiko. Penamaan monstera pada tanaman ini bukannya tanpa alasan. Bunga janda bolong memiliki daun dengan bentuk yang cukup lebar. Bahkan satu helai daunnya bisa mencapai ukuran satu telapak tangan orang dewasa.

Selain dari ukurannya, daya tarik lain yang dimiliki oleh bunga janda bolong adalah jenis tanamannya yang merambat atau memanjat. Pada bagian batang tanaman ini terdapat akar yang dapat membantunya menempel dengan benda – benda di sekitarnya. Keberadaan akar ini juga membantu bunga janda bolong menyerap air untuk pertumbuhannya.

Nah, bagi Anda yang berminat untuk memiliki tanaman janda bolong di rumah, berikut ini beberapa tips dan cara yang bisa Anda terapkan agar tanaman Anda tumbuh dengan sehat dan subur.

Cara merawat bunga janda bolong

1. Mengatur suhu yang tepat – Cara merawat bunga janda bolong

Secara umum, suhu di Indonesia tidak jauh berbeda dengan suhu di Meksiko. Karena itu, bunga janda bolong juga bisa hidup dengan baik di Indonesia. Meskipun begitu, bukan berarti bunga janda bolong bisa tumbuh begitu saja tanpa perlu diperhatikan dengan baik.

Bunga janda bolong yang tidak diperhatikan dengan baik juga akan tetap mengalami hambatan dalam proses pertumbuhannya. Sehingga, tanaman ini tidak bisa tumbuh secara optimal dan hasilnya juga tidak akan secantik yang diharapkan.

Suhu optimal untuk pertumbuhan janda bolong adalah di tempat dengan kisaran suhu 23 derajat Celcius hingga 30 derajat Celsius pada siang hari. Dan pada malam hari, setidaknya tanaman ini membutuhkan suhu ruangan kurang lebih di kondisi suhu 15 derajat Celcius.

Tanaman janda bolong bisa dibilang cukup sensitif dengan kondisi suhu. Jadi, jika Anda melihat pertumbuhan tanaman ini mulai tidak optimal, hal pertama yang harus Anda perhatikan adalah kondisi suhu di sekitar tanaman.

2. Sesuaikan sinar matahari untuk pertumbuhan bunga janda bolong – Cara merawat bunga janda bolong

Sinar matahari adalah salah satu kebutuhan utama setiap tanaman. Termasuk juga tanaman janda bolong. Biasanya, orang – orang menanam bunga janda bolong di dalam pot dan meletakkannya di dalam ruangan. Meski begitu, bunga janda bolong sebenarnya juga memerlukan sinar matahari yang cukup.

Karena itu, meskipun Anda menyimpan tanaman ini di dalam rumah, Anda tetap harus memperhatikan kebutuhan tanaman akan cahaya. Misalnya dengan meletakkan bunga janda bolong tidak jauh dari jendela, atau memindahkan pot ke tempat yang terkena sinar matahari secara rutin.

3. Tanah yang sesuai untuk bunga janda bolong – Cara merawat bunga janda bolong

Selanjutnya, perhatikan juga media tanam atau tanah yang Anda gunakan untuk menanam bunga janda bolong. Tanah merupakan salah satu bagian penting dalam perawatan setiap tumbuhan. Karena dari tanah inilah tanaman akan mendapatkan nutrisi dan juga air yang dibutuhkan.

Untuk menjaga kualitas tanaman, Anda harus menggunakan tanah yang bagus pula. Media tanam terbaik untuk bunga janda bolong adalah campuran dari tanah, pasir, dan kompos. Ketiga bahan ini bisa Anda campurkan dengan perbandingan 1 : 1 : 1 untuk mendapatkan media tanam yang ideal.

4. Mencari bibit bunga janda bolong yang bagus – Cara merawat bunga janda bolong

Mencari bibit bunga janda bolong yang bagus - Cara merawat bunga janda bolong

Sebelum menanam janda bolong, kualitas bibit juga menjadi hal yang penting. Biasanya, bunga janda bolong diperbanyak dengan cara stek. Karena itu, jika Anda ingin mendapatkan bunga janda bolong yang bagus dan berkualitas, pastikan indukan yang Anda ambil merupakan tanaman yang sehat dan berkualitas baik.

Sebaiknya, hindari menggunakan bibit yang tidak Anda ketahui asalnya. Karena hal ini bisa memberikan kerugian atau membuat tanaman yang tumbuh tidak sebaik yang Anda harapkan.

5. Proses penyiraman – Cara merawat bunga janda bolong

Proses perawatan penting lainnya untuk menjaga kesegaran bunga janda bolong adalah penyiraman. Pastikan Anda melakukan penyiraman secara rutin agar kesegaran tanaman tetap terjaga. Bunga janda bolong termasuk salah satu tanaman hias yang membutuhkan cukup banyak air. Karena itu, penyiraman perlu dilakukan dua kali dalam sehari.

Penyiraman bunga janda bolong dianjurkan pada pagi dan sore hari. Sedangkan penyiraman pada siang hari sangat tidak disarankan. Menyiram bunga pada siang hari justru akan menghambat proses fotosintesis yang tengah berlangsung.

6. Pemberian pupuk yang tepat – Cara merawat bunga janda bolong

Selanjutnya, pastikan juga Anda memberikan pupuk secara rutin agar tanaman bisa tumbuh lebih subur. Biasanya, pemberian pupuk pada bunga janda bolong dilakukan di awal penanaman sebagai pupuk dasar. Kemudian, begitu tanaman sudah mulai besar, baru diberikan tambahan pupuk lanjutan untuk menjaga kualitas tanaman.

7. Mengatasi gulma yang muncul di sekitar bunga janda bolong – Cara merawat bunga janda bolong

Sesekali, Anda juga perlu memperhatikan daerah di sekitar tanaman. Jika terdapat gulma yang tumbuh, pastikan Anda segera membersihkannya. Keberadaan gulma dapat memberikan efek negatif ke tanaman. Mulai dari menyerap air dan nutrisi yang seharusnya untuk tanaman hingga menjadi tempat bibit penyakit dan hama bersembunyi.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *