Fashion

Intip 7 Kreasi Fashion dari Motif Batik Tenun Indonesia

Motif batik tenun – Batik tenun memiliki nilai jual yang tinggi. Tidak hanya laku di Indonesia saja pangsa pasarnya. Banyak negara-negara yang meminati kain tenun hasil budaya Indonesia yang unik ini.

Kain batik Indonesia banyak yang diproses dengan teknik tenun seperti motif sebagai berikut.

Batik tenun memiliki nilai jual yang tinggi. Tidak hanya laku di Indonesia saja pangsa pasarnya. Banyak negara-negara yang meminati kain tenun hasil budaya Indonesia yang unik ini.

Kain Batik Lurik - Motif Batik Tenun

1. Kain Batik Lurik – Motif Batik Tenun

Jenis batik ini mulai lagi populer pada tahun 1972. Kain lurik ini berupa garis memanjang. Seiring dengan perkembangan zaman, batik lurik ini memiliki warna yang fancy. Kain tenun dipadukan dengan benang lungsi putih dan pakan dalam warna yang berbeda.

Kain lurik yang berwarna fancy ini dianggap mempunyai motif yang bisa menutup bidang. Prosesnya dicelup dan kemudian dilorod. Batik lurik ini biasanya menggunakan motif yang berasal dari daerah Sumbawa atau Toraja.

Batik yang berasal dari kain fancy ini banyak peminatnya pada kalangan remaja. Kini tenun lurik bisa didesain menjadi kemeja ataupun dress. Kain batik lurik bisa digabungkan antara hasil tenunan dan batikan menjadi satu.

 Saat ini telah berkembang batik kontemporer yang mengkombinasikan dengan motif tradisional. Pada daerah Tuban Provinsi Jawa Timur memiliki kain tenun gedog atau gendongan.

2. Kain Batik Tenun Togog Bali – Motif Batik Tenun

Batik ini berasal dari Pulau Bali. Batik yang berasal dari Bali ini disebut dengan batik togog. Jenis batik yang satu ini memiliki perpaduan budaya yang sangat kental dengan daerah Bali. Batik Togog Bali ini sudah sering dipakai sejak zaman dahulu.

Namun, biasanya dikenakan untuk perayaan adat atau perayaan daerah di Bali. Batik ini memiliki nilai jual yang tinggi, bahkan hingga dikenal oleh masyarakat mancanegara. Motif kain disebut batik itu dikarenakan menyerupai dengan batik pada umumnya di Indonesia. Pembuatannya secara keseluruhan menggunakan kain tenun.

Semua kalangan cocok menggunakan motif batik togog asal Bali. Motif kain batik ini pun seringkali diminati oleh wisatawan dari Belanda, Jepang, dan Jerman. Sehingga, tidak heran jika kain batik ini merupakan salah satu komoditas ekspor asal Bali.

Batik Tenun Bintik Kalimantan - Motif Batik Tenun2

3. Batik Tenun Bintik Kalimantan – Motif Batik Tenun

Nama lain dari batik jenis ini disebut sebagai “Batik Benang Bintik”. Batik ini berasal dari daerah Kalimantan Tengah. Motif dari batik ini bernuansa warna yang cerah. Warnanya cenderung terkesan berani seperti merah terang, hijau stabilo, shocking pink, dan orange.

Adapun terdapat macam-macam motif yang biasa digunakan untuk jenis batik ini diantaranya batang garis yang dimaknai sebagai batang kehidupan masyarakat Dayak.

4. Batik Tenun Sasambo Lombok – Motif Batik Tenun

Kain batik ini pembuatannya tanpa pemrosesan pembatikan seperti pada umumnya. Batik Sasambo ini berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Timur. Disebut sebagai batik dikarenakan karakteristik motifnya yang seperti batik.

Kain yang digunakan ini berasal dari pelepah pisang. Alhasil memberikan efek keemasan, bahkan bisa tahan terhadap api. Dari segi tersebutlah yang menjadi keunikan dari jenis batik Indonesia yang berasal dari Lombok.

Saat dikenakan, batik ini memancarkan kesan kemewahan. Batik Sasambo seringkali dijadikan pakaian resmi untuk masyarakat NTB. Pada daerah NTT juga terdapat batik yang unik pula. Seperti halnya di Pulau Sumba yang identik dengan motif hewan. Sedangkan, motif daun biasanya dikenakan daerah Pulau Rote.

Kain Tenun Songket - Motif Batik Tenun

5. Kain Tenun Songket – Motif Batik Tenun

Salah satu kain batik yang populer di masyarakat Indonesia hingga mancanegara adalah kain songket. Kain batik songket ini berasal dari Minangkabau. Kualitas dari kain batik songket itu sangat tinggi karena pengerjaannya membutuhkan ketelitian dan memerlukan waktu yang lama. Songket sendiri memiliki makna mengaitkan benang emas dan perak hingga membentuk pola yang khas.

6. Tunik Batik Tenun Khas Indonesia – Motif Batik Tenun

Tunik menjadi fashion andalan wanita di era modern saat ini. Modelnya menyerupai dress, namun tidak terlalu panjang. Tunik didesain longgar seperti dress. Tunik sangat cocok dikenakan untuk wanita yang bertubuh postur kurus.

Dengan mengenakan tunik, efek tubuh akan terlihat lebih berisi dan ideal. Semakin banyak peminat tunik, membuat para desainer mempunyai tuntutan untuk memberikan tampilan gaya yang menarik.

Para desainer saat ini mengembangkan model yang lebih modern dan berani mengadopsi budaya Indonesia. Ya, perpaduan dengan budaya Indonesia ini justru memberikan gaya fashion yang lebih menarik.

Potensi akan pengadopsian kain batik pada pakaian modern tunik ternyata cukup banyak diminati masyarakat. Kesan yang dihasilkan seakan memberikan gaya baru kontemporer. Batik bisa dipadukan dengan kain lain menjadikan estetika yang berlainan. Tak hanya satu motif saja, namun bisa mengoleksi pakaian tunik dengan motif batik yang beragam.

Dress Batik Tenun Khas Indonesia - Motif Batik Tenun

7. Dress Batik Tenun Khas Indonesia – Motif Batik Tenun

Para wanita juga banyak yang mengoleksi dress. Mengenakan tunik terus juga membuat sang pemakai merasa bosan. Wanita bisa mengoleksi pakaian lain dengan model yang beragam. Misalkan saja dengan menggunakan jenis pakaian dress.

Baju dress ini memiliki ukuran panjang hingga mata kaki. Bahkan, ada yang didesain sehingga menjuntai ke lantai. Dress yang mengadopsi batik sekarang sudah banyak pilihan. Hal ini seakan membuktikan bahwa batik semakin populer.

Inovasi yang diterapkan mungkin tidak secara keseluruhan kain dress penuh dengan batik. Bisa juga hanya sebagian saja. Misalnya hanya pada bagian dada ataupun dikombinasi dengan kain jenis lainnya sehingga terbentuk gaya modern yang unik.  

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *