in

Mahasiswa Wajib Tahu 7 Cara Penulisan Gelar yang Benar Berikut

cara penulisan gelar yang benar

Cara penulisan gelar – pernah kalian ngerasa kesal saat skripsi kalian dikembalikan karena dianggap salah dalam penulisan? Kayaknya, hampir semua mahasiswa pernah mengalami hal tersebut. Tapi, apakah pernah kalian salah dalam urusan penulisan gelar?

Ya ya ya, yang namanya manusia adalah tempatnya salah dan dosa. Pun kalau kalian salah dalam nulis gelar, itu masih dianggap wajar.

Ada banyak alasan kenapa orang-orang salah dalam menulis gelar. Pertama, karena mereka tidak teredukasi dengan baik, kedua, karena gelar di Indonesia yang begitu banyak, ketiga, beberapa gelar bahkan mirip dan identik: sehingga sering tertukar.

Dan perlu kalian ingat: problemdi atas hanya segelintir kecil dari banyak permasalahan penulisan gelar di Indonesia.

Nah, oleh karena alasan tersebut, kami akhirnya merangkum beberapa tips yang bisa kalian simak untuk mengatasi masalah kesalahan penulisan gelar. Apa saja tips yang dimaksud? Yuk, langsung simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

cara penulisan gelar yang benar

1. Penulisan gelar di belakang didahului dengan koma – Cara penulisan gelar yang benar

Beberapa orang kadang menuliskan gelar belakang dengan cara begini: Fulan S.Pd., atau Fulan.S.Pd. Keduanya adalah kesalahan yang sering terjadi dalam penulisan gelar.

Secara umum penulisan gelar sendiri harus didahului dengan koma. Kira-kira begini jadinya Fulan, S.Pd. atau Fulanah, S.I.Kom.

Walau sederhana dan sepele, namun kesalahan tetap tidak bisa ditolelir. Walau begitu banyak orang acuh dan tidak memperdulikan perihal aturan yang satu ini. Akhirnya, aturan ini pun ditabrak. Banyak orang yang kemudian menghilangkan koma setelah nama pemilik gelar.

2. Spasi pada penulisan gelar – Cara penulisan gelar yang benar

Ada juga beberapa orang yang menuliskan gelar dengan menambahkan spasi. Kira-kira seperti ini: Fulanah, S. I. Kom. Atau Fulan, S. Pd. Keduanya adalah kesalahan yang, kadang jarang disadari oleh masyarakat. Lebih parahnya, beberapa orang menganggap kesalahan tadi sebagai sebuah keumuman. Bahkan ada yang menganggapnya kebenaran.

Padahal dalam aturan sendiri penulisan gelar tidak melibatkan spasi pada penulisannya. Kira-kira yang benar begini: Fulanah, S.I.Kom., atau Fulan, S.Pd.

Mungkin akan ada pandangan yang berbeda mengenai hal ini. Tapi kami percaya, semuanya kembali pada perspektif dan sudut pandangnya masing-masing. Tapi kalau bisa, ikuti dulu aturan baku yang sudah ditetapkan. Kasian yang bikin aturan, capek. Belum lagi anggaran yang keluar gegara bikin aturan itu.

3. Titik setelah penulisan gelar – Cara penulisan gelar yang benar

Penulisan gelar akan selalu diakhiri dengan tanda baca titik. Ini sebagai tanda akhir dari penulisan gelar. Namun begitu, banyak juga masyarakat yang menghilangkan titik di akhir. Seperti begini: Fulan, S.Sos atau Fulanah S.Kom.I dan lain sebagainya.

Ya, kesalahan ini mungkin sepele. Tapi sekali lagi, yang namanya kesalahan memanglah kesalahan. Tidak boleh dibiasakan, jangan diteruskan.

Aturan mengenai titik di akhir gelar adalah hal yang sudah ditetapkan. Jadi, kalau kalian pengen nulis gelar, pastikan selalu mengkhiri gelar dengan titik. Seperti Fulan, S.Kom., atau Fulanah, S.Ked.

4. Tanda koma untuk dua gelar – Cara penulisan gelar yang benar

Ada beberapa orang yang ingin menuliskan dua gelarnya sekaligus. Dan biasanya orang hanya akan menuliskannya dengan cara yang asal cepat. Kira-kira kalau dicontohkan jadi begini: Fulanah, S.Sos. M.I.Kom., atau Fulan, S.Pd. M.Pd.

Padahal untuk penulisan gelar, kita harus melibatkan tanda koma sebagai pembatas antara satu gelar dengan gelar yang lain.

Kira-kira begini kalau versi benarnya: Fulanah, S.Sos., M.I.Kom., atau Fulan, S.Pd., M.Pd., dan seterusnya. Memang terkesan sepele. Pada posisi koma pada penulisan gelar memang sebegitu pentingnya.

5. Penulisan gelar dokter – Cara penulisan gelar yang benar

Menurut kalian penulisan gelar dokter yang benar seperti apa? Apakah dr., Dr., atau DR.? Masih menjadi perdebatan memang. Tapi dari sisi aturan, dokter ditulis dengan dr. (dengan huruf D kecil). Sedangkan Dr. dipergunakan untuk mereka yang meraih gelar doktor.

Inget, loh, doktor dengan dokter itu beda. Doktor merupakan lulusan S-3. Sedangkan dokter adalah para lulusan Kedokteran yang telah mendapat sertifikasi profesi dan memperoleh gelar dokter.

Penulisan keduanya kadang menjadi problem. Ada beberapa dokter yang menuliskan gelarnya menjadi Dr. karena merasa tidak diterima dengan gelar dr. dengan huruf D yang kecil, serta aneka permasalahan lainnya.

6. Kesalahan huruf kapital – Cara penulisan gelar yang benar

Beberapa gelar menggunakan huruf kapital langsung, sedang sisanya menggunakan huruf biasanya karena bukan diambil dari singkatan. Tapi pada praktiknya, banyak orang yang salah kaprah. Mereka biasanya menulis gelar berdasarkan singkatan saja.

Contohnya seperti begini, Sarjana Pendidikan ditulis S.PD. Ada juga orang yang memaksanakan penulisan ke dalam huruf kapital semua seperti ini, sarjana komputer ditulis S.KOM.

Kesalahan ini jelas tidak bisa ditolelir. Tidak semua gelar menggunakan huruf kapital. Seperti S.Sos. untuk sarjana sosial, atau S.Sn. untuk sarjana seni dan masih banyak lagi. Intinya, perlu pemahaman dan pengetahuan tentang penulisan pada masing-masing gelar. Karena beda gelar beda penulisannya.

7. Cara mengatasi gelar yang tertukar – Cara penulisan gelar yang benar

Tidak bisa dipungkiri kalau ada beberapa gelar di Indonesia yang mirip. Seperti S.S., dengan S.Sos., atay S.Sn. S.S sendiri digunakan untuk sarjana sastra. S.Sos., untuk sarjana sosial dan S.Sn., untuk sarjana seni. Apa persamaan mereka? Sama-sama diawali dengan huruf S (sastra, sosial dan seni).

Untuk orang yang tidak tahu, sarjana sosial mungkin akan ditulisan dengan S.S. Itu mereka lakukan atas dasar pertimbangan bahwa gelar merupakan akronim.

Padahal aturannya tidak begitu. Karenanya, perlu untuk mengetahui gelar dan penulisannya seperti apa. Sebab penulisan yang salah pasti dapat mengaburkan makna dan merubah arti dari yang sesungguhnya.

Baca juga :

Itulah tadi beberapa cara penulisan gelar yang benar. Cara di atas bisa kalian jadikan rujukan saat akan menuliskan gelar.

Written by Riyadi Siswoyo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

C - Shaped Full Body Pillow - Model Bantal Hamil

Moms, 7 Model Bantal Hamil Berikut Memang Sangat Berguna

tips memilih gaya rambut pendek untuk pria

7 Tips Memilih Gaya Rambut Pendek Pria yang Harus Diketahui