Top List

7 Cara Aroma Bau Dapat Mempengaruhi Pikiran Anda

Indera penciuman, atau reseptor penciuman, adalah rasa yang mampu mengikat molekul bau yang memainkan peran penting dalam penciuman yang diberikan kepada syaraf otak kita. Menurut penelitian, seekor kelinci memiliki 100 juta reseptor penciuman dan seekor anjing – 220 juta, manusia hanya memiliki sekitar 5 atau 6 juta. Tetapi jumlah ini cukup berperan penting untuk aktifitas keseharian kita.

Dijelas.in ingin menunjukkan kepada Anda bagaimana indera penciuman akan mempengaruhi otak kita dan mengubah sikap kita terhadap hal-hal tertentu.

  1. Meningkatkan selera.

     

    Indera perasa akan memberi tahu mengenai rasa, apakah makanan itu asin, pahit, asam, manis, ataupun gurih. Indera penciuman kita berfungsi untuk mengenali apakah makanan itu enak atau tidak. Bau makanan disaat kita makan dan mengirim pesan ke otak kita yang menggabungkan mereka dengan reseptor rasa dan menciptakan rasa.

  2. Membuat Anda merasa menarik. 


     

    Kita semua cenderung menggunakan parfum agar tampil lebih menarik. Tetapi yang tidak kita ketahui adalah bahwa sebenarnya bukan bau itu sendiri yang menarik orang lain. Sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa memakai parfum membuat kita lebih percaya diri dan itulah yang benar-benar membuat kita terlihat bagus.

  3. Memungkinkan Anda melakukan perjalanan melalui waktu.

     

    Bau memicu kenangan dan emosi yang terhubung ke kenangan yang berbeda. Ada sejumlah penelitian ilmiah yang menunjukkan bahwa bau-bauan akan memicu daya ingatan emosional yang lebih intensif lebih daripada visual.

  4. Mempengaruhi suasana hati Anda.

    Bau dapat memicu emosi dan suasana hati anda. Hal tersebut tetap terjadi tanpa anda sadari. Kadang-kadang kita tidak bisa mengerti mengapa kita tiba-tiba menjadi sangat cemas atau marah. Hal ini dipengaruhi oleh aromaterapi disekitar kita. Ada aroma yang membuat kita lebih rileks dan ada juga yang membuat kita lebih bahagia.

  5. Bisa membuat Anda gila.

     

    Orang-orang yang kurang peka dalam mencium aroma atau memiliki kekurangan dalam indera penciuman akan lebih besar dalam resiko mengalami depresi. Itu terjadi karena koneksi yang kuat antara bau dan emosi. Ketidakmampuan untuk merasakan aroma yang berbeda membatasi kemampuan kita untuk mengembalikan ingatan dan perasaan. Kurangnya penciuman juga berkorelasi dengan skizofrenia.

  6. Dapat membuat Anda menjadi paranormal

     

    Kita bisa merasakan ketakutan, kegembiraan, keinginan, dan emosi lainnya hanya dari mencium aroma orang sekitar. Setiap chemosignal mengaktifkan bagian yang berbeda dari otak kita. Jadi jika orang lain takut, keringatnya mengatakan pada otak kita, dia merasakan hal itu yang menyebabkan bagian “ketakutan” di otak kita menjadi terpapar.

  7. Dapat membuat Anda membeli lebih banyak

     

    Sales marketing menyebutnya “aroma penjualan.” Dengan kata lain – Hal tersebut adalah pencucian otak melalui hidung kita. Beberapa merek mobil menambahkan “bau mobil baru” di kendaraan mereka hanya untuk membuat kita membelinya. Beberapa toko menaruh wewangian di pintu masuk sehingga akan membuat pembeli mengikuti aroma dan membeli sesuatu. Kedai kopi dan toko roti membiarkan aroma produk jualnya keluar tepat keĀ  indera penciuman orang yang lewat secara sengaja. Aroma bau tersebut akan membuat orang sekitar untuk membeli produk mereka.

Jadi mungkin indera penciuman tidak vital tetapi sangat berguna dan penting. Tidak hanya membantu kita mengingat, merasakan, dan merasa senang, tetapi juga mempengaruhi perekonomian dunia dengan seluruh bidang untuk mengembangkan trik pemasaran.

Apa pendapatmu tentang ini? Bisakah Anda membayangkan hidup Anda tanpa indera penciuman Anda? Kami akan senang mendengar jawaban Anda di kolom komentar di bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *