in

Apa Saja Sih 11 Perbedaan Tempe GMO dan Non GMO?

Kualitas Nutrisi - Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan nilai gizi

Perbedaan tempe GMO dan non GMO ternyata dapat dilihat melalui berbagai faktor. Namun, masih banyak yang mempertanyakan perbedaan tersebut karena dianggap berpengaruh bagi kesehatan. Sebenarnya, apa saja yang dapat membedakan? Simak penjelasan berikut ini.

Perbedaan tempe GMO dan non GMO dapat dilihat jelas dari cara pembudidayaannya. Produk transgenik lebih diterapkan untuk harga yang lebih rendah, manfaat lebih besar dalam nilai gizi maupun hal daya, bahkan keduanya. Tempe lokal diproduksi secara alami oleh petani lokal. Itulah mengapa banyak yang menganggap bahwa produk yang dihasilkan atau ditanam secara alami lebih aman untuk diolah atau dikonsumsi.

Perbedaan Ukuran Kedelai - Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan sizenya

1. Perbedaan Ukuran Kedelai – Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan sizenya

Pada umumnya, kedelai menjadi produk impor yang didatangkan dari Brazil maupun Amerika Serikat.

GMO atau Genetically Modified Organism memang dibuat dengan tujuan untuk membuat organisme mengalami perubahan berdasarkan tujuan tertentu. Biaya minimal yang digunakan dapat meningkatkan produksi dan mengatasi masalah selama penanaman.

Itulah mengapa kedelai untuk produk impor memiliki ukuran yang lebih besar. Namun, banyak produk lokal yang memproduksi tempe dengan kedelai utuh dan membuat makanan tersebut menjadi semakin padat.

2. Produk Transgenik dan Alami – Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan pembudidayaannya

Perbedaan tempe GMO dan non GMO dapat dilihat jelas dari cara pembudidayaannya. Produk transgenik lebih diterapkan untuk harga yang lebih rendah, manfaat lebih besar dalam nilai gizi maupun hal daya, bahkan keduanya.

Tempe lokal diproduksi secara alami oleh petani lokal. Itulah mengapa banyak yang menganggap bahwa produk yang dihasilkan atau ditanam secara alami lebih aman untuk diolah atau dikonsumsi.

3. Warna – Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan tampilannya

Anda yang sering berbelanja di pasar mungkin pernah memilih-milih tempe, berdasarkan tampilan atau warnanya. Ada yang terlihat putih, ada pula yang terlihat agak kuning atau sedikit kusam.

Kedelai lokal dengan varietas kuning membuat warna dari produk tempe yang dijual tetap terlihat hampir sama. Namun, perbedaan tempe GMO dan non GMO akan warna ini tidak selalu dapat menunjukkan karakteristik dari produk sebab kedelai di pasaran, juga ada yang menggunakan produk impor.

4. Harga – Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan harganya

Kedelai lokal sama sekali tidak mengalami modifikasi maupun rekayasa genetik, sementara kedelai impor mengalami rekayasa genetik. Perbedaan tersebut tentunya mempengaruhi harga yang beredar di pasaran.

Kedelai GMO sudah pasti memiliki harga yang lebih murah, lain halnya dengan produk non-transgenik. Namun, pemilihan produk tergantung dengan harga yang harus dibayarkan tergantung pada kebutuhan dan kesediaan masyarakat.

Rasa - Perbedaan tempe GMO dan non GMO

5. Rasa – Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan rasanya

Jika dari tampilan sulit untuk dibedakan, Anda dapat menggunakan rasa untuk melihat perbedaan tempe GMO dan non GMO dengan baik. Perihal ini juga sering digunakan oleh orang-orang untuk membandingkan, lebih enak tempe lokal atau impor?

Meski mengalami proses fermentasi, kedelai impor tetap aman untuk dikonsumsi dan karena proses yang memakan waktu lama, rasa dari tempe menjadi terpengaruh. Rasa kacang merah lokal pun, bahkan terasa lebih gurih.

Dengan begitu, rasa dari tempe benar-benar dipengaruhi oleh jenis kedelai yang digunakan. Tempe kedelai lokal memiliki rasa yang lebih gurih, sedangkan kedelai impor menyuguhkan rasa yang lebih hambar atau tawar.

6. Kehigienisan – Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan kebersihan

Sebetulnya, supply untuk kedelai menjadi kurang begitu banyak, bahkan demand tidak mencukupi karena banyak petani yang sudah meninggalkan produksi kedelai.

Namun, kehigienisan dari kedua produk, baik dari tampilan dan isinya harus tetap diperhatikan saat proses produksi. Produk yang sehat, juga menjadi produk yang bersih.

Aroma dan Kesegaran - Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan freshness

7. Aroma dan Kesegaran – Perbedaan tempe GMO dengan non GMO berdasarkan freshness

Kedelai lokal yang dibuat untuk tempe non GMO dipercaya lebih berkualitas dalam hal kesegaran maupun aromanya. Namun, pengusaha harus banting tulang jika ingin memakai kedelai lokal sebagai bahan baku.

Produk impor biasanya sudah dipanen tiga bulan yang lalu atau beberapa waktu lalu sebelum pengiriman dilaksanakan. Kualitas tersebut tentunya juga menjadi penyokong untuk rasa kedelai lokal yang lebih gurih dan nikmat.

8. Uji Keamanan – Bedanya tempe GMO dengan non GMO berdasarkan standar

Sebelum diproduksi lebih lanjut, produk GMO telah melalui uji keamanan berupa uji alergisitas dan stabilitas gen yang membuatnya aman dikonsumsi. Banyak isu beredar bahwa produk tersebut memicu reaksi alergi, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar dan dapat dibantah.

Kualitas Nutrisi - Perbedaan tempe GMO dan non GMO berdasarkan nilai gizi

9. Kualitas Nutrisi – Bedanya tempe GMO dengan non GMO berdasarkan nilai gizi

Meski protein atau kandungan nutrisi pada kedua tempe dapat menjadi berbeda karena proses produksinya, perbedaan tempe GMO dengan non GMO tersebut tidak menjadi signifikan. Pilihan tersebut bergantung pada masing-masing individu yang memiliki kesempatan untuk memilih pangan yang disukai.

10. Perekonomian Lokal serta Luar Negeri – Ketidaksamaan tempe GMO dengan non GMO berdasarkan dampaknya

Karena kualitas rasa dari tempe non GMO dianggap lebih baik, produksi pangan lokal menjadi meningkat dan perekonomian petani lokal pun juga ikut berkembang. Petani semakin terdorong untuk meningkatkan produksi kedelai dalam jumlah banyak, tetapi tetap berkualitas.

11. Efek Konsumsi – Beda tempe GMO dengan non GMO berdasarkan efeknya

Walaupun belum ditemukan kasus bahwa kedelai transgenik menyebabkan penyakit tertentu, produk tersebut mengalami unsur pangan dalam jangka waktu panjang yang dapat memicu penyakit kanker, tumor, atau miom. Bukan transgenik semata, tetapi memicu.

Baca juga:

Itulah beberapa perbedaan tempe GMO dengN non GMO yang dapat Anda kenali dengan mudah. Sebagian besar masyarakat lebih menyukai produk lokal karena dianggap memiliki rasa yang lebih enak dan gurih, apalagi baik untuk kesehatan. Let’s love and support domestic products.

Written by monroe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menetralisir dari Paparan Obat - Manfaat daun pandan untuk ginjal orang yang kerap mengkonsumsi obat

Hidup Sehat dengan 11 Manfaat Daun Pandan untuk Ginjal

1. Memahami Tekstur Tofu - Tofu terbuat dari apa? Pahami dulu teksturnya

13 Fakta Terkait dengan Tofu Terbuat dari Apa