Jelaskan Proses Pembuatan Tempe dengan Tahapan yang Tepat!

Jelaskan Proses Pembuatan Tempe dengan Tahapan yang Tepat!

Jelaskan proses pembuatan tempe! Tempe adalah salah satu makanan yang bernilai gizi tinggi. Siapa pun bisa mendapat kan tempe dengan mudah dengan harga terjangkau di berbagai kalangan. Tempe juga mengandung isoflavon yang merupakan antioksidan yang baik untuk tubuh, dan ini proses pembuatannya.

Jelaskan proses pembuatan tempe! Proses ketiga adalah Pengupasan kulit yang bisa dilakukan dengan cara biji kedelai diinjak-injak. Itu untuk produksi dalam jumlah yang besar. Namun, jika produksi rumahan maka caranya bisa lebih bersih dan higienis, yaitu dengan alat khusus pengupas biji.

Pemilihan dan Pencucian Kedelai - Jelaskan proses pembuatan tempe tahap pertama

1. Pemilihan dan Pencucian Kedelai – Jelaskan proses pembuatan tempe tahap pertama

Penelitian yang dilakukan dan sudah diterbitkan pada tahun 1940-an hingga tahun 1960-an, menunjukkan bahwa tempe mengandung elemen yang berguna bagi tubuh, yaitu asam lemak, vitamin, Mineral, dan antioksidan.

Tempe adalah sumber vitamin B yang potensial. Tempe mengandung vitamin yang baik untuk tubuh, antara lain vitamin B1, B2, vitamin B6, B12, asam pantotenat, dan asam nikotinat.

Tempe juga mengandung mineral makro dan mikro dalam jumlah yang mencukupi kebutuhan tubuh. Mengurainya asam fitat ini membuat sejumlah mineral tertentu seperti besi, kalsium, magnesium, dan zink menjadi lebih siap untuk dimanfaatkan tubuh.

Jelaskan proses pembuatan tempe! Kualitas Biji kedelai saat pemilihan biji kedelai untuk dijadikan bahan dasar tempe wajib padat berisi, bagus, dan bernas. Pemilihan itu berguna untuk menghasilkan tempe yang baik dan berkualitas. Penyortiran ini bisa dilakukan dengan cara, tempatkan biji kedelai pada tampah, lalu ditampi.

Cara mencuci kedelai yang baik adalah dengan air bersih dan dengan air yang mengalir. Lakukan proses ini berulang-ulang agar pasir dan kotoran tidak terbawa oleh kedelai yang akan diolah.

2. Perendaman Awal – Jelaskan proses pembuatan tempe tahap kedua

Jelaskan proses pembuatan tempe! Proses kedua adalah merebus kedelai selama kurang lebih 30 menit atau hingga mendekati setengah matang. Lalu, merendamnya selama semalam atau sekitar 12 jam hingga menghasilkan kondisi asam.

 Ini akan memudahkan ketika proses  pengupasan kulit biji kedelai. Pada saat kedelai direndam inilah, sedang berlangsung proses fermentasi oleh bakteri yang ada di air.

Proses fermentasi inilah yang meningkatkan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Asam lemak tidak jenuh ini berguna menurunkan kandungan kolestrol serum.

Pengupasan Kulit

3. Pengupasan Kulit – Jelaskan proses pembuatan tempe tahap ketiga

Jelaskan proses pembuatan tempe! Proses ketiga adalah Pengupasan kulit yang bisa dilakukan dengan cara biji kedelai diinjak-injak. Itu untuk produksi dalam jumlah yang besar. Namun, jika produksi rumahan maka caranya bisa lebih bersih dan higienis, yaitu dengan alat khusus pengupas biji.

4. Perendaman Lanjutan – Jelaskan proses pembuatan tempe tahap keempat

Jelaskan proses pembuatan tempe! Proseskeempat adalah melakukan Perendaman lanjutan agar kedelai bisa mencapai tingkatan keasaman yang baik, yaitu kira-kira 3,5 hingga 5,2 pH.

Pencucian Kedelai yang Telah Direndam - Jelaskan proses pembuatan tempe tahap kelima

5. Pencucian Kedelai yang Telah Direndam – Jelaskan proses pembuatan tempe tahap kelima

Jelaskan proses pembuatan tempe! Proses kelima adalah Pencucian setelah direndam. Berguna untuk menghilangkan bakteri dan mikroorganisme yang tumbuh selama proses perendaman, serta membuang kelebihan asam dan lendir.

6. Perebusan Lanjutan – Penjelasan proses pembuatan tempe tahap keenam

Penjelasan proses pembuatan tempe! Proses keenam adalah perebusan lanjutan yang juga berguna sebagai proses sterilisasi untuk mematikan mikroorganisme yang tumbuh selama perendaman berlangsung. Waktu untuk perebusan tergantung pada kondisi  bahan tersebut. Rata-rata proses ini memakan waktu 40-60 menit.

Penirisan dan Pendinginan

7. Penirisan dan Pendinginan – Langkah proses pembuatan tempe tahap ketujuh

Proses ketujuh adalah biji yang sudah direbus dan matang itu diangkat dan ditiriskan dengan cara dihamparkan tipis-tipis di atas nampan atau tampah yang lebar dan besar supaya mempercepat proses penirisan dan dingin. Ditunggu hingga dingin dan biji  kedelai mengering.

8. Penambahan Ragi – Cara proses pembuatan tempe tahap kedelapan

Proses kedelapan adalah menambahkan ragi pada kedelai dengan cara dicampurkan sambil diaduk hingga merata pada suhu sekitar 37°C. Perbandingannya 1 kg kedelai menggunakan sekitar 1 gram atau satu sendok makan ragi.

Pembungkusan Bahan - Tahap proses pembuatan tempe tahap kesembilan

9. Pembungkusan Bahan – Tahap proses pembuatan tempe tahap kesembilan

Proses kesembilan adalah proses membungkus kacang kedelai itu. Daun jati dan daun pisang dapa digunakan sebagai pembungkus alami atau bahan buatan seperti plastik yang dinilai lebih efisien dan praktis.

10. Pemeraman Kedelai – Penjelasan proses pembuatan tempe tahap kesepuluh

Peram bungkusan kedelai. Jika pembungkusnya adalah plastik, pemeraman lakukanlah di atas kajang-kajang bambu yang diletakkan pada rak-rak. Jika pembungkusnya berupa daun, lakukan pemeraman pada keranjang bambu yang ditutup goni.

Penusukan Lidi - Penjelasan mengenai proses pembuatan tempe tahap kesebelas

11. Penusukan Lidi – Penjelasan mengenai proses pembuatan tempe tahap kesebelas

Terakhir, sesudah proses pemeraman selama semalam, lakukan penusukan dengan lidi yang bertujuan supaya udara segar bisa masuk ke dalam bungkusan bahan tempe. Lakukan pemeraman yang kedua kali selama semalaman dan keesokan harinya tempe yang dibuat telah jadi dan siap untuk dikomsumsi atau dijual.

Baca juga:

Ragi merupakan kumpulan spora mikroorganisme yang dalam hal ini disebut dengan kapang. Dalam proses pembuatan tempe, sedikitnya terdapat empat jenis kapang yang dibutuhkan dari genus, yaitu  Rhizopus, yaitu Rhyzopus oligosporus, Rhyzopus stolonifer, Rhyzopus arrhizus, Rhyzopus orizae.

Keempat jenis kapang itu berfungsi untuk mengikat setiap keping dari biji kedelai dan memfermentasikannya menjadi produk tempe yang siap dimakan.

Melalui proses fermentasi itu memungkinkan adanya perubahan kimia pada protein, lemak, karbohidrat yang menjadikan tempe adalah sumber protein yang jumlahnya sembilan kali lipat lebih banyak daripada sumber protein dari makanan lain.

Dari zaman dulu hingga sekarang ini, tempe masih menjadi makanan sederhana serta memiliki manfaat yang baik untuk tubuh manusia. Please try and get the benefits!