Top List

7 Larangan dalam Menjalani Kehidupan Suami Istri

Larangan menjalani kehidupan suami istri – kalian pernah nggak sih ngeliat pasangan suami istri yang doyan berantem. Dikit-dikit berantem, dikit-dikit berkelahi, berkelahi kok dikit-dikit, ya? Pada dasarnya berantem atau berkelahi dalam menjalani hubungan adalah sesuatu yang wajar. Keduanya terjadi saat tidak ada kecocokan antara dua orang.

Dan seperti yang kalian tahu, dalam menjalani hubungan suami istri, kalian nggak akan selalu menemui kecocokan. Ada kalanya kalian harus berantem dan menyelesaikan perkara dengan cara-cara tersebut.

Ngomong-ngomong soal kehidupan suami istri, pernah nggak sih kalian tahu soal larangan dalam menjalani kehidupan suami istri? Ya, sebagai kehidupan sebagai umumnya, ada kalanya kita dihadapkan dengan beberapa larangan yang harus dipatuhi.

Tentu saja guna dari larangan ini adalah untuk menjaga hubungan kalian dengan pasangan tetap langgeng dan terbebas dari masalah yang serius. Dengan kata lain, saat kalian menghindari larangan-larangan ini, kalian bisa dengan mudah menghindarkan hubungan kalian dari perpecahan.

Nah, yang menjadi pertanyaan kemudian adalah; apa saja larangan yang dimaksud? Seperti apa cakupannya? Dan, bagaimana penerapannya? Untuk menjawabnya, mari kita simak pembahasan berikut.

larangan menjalani kehidupan suami istri

1. Jangan jadi orang yang membuang pikiran positif – larangan menjalani kehidupan suami istri

Saat kalian membuang semua pikiran positif, pikiran kalian hanya akan dipenuhi dengan pikiran buruk dan ketidakpastian. Kalian hanya akan merasa kalau pasangan kalian sudah nggak lagi perhatian; pasangan kalian sudah nggak lagi sayang; dan semua pikiran negatif lainnya.

Dari sini kalian tentu paham, bahwa semua pikiran negatif ini akan membawa kalian pada rasa cemburu yang nggak berdasar. Itu hanya akan membuat hubungan kalian terancam.

Tahu kenapa? Ya, karena dengan semua pikiran-pikiran buruk tersebut, kalian bisa dengan mudah memperlakukan pasangan kalian secara buruk, jadi cemburuan, dan mengganggu aktivitas. Ini jelas nggak baik; nggak sehat. Makanya harus dijauhi.

2. Jangan jadi pencemburu – larangan menjalani kehidupan suami istri

Kita tentu sepakat bahwa cemburu adalah tanda cinta. Tapi, nggak semua cemburu merupakan tanda cinta. Cemburu juga ada batas dan tingkat kerasionalannya. Kalian nggak bisa seenaknya cemburu; apalagi kalau cemburu kalian nggak punya dasar.

Akibat dari cemburu itu sangat luas. Paling parah, kalian akan jadi pengekang kehidupan pasangan. Melarang pasangan untuk melakukan ini dan itu agar kalian nggak cemburu. Padahal, apa yang kalian larang justru membuat mereka nggak nyaman. Walhasil, hubungan kalian pun akan jadi taruhan. Jika nggak diselesaikan dengan baik, ini akan jadi alasan perpisahan kalian.

3. Jangan jadi orang yang selalu ingin tahu – larangan menjalani kehidupan suami istri

Benar, menjalani hubungan suami istri memang harus terbuka, tapi, nggak semua harus dibuka dengan cara-cara yang sama. Kadang kala ada fakta yang harus diolah terlebih dahulu sebelum dibuka. Kenapa? Karena fakta-fakta yang dimaksud umumnya mengandung hal yang sensitif. Saat hal ini nggak diolah, hubungan kalian bisa menjadi taruhannya.

Lantas, apa hubungannya dengan jangan jadi orang yang selalu ingin tahu? Saat pasangan kalian diindikasi menyembunyikan sesuatu, tunggulah dulu, jangan langsung memaksanya untuk berbicara. Biarkan mereka  mengolah dan menyampaikan dengan cara-cara yang tepat.

4. Jangan jadi pembohong – larangan menjalani kehidupan suami istri

Tentu saja berbohong adalah hal yang salah. Saat kalian berbohong, kalian akan kehilang kepercayaan dari orang yang kalian bohongi. Semakin kalian berbohong, semakin pasangan kalian nggak percaya pada kalian. Bahkan untuk masalah kecil sekalipun.

Berbohong adalah masalah besar dalam hubungan. Tindakan yang terus diulang-ulang akan menyebabkan pasangan jengah dan memilih untuk pergi.

Tentu saja bukan karena bosan dengan kalian. Mereka hanya bosan terus dibohongi. Kalian harus tahu, secara fitrah, manusia adalah makhluk yang nggak suka dibohongi. Makanya, jangan berlaku bohong pada pasangan. Terkecuali, kalian ingin memperoleh hubungan yang berantakan.

5. Jangan bertukar peran – larangan menjalani kehidupan suami istri

Mungkin bagi kalian sepele. Mungkin bagi kalian, bertukar peran adalah sesuatu yang umum dan banyak dilakukan di era milenial seperti sekarang. Ya, memang seperti itu. Tapi kalian juga harus tahu, bertukar peran adalah hal paling bodoh dalam menjalani hubungan.

Wanita bukanlah tulang punggung keluarga. Walau mereka  kuat, tetap saja, mereka punya batas lelah dan jengah. Berbeda dengan laki-laki.

Maka dari itu, hidupkanlah hubungan kalian sebagaimana mestinya. Jangan  bertukar peran. Sekalipun kalian mampu, kalian dan pasangan nggak kuat menjalani pertukaran ini untuk waktu yang lama. Kalau pun bisa, itu hanya akan menjadi masalah baru; sumber pertengkaran baru.

6. Jangan saling tak acuh – larangan menjalani kehidupan suami istri

Ingat, dalam menjalani hubungan suami istri, kalian dituntut untuk selalu peduli dengan pasangan kalian. Mereka adalah pasangan kalian; sudah seharusnya kalian memberikan perhatian dan kasih sayang pada mereka. Terlepas sifat mereka seperti apa, karakter mereka seperti; pada kenyataannya, pada saat pernikahan, kalian sudah menerima mereka apa adanya.

Mengacuhkan pasangan adalah hal yang paling tidak diperbolehkan. Benar, kalian mungkin bisa hidup mandiri. Kalian mungkin sibuk dan nggak sempat untuk memberikan perhatian. Tapi, kalian juga harus tahu, hubungan yang langgeng adalah hubungan yang dipenuhi dengan kasih sayang, bukan hanya kasih uang.

7. Pisah kamar – larangan menjalani kehidupan suami istri

Ini adalah satu dari sekian alasan perceraian. Atau, ini adalah fase awal perceraian. Kenapa? Karena pada beberapa kasus, perceraian akan selalu dimulai dengan pisah ranjang. Setelah pisah ranjang, kalian biasanya akan pisah rumah, dan dilanjutkan dengan pisah kartu keluarga.

Maka dari itu, agar hubungan suami istri kalian tetap terjalin dengan baik, kalian dianjurkan untuk nggak pisah ranjang walau sedang dalam masalah sekalipun.

Jikapun ada masalah, bicarakan. Jangan diam lalu mengusir pasangan keluar. Tindakan ini hanya akan membuat masalah baru, dan hubungan kalian pun akan diambang kehancuran karenanya.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *