7 Cara Menanam Cabe Rawit ini Mudah, Hasilnya Melimpah

7 Cara Menanam Cabe Rawit ini Mudah, Hasilnya Melimpah

Cara menanam cabe – pernah nggak sih kalian mikir kalau pekarangan rumah yang luas dimanfaatkan untuk kepentingan yang menghasilkan? Maksud kami, pernah nggak kalian coba buat membudidaya ternak atau tanaman?

Kalau kalian pikir melakukan budidaya itu sulit, berarti kalian kurang banyak membaca.

Loh wong nyatanya sudah banyak tips dan trik yang bisa kalian praktikkan, kok. Dengan tips dan trik tersebut, kalian pun bisa mengatasi berbagai problem yang timbul di kemudian hari.

Bukan cuma sampai di situ, dengan melakukan budidaya pula, kalian bisa mendapatkan keuntungan praktis dan ekonomis.

Menanam cabe misalnya. Menanam cabe bisa dilakukan dengan banyak tempat. Salah satunya pekarangan rumah.

Selain mudah dan praktis, menanam cabe di pekarangan rumah juga bisa menghasilkan keuntungan. Paling tidak, stok cabe kalian aman. Jadi, kalian bisa menghemat pengeluaran untuk membeli cabe di pasar.

Nah, untuk kalian yang penasaran bagaimana menanam cabe di rumah, berikut kami sajikan tips dan triknya.

cara menanam cabe

1. Siapkan lahannya – cara menanam cabe

Untuk tahap awal, siapkan lahannya saja dulu. Pastikan lahannya ada dan terkondisikan. Loh, maksudnya terkondisikan bagaimana? Kalian harus memastikan tanah yang akan ditanam tidak ditumbuhi oleh tanaman liar.

Itu satu. Yang keduanya, pastikan juga suhu lingkungannya tidak terlalu panas. Untuk masalah ini, kalian bisa siasati menggunakan instrumen berkebun.

Oh ya, kalian juga perlu memilih tanah yang subur, dipenuhi zat hara dan humur. Jangan lupa untuk padatkan tanah secara bertahap untuk mendapatkan pertumbuhan yang maksimal.

2. Pilih bibit berkualitas – Cara menanam cabe

Kalau kalian sudah menemukan lokasi yang cocok, kalau lokasinya sudah sesuai dengan spesifikasi tadi, hal berikutnya yang perlu kalian lakukan adalah memilih bibit.

Tentu saja, untuk mendapatkan hasil terbaik, kalian harus memilih bibit terbaik untuk ditanam.

Untuk soal bibit ini, kalian bisa dapatkan dengan dua cara. Pertama dengan mendapatkannya dari cabe yang masih segar. Atau kalau mau gampang kalian bisa dapatkan di toko penyedia bibit.

3. Lakukan penyemaian – Cara menanam cabe

Menanam cabe tidak langsung dilakukan di tanah. Kalian harus lakukan penyemaian dengan tahapan khusus untuk meningkatkan kualitas pertumbuhan bibit.

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk menyemai bibit cabe adalah dengan merendamnya dulu di air hangat selama 3 jam. Sesudah itu letakkan bibit cabe ke dalam polibag yang sudah diisi tanah dan bubuk kandang dengan perbandingan 3 : 1. Tutupi benih dengan tanah setebal 1 cm. Biarkan begitu sampai benih berkecambah. Jika sudah, perkenalkan dengan sinar matahari.

4. Proses penanaman – Cara menanam cabe

Setelah 4 minggu lamanya, pindahkan benih yang masih kecil ke lahan yang sudah disiapkan. Sebelum itu, jangan lupa untuk menggemburkan tanah dan memberinya pupuk.

Pindahkan benih dari polybag ke lahan yang sudah disiapkan dengan perlahan. Pastikan benih terjaga dan tidak rusak.

Jika kalian tetap ingin menggunakan polybag, usahakan untuk memperhatikan ukuran polybag. Pastikan ukuran diameter polybag tidak kurang 30 cm. Ini untuk menjaga pertumbuhan benih tetap maksimal.

5. Lakukan pemupukan – Cara menanam cabe

Selama masa penanaman, kalian harus memperhatikan perihal pemukuran. Paling tidak, pastikan tanaman cabe benar-benar mendapatkan asupan pupuk.

Gunakan pupuk kompos agar kualitas cabe tetap yang terbaik dan berstatus organik.

Pemupukan bisa dilakukan setiap 1 bulan sekali, atau setiap kali melakukan panen. Pemupukan ini dilakukan untuk menjaga nutrisi tanaman cabe.

6. Penyiraman – Cara menanam cabe

Untuk tanaman cabe, penyiaraman bisa dilakukan saat kemarau saja, atau bisa juga dilakukan sehari sekali.

Tanaman cabe yang jarang disirami akan mengering. Pada kondisi ini, tanaman akan layu dan tidak lagi menghasilkan cabe. Ini tentu jadi permasalahan tersendiri bagi kalian.

Oleh karena itu, usaha untuk menyirami tanaman cabe secara rutin. Tapi kalian juga musti ingat, jangan terlalu sering menyiram. Intensitas dan frekuensi air yang digunakan pun harus dijaga. Harus ideal dan tidak boleh berlebihan, apalagi kurang.

7. Panen – Cara menanam cabe

Untuk panen sendiri tidak ada aturan khusus. Kalian bisa melakukan panen setelah 3 bulan, terhitung dari pertama kali penanaman bibit sampai waktu tersebut.

Jika perawatan kalian baik, pemberian pupuk sampai penyiraman dilakukan dengan baik, tanaman cabe kalian bisa menghasilkan periode panen selama 6 bulan, bahkan lebih.

Baca juga :

Itulah tadi beberapa cara menanam cabe. Cara-cara tadi bisa kalian simak dan terapkan. Selain mudah, cara di atas juga cukup simpel dan informatif.