Top List

Serius Nih ! 7 Hal Penting Tentang Perseteruan Antara PERSIB Dan PERSIJA

Pada dunia persepakbolaan, rivalitas dan tensi bukanlah merupakan hal yang asing lagi bagi bagi atlet, supporter maupun masyarakat penikmat olahraga tersebut. Terjadinya rival bebuyutan pun adalah hal yang lumrah terjadi pada pertandingan sepakbola dunia maupun pertandingan sepakbola di Indonesia. Salah satu rivalitas dengan tensi paling panas terjadi dikala Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung (PERSIB) melawan Persatuan Sepakbola Indonesia Jakarta (PERSIJA). Perseteruan antara PERSIB dan PERSIJA memanglah sudah tidak asing lagi di telinga para penggemar sepakbola. Perseteruan ini terjadi karena gengsi kedua supporter dan juga jark dari kedua wilayah kota yang berdekatan tersebut.

Namun, meskipun seringkali menuai kontrofersi dan perseteruan hebat, pertandingan yang terjadi antara PERSIB dan PERSIJA selalu menjadi pertandingan yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Bukan hanya oleh Bobotoh/Viking (Supporter PERSIB) dan The Jak Mania (Supporter PERSIJA) namun juga ditunggu oleh masyarakan se-Indonesia. Nah, tak hanya karena pertandingannya yang selalu diwarnai dengan tensi tinggi para supporter, permainan PERSIB dan PERSIJA pun selalu membuat para penonton di rumah maupun di lapangan gemas.

Berikut 7 Hal penting mengenai perseteruan PERSIB dan PERSIJA,

  1. Pertandingan Pada 16 November 1986perseteruan PERSIB dan PERSIJADulu pada ajang Piala Jusuf – turnamen besar di makassar sekitar tahun 1970-an, PERSIB bertanding melawan PERSIJA dan membantai PERSIJA dengan skor 7-0. Setelah peristiwa tersebut, PERSIJA melakukan aksi protes meninggalkan lapangan kaena merasa diurangi oleh tim pertandingan. Peristiwa tersebut menjadi memanas karena PERSIB menjadi Juara bertahan di dalam pertandingannya bersama persatuan sepakbola lain. Pada saat itu bisa dibilang bahwa masa itu merupakan masa keemasan Maung Bandung. Setelah kejadian tersebut, PERSIJA terus menerus dihantui oleh terror yang dilakukan oleh supporter PERSIB hingga bus PERSIJA pernah dilempari batu oleh para pendukung PERSIB tersebut.Namun, hal tersebut tidak membuat PERSIJA goyah dan menyerah. Dengan kekuatan tim dan mental yang mereka miliki, PERSIJA berhasil menangkis serangan PERSIB yang tajam dan bertubi tubi. Sampai pada akhirnya gol kemenangan dicetak oleh pemain legendaris PERSIJA Adityo Darmadi. Peristiwa tersebut menjadi peristiwa kemenangan bersejarah bagi PERSIJA karena untuk pertama kalinya dapat mengalahkan PERSIB.
  2. Pertandingan 3 Maret 2002perseteruan PERSIB dan PERSIJABersatunya Galatama dan Perserikatan menjadi Liga Indonesia pada sekitar tahun 90-an tidaklah membuat rivalitas antara PERSIB dan PERSIJA menyurut dan malah semakin memanas. Peristiwa unik dan bersejarah terjadi di Stadion Siliwangi pada pertandingan PERSIB dan PERSIJA pada tanggal 3 Maret 2002 lalu. Kontroversi terjadi setelah salah satu pemain PERSIB, Sujana, mencetak gol pada delapan menit pertama. Lalu disusul seri oleh pemain PERSIJA, Budi Sudarsono. Nah, yang unik adalah ketika Budi mencetak gol keduanya yang dianggap tidak sesuai dan menyalahi aturan fair play tidak tertulis. Pada akhir pertandingan, terjadilah adu mulut antara pemain PERSIB dan PERSIJA dan begitu pula kericuhan terjadi antara supporter keduanya.
  3. Rekor Laga PERSIB vs PERSIJA 10 Tahun Kebelakangperseteruan PERSIB dan PERSIJAKeseruan yang terjadi disetiap pertandingan PERSIB melawan PERSIJA tentu saja membuat kedua tim ini menjadi laga yang ditunggu oleh masyarakat. Terhitung sejumlah 5 kemenangan yang terjadi kepada PERSIJA, dua kali kemenangan untuk PERSIB, dan 9 kali seri pada 16 pertandingan sejak tahun 2008 hingga sekarang.
  4. Bobotoh Viking dan The Jak Maniaperseteruan PERSIB dan PERSIJAPertandingan yang terjadi di stadion tentunya tidak akan seru dan lengkap tanpa adanya supporter. Bobotoh Viking dan The Jak Mania adalah gambaran mengenai supporter fanatik yang mendukung penuh para jagoannya bahkan hingga terjadi rivalitas yang selalu memanas ketika PERSIB dan PERSIJA bertanding.Selalu saja terjadi kericukhan antara Bobotoh dan The Jak ketika PERSIB dan PERSIJA sedang bertanding bahkan bisa sampai memakan korban jiwa. Keduanya bahkan serikali kedapatan membawa senjata senjata tajam guna untuk saling menyerang satu sama lain. Salah satunya merupakan bentrokan yang pernah terjadi di GBK Jakarta pada tahun 2012. Bentrokan ini memakan tiga orang korban yang ketiganya merupakan Bobotoh.
  5. Korban Salah Sasaranperseteruan PERSIB dan PERSIJAMasih membahas mengenai perseteruan Bobotoh vs The Jak yang memakan korban jiwa. Pada tahun lalu pernah terjadi pengeroyokan salah sasaran yang dilakukan oleh bobotoh kepada sesama Bobotoh. Lelaki umur 22 tahun asal Bandung bernama Ricko Andrean merupakan korban pengeroyokan salah sasaran tersebut.Berawal dari terjadinya pengeroyokan oleh Bobotoh kepada seorang The Jak Mania, pada saat itu Ricko yang diduga sedang menikmati makan siang disekitaran stadion mendengar keributan yang terjadi. Ricko pun penasaran dan mendekati area pengeroyokan tersebut sampai seorang yang sedang dikeroyok pun berlari dan bersembunyi di belakang Ricko. Saat itulah Bobotoh yang sedang panas tanpa tedeng aling aling langsung mengeroyok Ricko hingga terjadi luka parah di kepala Ricko. Ricko pun dirawat selama beberapa hari di Rumah Sakit karena gegar otak.
  6. Ketatnya Keamanan Pada Pertandingan Persib vs Persijaperseteruan PERSIB dan PERSIJASetelah terjadinya banyak kericuhan dan bentrok yang terjadi antara supporter PERSIB dan PERSIJA tentu saja membuat resah masyarakat sekitar bahkan pemerintahan. Hingga saat ini pertandingan yang terjadi antara PERSIB vs PERSIJA selalu dilengkapi dengan keamanan yang super ketat. Bahkan baru-baru ini pada pertandingan PERSIB melawan PERSIJA pada tanggal  23 Septermber 2018, polisi menyiapkan 4000 personil gabungan yang didalamnya termasuk TNI demi mengamankan laga tersebut.
  7.  Tewasnya The Jak Maniaperseteruan PERSIB dan PERSIJATewasnya The Jak Mania sebelum berlangsungnya laga PERSIB lawan PERSIJA pada tanggal 23 September 2018 masih hangat di telinga masyarakat Indonesia tahun ini. Pria bernama Haringga Sirila (23) tewas ditangan para Bobotoh ketika hendak menonton laga kedua tim tersebut di Stadion GBLA.Tak tanggung tanggung, Haringga tewas di tangan puluhan Bobotoh yang dengan sangat anarkis menghabisi nyawa pria asal Indramayu tersebut. Hingga saat ini polisi sudah menangkap sekitar 17  yang diduga menjadi tersangka pengeroyokan tersebut.

Yap… Berikut diatas merupakan ulasan mengenai PERSIB lawan PERSIJA yang selalu menjadi perbincangan para penggemar sepakbola Indonesia. Keduanya merupakan jagoan hebat untuk para supporternya. Namun sebagai masyarakat cerdas, kita perlu memisahkan antara langkah buruk dan langkah baik yang seharusnya kita ambil. When You’re thinking about your rival.. look at the mirror, there is your mortal rival in there. Hal ini untuk menjelaskan bahwa sebenarnya musuh terbesar dalam kehidupan ini bukanlah orang lain, melainkan diri sendiri.

Terkadang beberapa orang menjadi menutup mata pada kesalahannya sendiri, sehingga mereka lebih suka menyalahkan orang lain daripada diri sendiri. Sebagai manusia bahkan ada kalanya tidak bisa membedakan mana perbuatan yang salah dan mana perbuatan yang benar. Sehingga kebanyakan kalangan hanya memikirkan kelompoknya masing-masing dibandingkan saling mengintroveksi dirinya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *