Top List

Anak Kost Wajib Baca 7 Kiat Sukses Mahasiswa Perantau ini!

kiat sukses mahasiswa perantau

Kiat sukses mahasiswa perantau – merantau adalah salah satu jalan untuk meraih kesuksesan. Merantau bukan hanya bekerja; seseorang yang pergi dari kampung halaman untuk waktu yang lama (bisa sekolah atau kuliah) juga disebut sebagai perantau.

Ngerantau bukanlah pekerjaan mudah, genks. Selain lu harus bergelut dengan diri lu sendiri, masalah keuangan dan ketidaktersediaan tempat sambat adalah kepahitan yang harus kalian hadapi.

Ya, mahasiswa perantau berbeda dengan mahasiswa dalam kota. Mereka yang merantau akan dihadapkan dengan masalah keuangan yang pelik. Biasanya mereka harus memilih; apakah uang mereka akan dihabiskan untuk makan, atau open room.

Gue sendiri pernah ngalamin. Secara gue sendiri mahasiswa perantau; sekaligus pekerja perantau. Jadi di sini gue bakal nulis beberapa kiat sukses biar kalian–mahasiswa perantau–bisa hidup layak dan nyaman diperantauan. Tapi sebelum gue mulai pembahasan, gue mau ngasih tahu ke kalian dulu kalau bahasan ini agak mengandung hal-hal kurang nyaman untuk orang alim dan sok alim. Jadi kalau kalian nggak nyaman dengan hal yang sama, ada baiknya kalian meninggalkan artikel ini sebelum muntah darah.

Ok, tanpa pikir panjang lagi, mari kita mulai pembahasan kita kali ini.

1. Jangan tinggal sendiri. Rajin-rajinlah berbagi – kiat sukses mahasiswa perantau ini hukumnya wajib dan harus diikuti

Di perantauan kalian nggak bakal nemuin keluarga atau kerabat yang bisa ngasih makan seenak jidat kalian. Di sana, kalian bakal dituntut untuk berjuang dan menyelesaikan semua masalah secara mandiri. Tapi biar pun mandiri, usahakan untuk nggak tinggal sendiri. Loh kenapa?

Ya, tinggal sendirian di perantauan adalah hal yang kurang baik. Ini bakal bikin kalian kesusahan, kelaparan, dan kehilangan berat badan. Ini jelas membahayakan.

Oleh karena itu, kalau kalian berniat menjadi mahasiswa perantau, mulailah ancang-ancang. Perhitungkan dengan siapa kalian harus tinggal; apakah dengan saudara, teman, atau tante girang. Semuanya terserah kalian. Yang penting jangan tinggal sendirian.

2. Buat celengan – kiat sukses mahasiswa perantau yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah keuangan

Masalah keuangan adalah hal lumrah bagi mahasiswa perantau. Kendati demikian, kalian nggak berkecil hati. Kalian harusnya bangga. Dengan kalian dihadapkan dengan masalah ini, kalian akan bisa mengatur keuangan secara lebih mandiri.

Nah, terkait dengan masalah keuangan tadi, salah satu solusi yang bisa kalian pilih adalah dengan membuat celengan. Nggak perlu uang kertas, uang receh pun nggak masalah.

Celengan adalah solusi jitu untuk mengatasi masalah keuangan. Dengan celengan, kalian memiliki tabungan yang bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan keuangan tak terduga. Sederhananya, saat kalian butuh uang dadakan, kalian nggak perlu bingung dan harus meminjam uang dari bank. Kalian cukup membuka celengan dan mengambil uang yang ada di sana saja.

3. Belilah printer – kiat sukses mahasiswa peratau yang harus dilakukan untuk menunjang keuangan

Harga printer–yang lumayan bagus–ada di kisaran 3 jutaan. Cukup murah. Apalagi kalau kalian bisa memanfaatkannya sebagai ladang usaha. Hah, ladang usaha? Maksudnya?

Begini. Setiap mahasiswa akan membutuhkan yang namanya printer. Gimana nggak, kan setiap mahasiswa bakal dihadapkan dengan tugas. Dan buat ngumpulin tugas itu, mau nggak mau mereka harus print tugas-tugas tersebut sebelum akhirnya diserahkan ke dosen.

Lah, terus apa hubungannya dengan mahasiswa perantau? Ada. Di sini ada peluang untuk memperpanjang hidup. Kalian bisa menggunakan peluang ini untuk meraup keuntungan. Caranya?

Caranya gampang. Kalian hanya perlu membuka jasa print. Kalian bisa ambil client dari orang-orang terdekat kalian. Bisa dari teman dekat kalian, teman kelas, jurusan, fakultas, hingga satu kampus. Nah, biar jasa kalian laris, kalian perlu membuka harga yang kompetitif.

4. Carilah tempat kost yang murah – kiat sukses mahasiswa perantau ini harusnya sudah diikuti sejak awal menjadi mahasiswa

Sebagai mahasiswa perantau, menghemat adalah hal yang harus dilakukan. Sedang sektor penghematan yang bisa dilakukan adalah biaya kost. Kalian bisa memangkas biaya kost sebesar mungkin untuk keperluan lain. Bisa untuk makan, jajan, atau kertas print.

Hanya saja, kalau kalian pengen ngikutin kiat ini, kalian harus hati-hati. Kenapa? Karena selain murah, kalian juga harus mempertimbangkan masalah keamanan.

Ya, sering kali mahasiswa hanya mementingkan murahnya saja, tanpa peduli seberapa bahaya dan rawannya daerah yang ditinggali nanti. Oleh karena itu, kalau kalian ingin mengikuti kiat ini, barengi juga dengan memilih tempat kost yang aman dan nyaman. Usahakan untuk memilih tempat kost yang ada penjaganya. Ada minimal ada CCTV yang aktif. Dengan begitu, resiko kehilangan atau kemalingannya akan lebih kecil.

5. Bawalah kendaraan sendiri – kiat sukses mahasiswa perantau ini patut dilakukan untuk lebih menghemat biaya

Kadang kala ongkos taksi atau angkutan umum sangat membenai mahasiswa. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah biaya transport ini, mahasiswa perantau bisa mengakalinya dengan membawa kendaraan sendiri ke perantauan. Kenapa begitu, kan ngerepotin?

Soal ngerepotin nggaknya sih tergantung kalian. Tapi senggaknya, dengan kalian membawa kendaraan ke perantauan, mobilitas kalian akan lebih mudah. Kalian udah nggak perlu ojek, angkot, atau transportasi umum lainnya. Dan dengan kendaraan pribadi pula, kalian bisa menghemat biaya transportasi, dan bisa menggunakannya untuk kepentingan lain. Beli handuk di hotel misalnya.

6. Sering-sering bergaul dengan mahasiswa perantau lain – kiat sukses mahasiswa perantau ini harus banget kalian ikuti

Pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial. Manusia membutuhkan orang lain untuk bisa hidup. Kendati bisa berjuang dan berjalan sendiri, tetap saja. Dalam siklus hidup, manusia sangat nggak bisa ngejalanin semua sendiri.

Pun dengan mahasiswa perantau. Mereka juga harus menjalani semuanya bersama kawan sepenanggungan. Oleh karena itu, mereka harus membaur dan menyatu dengan siapapunyang sepenanggungan.

Kenapa harus membaur? Kan itu buang-buang waktu. Emang. Bisa jadi kalian hanya membuang-buang waktu saja kalau nongkrong dan berkumpul dengan teman. Tapi di sinilah lebih kebijaksaan diuji. Sebab poinnya bukan pada kalian yang harus nongkrong. Tapi Kalian yang harus berbaur. Kalian boleh nggak nongkrong, tapi akrablah dan berbaikhatilah pada sesama. Kenapa? Karena pada suatu saat nanti, saat kalian membutuhkan bantuan, mereka yang kalian baiki akan senantiasa ada mengulurkan tangan.

7. Ikutlah kegiatan kampus – kiat sukses mahasiswa perantau ini agaknya harus benar-benar diterapkan

Sama dengan poin 6. Tujuan kalian mengikuti kegiatan kampus adalah untuk menambah relasi. Ini penting, terlebih untuk perantau. Dengan menambah relasi, orang-orang baik akan bertambah pula. Dan dengan bertambahnya orang baik, kesulitan kalian akan berkurang dengan sendirinya. So, cobalah untuk ikuti kegiatan kampus dan berbaurlah dengan mahasiswa lain.

Baca juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *