in

Seputar Tes kesehatan mata yang Perlu Diketahui

Tes kesehatan mata

Mata adalah jendela dunia, ungkapan tersebut sangat mengimplementasikan betapa pentingnya peran mata yang sehat bagi manusia. Tes kesehatan mata perlu dilakukan untuk memeriksa ke dokter dan mengecek apakah terjadi kelainan pada mata atau tidak.

Saat melakukan pemeriksaan mata ke dokter dan menemukan masalah serius, maka  bisa dicegah atau ditanggulangi dengan secepat mungkin. Di bawah ini, akan dijelaskan lebih dalam seputar tes kesehatan mata.

Tes pertama yang biasa dilakukan saat kamu melakukan tes kesehatan mata adalah mendeteksi apakah kamu mengalami mata minus atau tidak. Mungkin sebagian besar orang sudah familiar dengan tes yang satu ini.

Tes Kesehatan Mata

Jenis Tes Kesehatan Mata

Tes kesehatan mata yang akan dibahas kali ini ada empat jenis, yakni tes mata minus; miopi, hipermetropi, dan presbiopi; tes buta warna; dan tes mata silinder.

Kamu bisa mendapatkan tes pemeriksaan mata dengan mendatangi langsung ke dokter mata agar hasilnya lebih akurat dan kondisi mata bisa diketahui lebih cepat apabila terdapat kelainan.

Berikut penjelasan dari masing-masing tes beserta contoh tes pemeriksaan mata yang biasa digunakan:

1.    Tes Mata Minus

Tes pertama yang biasa dilakukan saat kamu melakukan tes kesehatan mata adalah mendeteksi apakah kamu mengalami mata minus atau tidak. Mungkin sebagian besar orang sudah familiar dengan tes yang satu ini.

Berikut adalah gambar tes minus yang akan diberikan dokter saat melakukan pemeriksaan mata.

Tes Mata Minus

Apabila kamu melakukan tes pemeriksaan mata ini menggunakan laptop atau komputer dengan ukuran kurang dari 20 inch, baca dengan jarak 1,5 m.

Sedangkan jka layar kamu lebih dari 20 inch, baca dengan jarak 2,2 m. Caranya, tutup satu mata kamu dengan tangan, kemudian satu persatu coba lihat huruf-huruf di atas.

Selain tes baca huruf menggunaan metode menutup satu mata, untuk mendetesi minus juga bisa digunakan tes objek gambar ajaib. Tes ini juga bisa disebut dengan tes ketajaman otot mata.

Gambar yang dimaksud adalah gambar ilustrasi dari Albert Einstein yang dipadukan dengan gambar ilustrasi Marlyn Monroe.

Tes kesehatan Mata

Cara kerjanya, ketika seseorang ditunjukkan gambar tersebut dan melihat sosok Monroe, maka dapat dikatakan orang tersebut mengidap Miopi. Orang biasa umumnya melihat ilustrasi Albert Einstein.

Apabila kamu sudah menjalani tes tersebut berhasil, maka kamu dinyatakan memiliki penglihatan mata yang sehat dan normal alias tidak mengalami mata minus. Namun, kamu harus mengeceknya terlebih dahulu kepada dokter spesialis mata untuk memastikan kebenarannya.

Keuntungan melakukan pemeriksaan kesehatan mata di dokter spesialis mata adalah bisa mendapatkan tes yang lengkap dan kamu bisa mengetahui kondisi mata secara langsung dari dokter spesialis mata.

Tak hanya itu, kamu bisa mendapatkan rekomendasi kacamata atau lensa kontak dan obat dengan resep yang tepat dengan hasil pemeriksaan kesehatan mata dari dokter.

2.    Tes Miopi, Hipermetropi, dan Presbiopi

Gambaran umum dari pemeriksaan mata ini adalah untuk mengecek apakah kamu memiliki masalah mata yakni rabun dekat, jauh, atau bahkan keduanya. Adapun pemeriksaan mata yang akan diberikan adalah sebagai berikut.

Tes Miopi, Hipermetropi, dan Presbiopi

Pada gambar tersebut, apabila kamu melihat huruf yang ada di garis hijau berubah menjadi blur, dapat dikatakan bahwa kamu memiliki rabun jauh atau yang biasa disebut Miopi.

Sedangkan jika kamu melihat huruf di garis merah yang blur, maka kamu mengidap rabun dekat atau Hiperopi.

Namun, orang yang usia tua biasanya akan melihat keduanya menjadi blur yang menandakan bahwa mereka mengidap Presbiopi. Usia tua memang merupakan usia yang rentan mengalami penurunan otot mata yang sehat.

Walaupun pemeriksaan kesehatan mata tersebut terlihat sederhana, tapi kamu jangan langsung menyimpulkan, ya. Lebih baik segera periksakan mata ke dokter spesialis mata untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Biasanya, dokter mata juga akan menyarankan pakai alat seperti kacamata atau lensa kontak atau bahkan obat beserta resep dari dokter yang paling tepat untuk digunakan.

3.    Tes Buta Warna

Ketika kamu merasa ada gangguan penglihatan dengan kesehatan mata terutama ketika melihat warna, maka kamu harus mengecek pemeriksaan mata yang satu ini. Tes kesehatan mata ini, tepatnya tes buta warna telah dibagi menjadi beberapa jenis.

Pertama, adalah Monokromasi atau buta warna total. Dimana kamu hanya bisa melihat spektrum suatu warna hanya abu-abu, hitam, dan putih.

Kedua, ada buta warna Protanope atau merah hingga hijau. Seseorang yang mengalami masalah ini sangat sulit membedakan mana hijau, kuning, dan merah.

Ketiga, yakni Tritanope yang memiliki kelemahan di warna biru. Orang yang mengidap Tritanope biasanya sulit membedakan mana warna biru dan mana warna kuning.

Biasanya, pemeriksaan penglihatan mata ini akan sangat dibutuhkan ketika kamu memasuki dunia kerja atau bahkan sekolah kejuruan. Adapun pemeriksaan yang dilakukan untuk mengecek buta warna disebut dengan Tes Ishihara yang menggunakan alat dan terdapat tes membaca angka-angka. Dimana angka-angka tersebut dibuat khusus dan terlihat samar.

Untuk mengeceknya, kamu bisa mengunjungi dokter mata dan melakukan pemeriksaan penglihatan sesuai dengan arahan yang diberikan oleh dokter mata tersebut. Kamu juga bisa meminta resep obat untuk melakukan penyembuhan dengan resep yang diberikan.

4.    Tes Mata Silinder

Gangguan mata ini di Indonesia juga termasuk ke dalam masalah mata yang cukup banyak. Mata silinder adalah gangguan masalah mata dimana kornea tidak lagi bulat, hingga menyebaban salah satu fokus horizontal atau vertikal saat menangkap suatu bentuk menjadi hilang.

Berikut beberapa contoh tes khusus yang biasa digunakan.

Tes kesehatan mata

Dari gambar di atas, apabila kamu melihat semua garis yang ada di dalam lingkaran normal atau baik-baik saja, maka dapat disimpulkan bahwa mata kamu termasuk ke dalam tipe yang sehat normal.

Sedangkan apabila kamu melihat segitiga atau lengkungan yang ada pada salah satu sisi dan terlihat mengecil. Dan saat kamu memutarkan kepala, segitiga atau lengkungan tersebut mengikuti, maka dapat dipastikan kamu mengalami gangguan penglihatan silinder.

Tak hanya itu, saja jika kamu ingin menentukan berapa derajat kemiringan yang ada pada mata, maka kamu bisa memeriksa dan mengukurnya dengan gambar di bawah ini.

Pemeriksaan Mata

Gambar tersebut menunjukkan bahwa berapa derajat kemiringan yang mata rasakan. Untuk itu, pastikan terlebih dahulu untuk menegakkan kepala, kemudian rasakanlah untuk menentukan mana garis yang berbeda seperti terlihat goyang atau bahkan mengecil.

Pemeriksaan Mata Minus

Mata minus bisa disebut juga dengan Miopia. Pasien yang mempunyai kelainan mata ini biasanya memiliki gejala kesulitan melihat benda jarak jauh. Bukan karena faktor usia, penyebab dari kelainan mata ini adalah sinar yang direfleksikan dari objek yang kemudian masuk ke dalam mata melalui kornea hingga difokuskan ke retina.

Gejala Mata Minus

Adapun gejala lain yang biasanya dirasakan oleh pasien penderita mata minus antara lain:

1. Kesulitan melihat benda jarak jauh, namun jelas saat melihat secara dekat

Biasanya ketika kamu melihat titik akan lebih jelas jika dilihat dari dekat, sedangkan jika dari jauh terlihat blur.

2. Sulit mengendarai kendaraan karena pandang menjadi kabur

Coba lihat saat berkendara, apabila penglihatan terlihat kabur kemunginan kamu mengidap kelainan mata yakni minus.

3. Mata sering terasa lelah dan tegang terutama saat sedang membaca

Penglihatan mata orang minus lebih sering terasa lelah terutama saat melihat titik tertentu dalam waktu yang lama.

4. Tidak tahan melihat layar karena sering terasa sakit diikuti sakit kepala

Saat membuka aplikasi dan aplikasi tersebut terlalu terang, biasanya mata akan terasa perih dan sakit kepala akan mengikuti setelahnya.

5. Sering berkedip Beberapa Kali

Gejala umum mata yang minus akan sering berkedip ber-kali kali untuk bisa melihat titik fokus.

6. Ada Riwayat Masalah Penglihatan dari Keluarga

Untuk gejala ini, ada beberapa perbedaan pendapat yang pro maupun kontra. Jadi, kamu bisa mencari artikel terkait dan berita-berita yang terbaru. Ingat, berita yang harus dibaca adalah yang terbaru dan berdasarkan penelitian resmi, bukan sekedar hoax.

Tes kesehatan mata

Pemeriksaan Snellen Chart

Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan mata minus yang lebih jelas, pasien bisa pergi ke dokter dan menjalani pemeriksaan jenis Snellen Chart atau tes mata dengan alat jarak pandang 6 meter. Snellen Chart ini memiliki fungsi untuk melakukan pemeriksaan ketajaman visus mata dengan alat dan metode membaca huruf dan angka pada titik khusus yang telah diberikan dokter.

Minus 0,75 Apakah Parah?

Menurut beberapa ahli dan dokter, ketika pasien menjalani tes kesehatan penglihatan mata dan terdeteksi minus 0,75 maka dokter menganjurkan untuk menggunakan kacamata. Karena apapun kondisi yang dialami pasien, ketika terdeteksi minus maka pasien harus menggunakan kacamata. Kondisi pertama menggunakan kacamata memang terasa pusing dan mual. Namun, kacamata juga bermanfaat untuk membantu mencegah minus bertambah. Pasien harus bisa beradaptasi saat menggunakan kacamata pada awalnya, namun jika sudah terbiasa, otot mata akan mulai bisa beradaptasi dengan sempurna.

Baca juga:

Kesimpulannya, agar mata tetap dalam keadaan sehat, kamu harus rutin melakukan atau memeriksa kesehatan pada mata. Ketika mata terdeteksi minus, kamu harus segera mengambil tindakan seperti mengenakan kacamata sesuai anjuran dokter. “Because only you can protect you’re eye health.”

All rights reserved by Navezcomm.

Written by monroe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Serap Minyak - Cara goreng kacang mede step kesebelas

13 Langkah Step by Step Cara Menggoreng Kacang Mede

Teri Basah Kuah Kuning Asam - Resep teri basah kuah kuning untuk yang senang dengan sour soup

Memasak Lebih Nyaman dengan 7 Jenis Resep Teri Basah Kuah Kuning