Top List

7 Tips Melamar Kerja di Era Industri 4.0

tips melamar kerja

Tips melamar kerja – di era industri seperti sekarang ini, pekerjaan adalah sesuatu yang sangat sulit dicari. Perkembangan jumlah penduduk yang masih, peningkatan jumlah pengangguran yang semakin meninggi, serta terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia membuat masyarakat dibuat pusing dan bingung harus mencari pekerjaan ke mana. Akibatnya, nggak sedikit dari mereka yang memilih pergi ke kampung halaman untuk merantau ke lain kota hingga lain negara.

Kalau dipikir-pikir ironi sih. Sebagai negara yang kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia sampai saat ini masih krisis kesejahteraan dan peningkatan pengangguran tiap tahunnya.

Pada dasarnya pengangguran sendiri dapat diatasi dengan memperhatikan kualitas diri. Bisa dikatakan: mereka yang memiliki skill di atas rata-rata akan memiliki potensi diri lebih baik dan kemungkinan membebaskan diri dari pengangguran semakin besar.

Hal berbeda terjadi saat kalian nggak punya kemampuan diri. Mereka yang minim keterampilan akan sangat kesusahan dalam mencari kerja. Sederhananya, mereka nggak punya kemampuan yang bisa dijual pada pemilik pekerjaan. Sedang pemilik tempat usaha sendiri akan lebih membutuhkan SDM berkemampuan dan menghindari SDM yang minim kemampuan.

Kendati demikian, SDM yang memiliki kemampuan juga sering kesulitan karena ketidaktahuannya terhadap pola mencari kerja yang baik dan benar.

Nah, buat kalian yang lagi nyari kerja dan memiliki kemampuan, ada baiknya kalian ikuti beberapa tips mencari kerja era industri 4.0 berikut ini. Dengan mengikutinya, niscaya kalian akan mudah mencari kerja dan memiliki potensi diterima.

1. Pastikan kalian memiliki ijazah atau sertifikat – tips melamar kerja ini jadi syarat yang wajib banget dilengkapi

Ijazah dan sertifikat adalah bukti tertulis mengenai kemampuan kalian. Maka dari itu, keberadaan dua dokumen ini sangat penting dan harus dimiliki oleh semua pencari kerja.

Khusus untuk sertifikat, value-nya nggak penting-penting banget. Keberadaannya hanya untuk mendukung dan menguatkan persepsi kalau kalian adalah orang yang memiliki kemampuan dan layak diangkat menjadi karyawan. Sertifikat dapat diganti dengan menunjukkan keterampilan langsung atau portofolio (tentu untuk pekerjaan-pekerjaan yang berorientasi pada karya seperti desain grafis, penulis konten, dsb).

2. Buatlah Curriculum Vitae sebaik-baiknya – tips melamar kerja yang kadang disepelein sama orang

Kadang kala orang bikin CV seenaknya jidat, ngasal dan cenderung sembarang. Padahal CV sifatnya sama penting: sama pentingnya dengan ijazah. Ibarat kata, CV adalah lembar pertama yang mengantarkan kita pada HRD. Saat CV kita bagus dan mencolok, HRD akan terlebih dahulu melihat CV kita dibanding CV pelamar lain. Ini jelas bagus untuk meningkatkan peluang diterima.

Tapi perlu digarisbawahi juga: meskipun mencolok, pastikan CV memiliki isi yang bagus, rapih dan mempromosikan diri kalian.

Buat kalian yang pengen CV-nya menarik, kalian bisa coba download di Freepik atau website sejenis. Hanya saja, daripada kalian download, alangkah lebih baiknya kalau kalian bikin CV secara mandiri. Selain menghasilkan CV yang autentik, cara ini juga meningkatkan skill dan kemampuan kita di bidang desain grafis dan kepenulisan.

3. Jangan cuma CV, surat lamaran juga harus menarik – tips melamar kerja ini juga sering disepelehin

Kalau kalian CV-nya bagus, surat lamarannya juga harus bagus, harus berkonsep. Ini akan membuat HRD lebih mempertimbangkan kalian. Mereka akan memberikan kalian penilaian yang baik, orang yang kreatif, berkemauan tinggi dan yang pasti, layak untuk diangkat sebagai karyawan.

Ngebuat surat lamaran yang menarik itu gampang. Kalian bisa pakai template CV dan ganti isinya jadi surat lamaran. Gimana, mudah kan?

4. Tahu ke mana lamaran itu dikirim – tips melamar kerja yang kadang kala dikesampingkan banyak pelamar nih

Kadang kala para pelamar menggunakan pola tebar jaring untuk mendapatkan pekerjaan. Mereka akan menyebar semua lamaran mereka ke perusahaan yang diyakini membutuhkan pekerjaan. Padahal, menurut gue pribadi, cara ini adalah metode yang konyol untuk mendapatkan pekerjaan. Tahu kenapa? Ya, karena selain kita membuang-buang biaya, ini juga akan menguras waktu dan tenaga. Pola ini jelas nggak direkomendasikan.

Maka dari itu, kalau kalian ingin melamar pekerjaan, pastikan kalian tahu kemana harus melamar. Tahu bagian mana yang akan dilamar. Serta tahu potensi diterimanya seberapa besar.

Loh, kok begitu? Kan soal diterima atau nggaknya di luar kehendak kita? Betul. Hanya saja, untuk menghemat biaya, tenaga dan waktu, perhitungan ini jelas dibutuhkan. Bukannya pesimis, hanya realistis. Sederhananya begini: ngapain kita melamar ke perusahaan yang jelas-jelas nggak membutuhkan tenaga dan pikiran kita? Kalau memang klasifikasinya nggak sesuai dengan kita, untuk apa kita melamar ke perusahaan itu? Kan itu buang-buang waktu dan tenaga?

5. Maksimalkan link dan jaringan yang dimiliki – tips melamar kerja ini agaknya curang, tapi mau gimana lagi?

Bisa dibilang tips ini adalah jalan pintas. Sebab, untuk menemukan pekerjaan, kalian nggak perlu capek-capek dan panas-panasan di jalan hanya untuk mencari kerja. Dengan link dan jaringan, kalian hanya perlu menanyakan lowongan via online, telephone, atau jejaring sosial lain. Ini jelas lebih efektif dan praktis dibanding cara konvensional.

Tapi perlu diingat: jangan jadikan tips ini sebagai ajang nepotisme. Biarpun kalian masuk jalur tol, tetap saja, kalian harus mengukuti seleksi dan uji kemampuan untuk bisa mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

6. Pakai website pencari kerja – tips melamar kerja ini mulanya diremehkan. Hanya saja perlahan diperhitungkan

Buat kalian yang bingung nyari kerjaan, kalian bisa gunakan website pencari kerja yang tersebar di internet. Selain mudah dan efisien, penggunaan web ini juga diyakini mengurangi biaya. Adapun aneka biaya yang terpangkas saat menggunakan website pencari kerja adalah: biaya transportasi, print dokumen, fotocopy dokumen, biaya makan dan minum (saat nganter lamaran) dan masih banyak lagi.

Beda halnya kalau kita manfaatin website. Dengan website, kita hanya perlu input data yang dibutuhkan dan tunggu beberapa hari untuk diperiksa HRD.

Terus, apakah kita akan diterima kalau melamar menggunakan website? Diterima 100% sih enggak. Hanya saja, kalau kalian ikuti tahapan cara di atas, peluang diterimanya akan semakin besar.

7. Melamar kerja ke perusahaan papah – tips melamar kerja ini 99,99% diterima

Buat kalian yang capek nyari kerjaan tapi nggak ketemu juga, ada baiknya kalian coba tips yang satu ini. Tips ini akan membuat kalian 99,99% diterima kerja. Caranya: kalian hanya perlu mengikuti tahapan cara di atas (selain cara nomor 5-6). Setelah itu serahkan dokumen tersebut ke perusahaan papah kalian. Niscaya kalian akan 99,99% diterima kerja.

Baca juga :

Nah itu tadi beberapa tips melamar kerja yang bisa kalian coba. Dari sekian tips yang ada, gue rekomendasiin yang nomor 7. Pasalnya, dari ketujuh tips di atas, hanya tips inilah yang punya tingkat keberhasilan sampai 99,99%.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *