Top List

Lakukan 9 Cara Merawat Kucing Anggora Baru Lahir

Lakukan 9 Cara Merawat Kucing Anggora Baru Lahir

Cara merawat kucing anggora baru lahir – Memiliki kucing yang baru lahir memang menjadi kabar yang membahagiakan sekaligus menegangkan terkadang. Diperlukan perawatan dan perlakukan khusus supaya bayi kucing anggora ini tidak mati atau tidak terluka. The baby cat need loves as much as the love for human’s baby. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kucing yang baru saja lahir.

  1. Jauhkan Bayi Kucing Anggora dari Benda Berbahaya – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini wajib hindari benda tajam dan jenis benda lainnya

    Bayi kucing anggora akan sama sensitifnya dengan bayi binatang lain. Karena kesensitifan ini, Anda perlu melindunginya dengan lebih supaya tidak sakit atau cepat mati.

    Anda bisa memastikan bayi kucing anggora tetap aman dengan menjauhkannya dengan benda tajam dan benda-benda tumpul yang mungkin bisa melukainya. Jauhkan juga bayi kucing ini dengan jangkauan listrik karena bisa membahayakannya. Tetap awasi bayi kucing ini saat bermain atau saat keluar dari kandang.

    Jangan lupa untuk mengunci almari supaya bayi kucing ini tidak bermain terlalu jauh dan terjebak di dalamnya.
  2. Jauhkan dari Kemungkinan Jatuh atau Terjebak – Kunci semua pintu lemari – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini yang mengatas namakan kesehatan sebagai poin utama
    Lakukan 9 Cara Merawat Kucing Anggora Baru Lahir

    Jangan lupa untuk mengunci almari supaya bayi kucing ini tidak bermain terlalu jauh dan terjebak di dalamnya. Apalagi untuk kulkas, dimana baunya tentu menarik bagi kucing kecil. Tetapi tentunya jika terjebak di dalam kulkas kucing kecil bisa mati.
  3. Jaga Kesehatan Bayi Kucing Anggora – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini dimana kesehatan adalah poin utama

    Setelah lahir tentunya Anda ingin melihat perkembangan dan tumbuhnya bayi menggemaskan ini bukan? Pastikan bayi kucing anggora yang Anda miliki ini tetap sehat. Cara memastikan kesehatannya supaya tetap baik, Anda bisa membawanya ke salon khusus kucing.

    Selain itu Anda juga bisa memvaksin bayi kucing ini atau datang ke dokter hewan. Perhatikan bagaimana perubahan fisik bayi kucing anggora ini, jika ada gejala-gejala yang berbeda dari biasanya maka segeralah mencari pertolongan dokter hewan.
  4. Jangan Terlalu Sering Menaruh Bayi Kucing Anggora Di Luar Kandang – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini wajib hukumnya
    Lakukan 9 Cara Merawat Kucing Anggora Baru Lahir

    Bayi kucing anggora tentunya memiliki sifat fisik dan sistem imun berbeda dengan kucing dewasa. Supaya bayi kucing anggora tetap sehat dan jauh dari bahaya jangan terlalu lama mengeluarkan bayi kucing anggora dari kandang.

    Perlu bagi si bayi kucing untuk mengenal lingkungannya, dan berilah kesempatan ini untuk tetap menaruhnya di kandang dan terkadang menaruhnya di taman, luar rumah, atau bagian rumah yang lain. Setelah beberapa bulan barulah ajak dia untuk bermain di luar kandang.
  5. Memilih Kotak Pasir Untuk Bayi Kucing Anggora – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini terdengar sepele namun impactnya besar

    Bukan sembarang kotak pasir yang bisa digunakan untuk bayi kucing anggora. Diketahui bahwa bayi kucing anggora bisa saja tak sengaja memakan kotorannya sendiri.

    Carilah juga kotak pasir yang tidak membuat pasir dan kotoran di dalamnya menggumpal dengan mudah. Disarankan untuk sering mengganti pasir di dalamnya, Anda bisa menggantinya selama sehari sekali.

    Bahkan beberapa orang menilai bayi kucing anggora bisa saja berhenti menggunakan kotak pasir untuk selamanya. Hal ini disebabkan karena saking kotornya kotak pasir yang pernah ia temui. Tak mau kucing anggora Anda nanti begini terus bukan? Ingatlah selalu untuk memperhatikan kotak pasirnya.
  6. Mengajari Bayi Kucing Anggora Memakai Tempat Makan – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini terkesan sederhana namun perlu dilakukan secara rutin

    Lakukan 9 Cara Merawat Kucing Anggora Baru Lahir
    Pada awal masa ia dilahirkan ia memang akan meminum susu ibunya, namun seiring berjalannya waktu ia akan makan dengan makanan kucing. Pada waktu ini ajarilah bayi kucing anggora untuk makan di tempat makan.

    Anda bisa menaruh makanan kucing di tempat makan dan menaruhnya di sekitar kucing. Jika cara ini kurang sukses, maka Anda bisa mengakalinya. Tuangkanlah susu ke dalam tempat makan kucing yang berisi makanan kucing, nantinya dia akan memakan makanan ini. Perlahan, mulailah mengurangi kapasitas susu, nantinya ia akan terbiasa makan di tempat makan ini.
  7. Memberikan Air Minum Untuk Bayi Kucing – Cara merawat kucing anggora baru lahir perlu diperhatikan saat ia sudah tidak minum susu, berilah air minum

    Perlahan bayi kucing akan meninggalkan susu ibunya dan makan dengan makanan khusus kucing. Jika hal ini sudah terjadi, maka Anda harus menyiapkan air minum untuknya. Kucing anggora dikenal sebagai kucing yang aktif, sehingga supaya tetap sehat Anda harus menyiapkan air minum.
  8. Perhatikan Suhu Tubuhnya – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini mengingatkan untuk awasi jika bayi kucing Anda terasa dingin

    Lakukan 9 Cara Merawat Kucing Anggora Baru Lahir
    Sama dengan binatang lain, bayi kucing anggora juga bisa saja merasa kedinginan. Waspadai akan hal ini karena kalau dibiarkan bayi kucing ini bisa sakit. Rasa kedinginan ini bisa Anda pastikan apabila telinga dan kakinya terasa dingin saat dipegang. Kadang juga kucing yang kedinginan akan menunjukkan lidah yang dingin jika disentuh.

    Apa yang harus dilakukan jika hal ini terjadi? Segera pindahkan bayi kucing ke tempat yang lebih hangat dan jangan dulu memberinya makan.
  9. Memperhatikan Jadwal Makan Bayi Kucing Anggora – Cara merawat kucing anggora baru lahir ini worth it loh

    Dari tujuh cara di atas, memperhatikan jadwal makan bayi kucing anggora adalah hal yang penting dilakukan. Ketahuilah bahwa bayi kucing ini akan meminum susu ibunya setiap dua atau tiga jam.

    Jika ia sudah merasa kelaparan, ia akan mengeong atau menangis yang mana mengeluarkan suara-suara khas. Jika hal ini terjadi segera dekatkan anak kucing dengan ibunya supaya bisa segera menyusui. Namun apabila ibu kucing sudah selalu berada di sekitar anak-anaknya maka hal ini tak perlu Anda khawatirkan.
Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *